Jumat, 03 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • NasDem Soal Haiti: Prabowo, Sudahi Saja Gaya Retorika Bualan!

Politik

NasDem Soal Haiti: Prabowo, Sudahi Saja Gaya Retorika Bualan!

Kamis, 27 Des 2018 15:39
Detik.com
Jakarta - Pidato capres Prabowo Subianto yang menyamakan kondisi ekonomi Indonesia dengan Haiti disorot lawan politiknya. NasDem mengkritik retorika itu.

Sekjen NasDem Johnny G Plate awalnya menyoroti pernyataan Prabowo yang menyebut Haiti berbarengan dengan negara-negara Afrika.

"Prabowo perlu belajar peta bumi dengan lebih baik. Jangan sampai buat kesalahan fatal seperti pengetahuannya bahwa Haiti di Afrika, nanti Indonesia juga mau dipindah ke kutub utara, he...he...he...," ujar Sekjen NasDem, Johnny G Plate, kepada wartawan, Kamis (27/12/2018).

Johnny juga menyarankan agar Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga lebih cermat dalam menyiapkan 'bahan' bagi sang capres. Mengingat, kekeliruan itu bukan pertama kali dilakukan.

"Kami tentu prihatin atas bertumpuknya keliru dari yang satu ke keliru yang lain. Saran kami, Sudahi saja gaya retorika bualan dengan jualan populisme peyoratif dan mulai saja dengan kampanye yang lebih substansial melalui sosialisasi program dan rekam jejak," katanya.

Soal substansi pidato Prabowo, Johnny menilai apa yang disampaikan mantan Danjen Kopassus itu soal ekonomi Indonesia di jalan yang keliru tidak berbasis data. Prabowo disebutnya hanya asal bicara soal kondisi perekonomian bangsa.

Johnny juga menilai, eks Danjen Kopassus itu tidak memahami perihal ekonomi makro. Sehingga kemudian dia menafsirkan ekonomi makro dengan serampangan dan hanya demi kepentingan politik semata.

"Tim ekonomi Prabowo Sandi gagal menjelaskan dengan baik sehingga capresnya jadi kebingungan sendiri. Semakin jelas bahwa program ekonomi paslon capres 02 berpotensi membawa Indonesia ke kebangkrutan ekonomi. Pemilih perlu waspada," tutur Johnny.

"Rakyat sudah cerdas, mereka tahu mana yang realistis, mana yang asal bunyi cempreng," sambung dia.

Prabowo sebelumnya menyebut Indonesia tengah berada di jalan yang keliru, terutama dalam bidang ekonomi. Dia mengatakan saat ini kekayaan Indonesia hanya dinikmati segelintir orang.

"Satu persen orang menikmati hampir setengah kekayaan bangsa Indonesia. Penghasilan rakyat Indonesia kurang dari Rp 30 ribu per hari, berarti kurang dari Rp 1 juta per bulan," kata Prabowo di kantor pusat Majelis Tafsir Al-Qur'an (MTA) di Solo, Minggu (23/12/2018).

"Artinya apa, kita setingkat dengan negara miskin Afrika. Setelah 73 tahun merdeka, Indonesia setingkat Rwanda, Sierra Leone, Haiti, Chad dan pulau-pulau kecil yang tidak kita ketahui di mana letaknya," imbuhnya.


(detik.com)
Politik
Berita Terkait
  • Jumat, 03 Jul 2026 16:35

    Ekspor Minyak Arab Saudi Meroket Setelah Selat Hormuz Dibuka

    Sejak Amerika Serikat (AS) dan Iran menyetujui perjanjian untuk membuka kembali jalur laut Selat Hormuz bulan lalu, Arab Saudi telah meningkatkan pengiriman minyaknya. Menurut laporan dari CNBC pada J

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:08

    BC Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 652 iPhone Bekas Ilegal dari Malaysia

    BENGKALIS â€" Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Bengkalis berhasil menggagalkan upaya masuknya 652 unit handphone bekas merek iPhone ilegal melalui Pelabuhan Pe

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:06

    Polisi Ungkap Kasus Narkotika 500 Gram di Pangkalan Kuras Pelalawan

    PELALAWAN â€" Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Dusun II Seimedang, Desa Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Rab

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:04

    65 Personel Polres Rokan Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan

    TANAHPUTIH-Sebanyak 65 personel Polres Rokan Hilir menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dalam Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Personel Polres Rokan Hilir Periode 1 Juli 2026. Upacara berl

  • Jumat, 03 Jul 2026 15:34

    Taspen dan Kemenag RI Integrasikan Data Pernikahan untuk Permudah Layanan ASN

    PT TASPEN (Persero) menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor