Politik
Kubu Jokowi Anggap Program Pendidikan Prabowo Tak Jelas
Kamis, 22 Nov 2018 16:25
JAKARTA - Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga Mardani Ali Sera menjanjikan gaji guru naik 20 persen untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Bahkan, Ketua DPP PKS itu menyebut bakal mengimpor guru dari Eropa dan Amerika. Namun, Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto langsung membantah menjanjikan menaikan gaji guru.
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily menuturkan, hal ini menjadi bukti ketidakjelasan program pesaingnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Kalau ada gagasan pendidikan nasional yang jelas, menurutnya, silang pendapat tidak bakal terjadi.
"Ini mengisyaratkan ketidakjelasan program peningkatan kualitas pendidikan yang dimiliki pasangan Prabowo-Sandi," ujar Ace dalam keterangan tertulis, Kamis (22/11).
Iming-iming Mardani menaikan gaji guru capai Rp 20 juta dibuktikan tidak realistis dengan adanya bantahan Prabowo. Ace menjelaskan, pemerintah sudah menetapkan gaji guru 20 persen berdasarkan konstitusi.
"Guru sendiri sebagai jabatan fungsional memiliki golongannya masing-masing. Tentu setiap guru akan diberikan insentif sesuai dengan lama bekerja dan golongan kepangkatannya. Apakah usulan kebijakan kenaikan tersebut juga akan berlaku untuk semua guru?" kata politisi Golkar itu.
Ace mengatakan, kenaikan gaji tinggi mungkin bisa meningkatkan kesejahteraan. Namun perlu dicermati ketersediaan anggaran negara. Menurutnya Presiden Joko Widodo telah meningkatkan kesejahteraan guru melalui tunjangan dan sertifikasi. Langkah melakukan impor pun keliru. Ace memandang harusnya mengirimkan guru lokal untuk belajar ke luar negeri.
"Dalam meningkatkan kesejahteraan guru, pemerintahan Jokowi telah secara serius meningkatan tunjangan dan melakukan sertifikasi sesuai dengan golongan masing-masing guru tersebut," ucapnya.
Ace mengungkap, kubu inkumben telah memiliki program reformasi sistem pendidikan. Dia menyebut satu caranya dengan memperluas beasiswa afirmasi untuk mahasiswa miskin di wilayah tertinggal terluar dan terdepan. Serta mempermudah santri dan pendidikan keagamaan untuk mempermudah akses beasiswa Bidik Misi atau LPDP. Serta memperluas akses pinjaman dana pendidikan dari bank.
Politik
TNI Kejar KKB Penembak Pilot AS di Papua
Jakarta - TNI melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), pelaku penembakan Nicholas F. Goselin, pilot pesawat PT AMA Air PK-RCY di Bandara Ipdeheik, Kampung
Gempa M 6,2 Guncang Pulau Doi Maluku Utara
Jakarta - Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah barat daya Pulau Doi, Maluku Utara. Getarannya terasa pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 10.31 WITA.Berdasarkan data BMKG, pusat gempa be
Wako Pekanbaru Sampaikan Rekomendasi dalam Rakernas APEKSI ke-18, Program MBG Tetap Dilanjutkan
PEKANBARU - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus tetap berlanjutkan karena program stategis ini bukan hanya untuk memenuhi gizi anak.Namun juga berdampak kepada sendi perekonomian.Hal ini menjadi
VIRAL Aipda Yudhie Tewas saat Lawan Bandar Narkoba di Kalteng: Bareskrim Polri Turun ke Lokasi
Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri turun tangan untuk menyelidiki kasus gugurnya Aipda Yudhie Perdana Putra, anggota Satresnarkoba Polres Katingan, Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam oper
Terkini, Daftar 7 Tersangka Kasus Korupsi MBG
Kasus dugaan korupsi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali berkembang. Penyidik menetapkan Brigadir Jenderal Polisi Lalu Muhammad Irwan Mahardan sebagai tersangka baru. Sehingga jumlah ters