Komisi B DPRD Rohil Terima Keluhan Petani Bagan Jawa Pesisir
Laporan : Jonathan Surbakti
Rabu, 07 Okt 2015 19:08
Salah seorang petani, Syahdrudin menyatakan, sudah tiga tahun mereka tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah, padahal proposal selalu diajukan. "Selama tiga tahun kami tidak pernah menerima bantuan dari kepala Dinas Pertanian (Dinas Pertanian dan Peternakan, red), sementara kami mengajukan proposal sampai tiga kali bikin, tahu-tahu, nyata-nyata sampai sekarang kosong, kami tunggu," katanya kecewa, diawawancara saat keluar dari ruang Komisi B.
Karena tidak mendapatkan perhatian, makanya petani di Bagan Jawa Pesisir katanya merasa tidak senang dengan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Ir. Muslim. "Makanya kami langsung ke DPR (DPRD, red). Tujuan kami datang kesini, untuk diperhatikan pertanian Bagan Jawa Pesisir. Di Kecamatan Bangko ini, pertaniannya yang terbesar di Bagan Jawa Pesisir," katanya lagi.
Mereka mengaku belum pernah menikmati hasil pertanian yang sempurna, meski sudah sabar menunggu, namun rasa prihatin dari dinas terkait tak kunjung ada.
"Makanya kami menderita lagi, penanaman padi kami dilanda air pasang, karena kunci air (pintu air, red) yang dibikin itu tidak becus, tidak berfungsi, makanya air pasang tu melanda tanam tanaman kami sekarang, habis pak," katanya menghiba.
Terkait aspirasi petani itu, Wakil Ketua DPRD Abdul Kosim, SE kepada petani mengatakan, kalau pihaknya telah mendorong pemerintah agar memotivasi petani untuk bercocok tanam terutama padi, agar tidak membeli beras lagi, dan juga meminta anggaran di Dinas Pertanian dan Peternakan ditambah, sebagai upaya mendukung program swasembada pangan.
Termasuk kedepan, Abul Kosim menilai, gabah hasil petani, harus dibeli pemerintah, yang dikelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), tidak seperti tahun-tahun sebelumnya.
Ketua Komisi B, Hendra, ST menambahkan, beberapa aspirasi yang berhasil mereka rangkum dari petani, untuk pasca cocok tanam, petani memerlukan irigasi, perbaikan pintu air, pompa air dan bibit. Sedangkan pasca panen, petani membutuhkan jalan usaha tani, rice milling, combine harvester, dimana petani disini bertekad menjadi sentra padi di Kecamatan Bangko.(jon/adv/dprd)
Sekwan DPRD Rohil Bantah Dana Pelantikan DPRD di Mainkan
BAGANSIAPIAPI-Mantan Sekretariat DPRD Rokan Hilir, Ronal Bantah Adanya Dugaan permainan dalam kegiatan Pelantikan DPRD Rohil Priode 2019-2024 pada tanggal 30 September 2019 yang sila
Kinerja Panitia Pelantikan DPRD Rohil Dipertanyakan
BAGANSIAPIAPI-Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rohil mengaku kecewa terhadap kinerja panitia pelantikan anggota DPRD Rohil Masa Bhakti 2019-2024, Senin (16/9/19).Kekecew
45 Anggota DPRD Rohil Dilantik, Ini Nama-namanya
BAGANSIAPIAPi-45 anggota DPRD Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) terpilih periode 2019-2024 resmi dilantik. Pelantikan digelar di kantor DPRD Kabupaten Rohil, jalan Batu enam Bagansiapiapi, Senin (16/9).Pr
Heridayanto Kawal Dana Aspirasi untuk Kepentingan Masyarakat Tanjung Melawan
BAGANSIAPIAPI - Untuk menjamin dana aspirasi yang diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat Tanjung Melawan, Anggota DPRD Rohil, Heridayanto mengaku telah mengawalnya.Dana Aspirasi itu telah dis
Dewan Dukung Penuh Upaya Pemkab Tertibkan Perusahaan Pembangkang
PELALAWAN - Dewan Pelalawan mendukung penuh dalam wujud Pemkab Pelalawan menertibkan perusahaan yang diduga tak mengurus Izin Mendirikan Bangunan. Bahkan, anggota Komisi I DPRD Pelalawan ini men