Senin, 06 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Ketua DPR Dorong Kubu Jokowi dan Prabowo Setop Kampanye Hitam

Politik

Ketua DPR Dorong Kubu Jokowi dan Prabowo Setop Kampanye Hitam

Selasa, 12 Mar 2019 10:14
Ketua DPR Bambang Soesatyo alias Bamsoet. (Foto: Dok DPR)
JAKARTA - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengimbau kubu dari masing-masing capres-cawapres 2019 tidak berkampanye hitam. Alasannya, kampanye hitam membodohi masyarakat.

"Mendorong tim pemenangan dari kedua kubu capres-cawapres untuk segera menghentikan kampanye hitam," kata Bamsoet dalam keterangan tertulis, Selasa (12/3/2019).

"Kampanye hitam bermuatan fitnah, ujaran kebencian, dan kebohongan hingga hoax justru mengarah pada tindakan atau upaya membodohi masyarakat," lanjut dia.

Menurut Bamsoet, kampanye hitam yang dilakukan kedua kubu capres-cawapres berpotensi menimbulkan kebencian di masyarakat. Ia mencontohkan soal istilah 'cebong' dan 'kampret' yang kian meluas.

"Indikasi meluasnya kebencian antarkelompok sudah terlihat dari saling ejek antara kelompok cebong melawan kelompok kampret. Sulit untuk memprediksi kapan berakhirnya rivalitas cebong versus kampret, karena kebencian itu dibangun dengan sentimen SARA," tutur Bamsoet.

Selain itu, Bamsoet menyinggung berbagai kampanye hitam terhadap pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Politikus Golkar itu menyebut soal kondom bergambar Jokowi-Ma'ruf hingga tuduhan pelajaran agama akan dihapuskan jika paslon nomor urut 01 itu menang.

"Contoh kampanye hitam terbaru yang bermuatan penghinaan adalah beredarnya foto kondom bergambar capres-cawapres nomor urut 01 di WhatsApp dan media sosial," ujar Bamsoet.

"Di tempat lain, ada tuduhan bahwa pelajaran agama di sekolah akan dihapus," sebutnya.

Bamsoet mengatakan gelaran Pilpres 2019 seharusnya menjadi ajang demokrasi yang menyenangkan dan damai. Dia mengimbau kubu paslon mengedepankan kampanye yang mencerahkan.

"Sebelum situasinya bertambah parah, semburan kampanye hitam di ruang publik harus dihentikan. Mengutamakan kegiatan kampanye yang simpatik dan mencerahkan merupakan langkah awal untuk menghilangkan perangkap kebencian antar-kelompok itu," tegas Bamsoet.

Saat ini, masa kampanye Pilpres 2019 masih berlangsung sejak September 2018. Pilpres akan digelar berbarengan dengan Pileg pada 17 April 2019.



Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Minggu, 05 Jul 2026 19:56

    Restrukturisasi AI: Ancaman Bagi Yang Diam, Peluang Bagi Yang Belajar

    Angka 80% perusahaan global melakukan restrukturisasi tim akibat adopsi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence atau AI) bukan lagi sekadar wacana futuristik. Gelombang ini telah menghantam pesisir

  • Minggu, 05 Jul 2026 17:28

    5 Rekomendasi Kolam Renang Seru di Jakarta untuk Liburan Keluarga

    JAKARTA - Renang bukan sekadar olahraga yang menyehatkan, melainkan juga menjadi salah satu aktivitas rekreasi yang paling seru untuk anak-anak. Bermain air, meluncur di perosotan, hingga sekadar

  • Minggu, 05 Jul 2026 17:25

    Hindari Makanan Ini Biar Ginjalmu Tetap Sehat!

    JAKARTA - Kalau kamu punya penyakit ginjal, sangat penting buat selalu memantau asupan natrium (garam), kalium, dan fosfor. Ginjal itu punya tugas berat, mulai dari menyaring darah, membuang zat

  • Minggu, 05 Jul 2026 17:23

    5 Lokasi Wellness Retreat di Indonesia, Bikin Healing Jadi Maksimal

    JAKARTA - Lagi merasa lelah sama rutinitas dan butuh detox dari stres harian? Salah satu cara paling oke untuk menyeimbangkan tubuh dan pikiran adalah wellness retreat, liburan yang fokus dengan

  • Minggu, 05 Jul 2026 17:22

    Sudah Kenyang tapi Masih Ingin Makan Terus? Ini Cara Mengatasinya

    JAKARTA - Pernah merasa baru saja selesai makan dalam porsi besar, tetapi tak lama kemudian muncul keinginan untuk makan lagi? Jika kondisi ini terjadi sesekali mungkin masih tergolong

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor