Rabu, 10 Jun 2026
  • Home
  • Politik
  • Menhut Raja Juli Antoni: Reforestasi TNTN 2.557 Hektare Dilaksanakan Tahun Ini

Pemerintahan

Menhut Raja Juli Antoni: Reforestasi TNTN 2.557 Hektare Dilaksanakan Tahun Ini

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 03 Mar 2026 14:28
(FotoMediaCenterRiau)
PELALAWAN-Pemerintah menargetkan reforestasi seluas 2.557 hektare di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) sepanjang tahun 2026. Target tersebut menjadi fokus utama dalam upaya pemulihan ekosistem taman nasional yang telah mengalami deforestasi selama bertahun-tahun.

Target itu disampaikan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni saat meluncurkan program pemulihan hutan di Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau, Selasa (3/3/2026).

Pada tahap awal, pemerintah langsung memulai penanaman kembali seluas 400 hektare. Selanjutnya, proses reforestasi akan dilakukan secara bertahap hingga mencapai total 2.557 hektare di tahun ini.

Menhut menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari peta jalan penyelesaian persoalan TNTN yang kini mulai terlihat arah dan tahapan kerjanya.

“Insyaallah, tahun ini kita akan mereforestasi 2.557 hektare. Ini bagian dari upaya memulihkan fungsi ekologis kawasan,” ujarnya.

Program ini melibatkan kolaborasi lintas 11 kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta unsur Forkopimda. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci percepatan rehabilitasi kawasan konservasi yang memiliki nilai keanekaragaman hayati tersebut.

Selain penanaman kembali, pemerintah juga menyiapkan langkah identifikasi lahan pengganti untuk relokasi melalui Dirjen terkait dan Satgas PKH. Pendekatan ini dilakukan guna menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Dengan target yang terukur dan dukungan lintas sektor, pemerintah optimistis TNTN dapat kembali pulih sebagai lanskap penting konservasi di Riau.

Reforestasi merupakan proses penanaman kembali atau pemulihan hutan di lahan yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat penebangan, kebakaran, atau alih fungsi lahan. Upaya ini bertujuan mengembalikan fungsi ekosistem, meningkatkan daya serap karbon, serta melindungi habitat satwa dan tumbuhan.
Sumber: (MediaCenterRiau)

Pemerintahan
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 13:13

    38 Orang Lulus Seleksi Administrasi Calon Anggota KI

    PEKANBARU - Tim seleksi calon anggota Komisi Informasi (KI) Provinsi Riau periode 2026-2029, telah mengumumkan hasil seleksi administrasi. Total ada sebanyak 38 peserta dinyatakan lulus seleksi admini

  • Rabu, 18 Mar 2026 09:01

    Seleksi CPNS 2026 Kapan Dibuka? Ini Bocorannya

    JAKARTA - Teka-teki seleksi CPNS 2026 kapan dibuka akhirnya terjawab. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan, saat ini pemerintah masih mematangkan skema rekrutmen Aparatur Sip

  • Selasa, 17 Mar 2026 16:19

    Wacana WFH Imbas Konflik Timteng, Pramono Siap Ikuti Arahan Pusat

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengungkap kemungkinan penerapan kebijakan work from home (WFH) atau kerja dari rumah demi menghemat konsumsi BBM mengantisipasi krisis akibat ketegangan Timur Teng

  • Selasa, 17 Mar 2026 15:39

    Tindaklanjuti Instruksi Prabowo, Kapolri Resmikan dan Bangun 110 Jembatan di Riau

    RIAU - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan groundbreaking pembangunan 83 jembatan dalam program Jembatan Presisi di Provinsi Riau. Hal ini sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo ter

  • Selasa, 17 Mar 2026 08:43

    Catat Nomor Ini, Pemkab Siak Buka Layanan Pengaduan MBG Lewat WhatsApp

    SIAK - Pemerintah Kabupaten Siak resmi membuka layanan pengaduan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Layanan ini disediakan untuk menampung keluhan maupun laporan masyarakat terkait menu MBG yan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.