Politik
Hanura akan bahas kriteria cawapres pendamping Jokowi dalam Rakernas
Rabu, 09 Mei 2018 10:48
Partai Hanura secara resmi telah menyatakan komitmennya mengusung capres petahana Joko Widodo atau Jokowi pada Pilpres 2019 mendatang dalam pembukaan rapat kerja nasional (rakernas) di Pekanbaru, Riau, Selasa (8/5) sore. Dalam agenda rakernas selanjutnya, pengurus Hanura akan membahas kriteria cawapres yang layak mendampingi Jokowi dalam kontestasi politik lima tahunan itu.
Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Oddang atau OSO mengatakan pihaknya belum akan menetapkan nama, melainkan hanya membahas kriteria terlebih dulu. "Namanya belum ada, kriterianya dulu," ujarnya usai bertemu Jokowi di Hotel Novotel, Pekanbaru, Selasa (8/5) malam.
Mengenai kriteria tersebut, OSO enggan menjelaskan. Ia mengatakan tak boleh mendahului agenda rakernas yang masih akan berlangsung pada Rabu (8/5). "Nanti di rakernas, enggak boleh mendahului rakernas. Insyaallah segera mungkin nanti kami laporkan," jelasnya.
Terkait pertemuannya dengan Jokowi, OSO mengatakan membahas juga soal cawapres ini. Namun ia mengatakan tak ada arahan apa pun dari Jokowi. OSO menyampaikan kepada Jokowi saat ini kriteria cawapres yang akan diusulkan Hanura sedang dirumuskan.
"Arahan-arahan itu tak boleh dibawa keluar, nanti salah arah. Nanti saya jelaskan pengarahan, tahu-tahu Pak Jokowi bilang loh bukan begitu maksud saya," ujarnya.
Pertemuan dengan Jokowi juga berkaitan dengan batalnya membuka rakernas. Keterlambatan mendarat di Pekanbaru menjadi alasan Jokowi batal membuka rakernas dan 10 pimpinan Hanura bertemu Jokowi di hotel pada malam harinya. Jokowi juga dipastikan tak akan menutup rakernas yang dijadwalkan hari ini.
OSO mengatakan tetap membuka rakernas tanpa Jokowi agar suasana tetap tenang dan berlangsung sesuai jadwal. "Kita enggak mau yang bikin suasananya tegang. Kita mau suasananya tenang, sama dengan apa yang dipikir oleh Pak Jokowi. Makanya kita mulai tepat jam lima," jelasnya.
Jokowi seharusnya dijadwalkan mendarat di Pekanbaru pada pukul 13.00. Tapi karena urusan negara, Jokowi mendarat pukul 18.00.
"Jadi enggak salah kan kalau saya memulai dan saya membuka. Dan saya sudah minta izin sama beliau saya akan meneruskan (buka raker). Silakan. Terus kita diminta melaporkan dan diterima malam ini (tadi malam) setelah acara penutupan rakernas," tutupnya.(Merdeka.com) Politik
Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Terapkan Transaksi Non Tunai, Riau Perkuat Pembayaran Digital Lintas Negara
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengapresiasi peluncuran Pelabuhan Penumpang Dumai sebagai Kawasan Non Tunai yang diinisiasi Bank Indonesia. Langkah tersebut dinilai menjadi tonggak penting dalam
Kodim 1714/Puncak Jaya Reaksi Cepat Bantu Pemadaman Kebakaran di Kota Mulia
Mulia - Telah terjadi peristiwa kebakaran yang menghanguskan 3 unit bangunan kios dan 1 unit Aula Kantor Distrik Mulia di Kota Lama, Jalan Trikora, Kampung Trikora, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Pap
Perempuan 19 Tahun Ditemukan Tewas di Rumahnya di Kandis Siak, Seorang Pria Diamankan
SIAK - Seorang perempuan berusia 19 tahun ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Jalan PT Gas, RT 003 RW 006, Dusun Kandis Godang, Kampung Kandis, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak.Polisi menye
Penyidik Polres Pelalawan Agendakan Rekonstruksi Kasus Begal Sadis Tewaskan Korban di Kerumutan
PELALAWAN - Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelalawan masih melengkapi berkas perkara kasus begal sadis yang menewaskan korbannya di Desa Pangkalan Panduk Kecamatan Kerumutan yang
250 Meter Kabel PJU Dicuri di Jalan Soekarno Hatta Dumai Timur, Pria Ini Pelakunya
DUMAI â€" Seorang Warga Dumai Timur WA (29) diduga melakukan tindak pidana pencurian kabel milik Dinas Perhubungan di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Bukit Batrem, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, p