Politik
Janji Ahok Tak Mau Lagi Terjun ke Dunia Politik
Selasa, 11 Des 2018 10:24
Saat menjalani hukuman di Mako Brimob, Ahok pernah mengutarakan dirinya tidak ingin berkecimpung di dunia politik lagi. Ayah tiga anak ini lebih tertarik menggeluti lagi dunia bisnis. Keinginan itu diutarakan Ahok kepada kuasa hukumnya, Teguh Samudera.
Menurut Teguh, Ahok memilih menggeluti bisnis karena lebih mudah untuk mendapatkan uang dari bidang itu. "Ya bisa bisnis macam-macam. Beliau kan pengusaha sebelumnya," ujar Teguh.
Teguh menepis anggapan bahwa Ahok trauma berkecimpung di dunia politik. "Tidak trauma, wong enak jadi pebisnis daripada main politik, gitu katanya," ujar Teguh.
Di dunia perpolitikan, Ahok dikenal sebagai politikus 'kutu loncat'. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini beberapakali pindah partai. Ahok mengawali karier politik dengan menjadi kader Partai Perhimpunan Indonesia Baru di Belitung Timur. Sukses di Belitung, Ahok lalu berlabuh ke Partai Golkar dan berhasil mengunci satu kursi di DPR.
Kembali atau tidaknya Ahok ke dunia politik masih misteri. Ahok bahkan kencang disebut-sebut hendak bergabung ke PDIP.
Mengenai rencana Ahok ini, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, mengungkapkan Ahok sempat berbicara kepadanya tentang pilihan partai politik (parpol).
Ahok, menurut Djarot, ingin masuk ke PDIP jika dia berpolitik. "Karena yang berani betul di garis depan, ketika ada yang melawan Pancasila, ketika ada yang menghina seseorang warga negara, mencaci, membenci, dan sebagainya, yang berani paling depan adalah PDI Perjuangan. Ini betul. Makanya dia bilang, 'kalau nanti saya masuk politik, saya akan pasti masuk PDI Perjuangan'," ucap Djarot menirukan pesan Ahok saat konsolidasi PDIP di kantor DPC PDIP Sleman, Yogyakarta, Senin (25/11/2018).
Djarot mengatakan Ahok ingin menjadi anggota biasa dalam PDIP. "Tapi itu seumpama beliau mau masuk partai politik. Dan dia bilang ke saya kalau masuk PDIP ya sudah anggota biasa saja, barangkali tenaga dan pikiran saya dibutuhkan di partai. PDIP kan partai terbuka, siapa saja monggo," sebut Djarot.
Namun demikian, Djarot berharap Ahok bisa kembali beraktivitas dan memberikan inspirasi. Dia meminta agar Ahok tidak dikait-kaitkan lagi dengan permasalahan politik saat bebas nanti. "Jangan lagilah dilibatkan terus dengan masalah politik. Biar dia menikmati kebebasannya," kata Djarot.
(detik.com)
Polisi Ungkap Kasus Narkotika 500 Gram di Pangkalan Kuras Pelalawan
PELALAWAN â€" Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Dusun II Seimedang, Desa Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Rab
65 Personel Polres Rokan Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan
TANAHPUTIH-Sebanyak 65 personel Polres Rokan Hilir menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dalam Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Personel Polres Rokan Hilir Periode 1 Juli 2026. Upacara berl
Taspen dan Kemenag RI Integrasikan Data Pernikahan untuk Permudah Layanan ASN
PT TASPEN (Persero) menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang
Ditangkap KPK, Bupati Langkat Diduga Terima Suap Proyek
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Langkat, Syah Afadin dalam rangkaian Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Sumatera Utara, Kamis (2/7/2026).Syah Afadin diamankan bersama enam orang lainn
Kepala Daerah Diminta Jaga Integritas Hadapi Beragam Tantangan
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto mengingatkan kepala daerah untuk menjaga integritas dalam menjalankan pemerintahan. Kepemimpinan yang bersih menjadi fondasi utama untuk mew