PKB: Anies Kalau Mau Bikin Tim Siber Tidak Usah Libatkan Ulama
Admin
Selasa, 23 Nov 2021 09:53
Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid mengkritik pembentukan pasukan siber oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta untuk membela ulama dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dia menyindir Anies apabila ingin membentuk pasukan buzzer, sebaiknya tidak melibatkan ulama.
"Kalau Pemprov DKI ya bikin aja, Pak Anies mau bikin ya bikin aja, enggak usah melibatkan para ulama. Salah porsi itu, berlebihan nantinya dilihat orang apa hubungannya," ujar Jazilul kepada wartawan, Senin (22/11).
Apalagi bukan tugas ulama untuk menjadi pasukan siber. Seharusnya ulama fokus mengajar dan mengaji. "Aneh saja, ulama itu kan kasih pengajian, ngasih pengajaran, bukan jadi tim siber. Kalau itu biar dilakukan anak-anak muda ajalah," ujar Jazilul.
Wakil Ketua MPR RI ini menilai MUI DKI sudah keluar dari bidang tugasnya. Seharusnya MUI membangun kerukunan, bukan menjadi mengawasi atau menjadi tameng seseorang.
Menurut Jazilul, MUI DKI seperti menjadi tim sukses Anies Baswedan. "Nah kalau mengawasi orang atau menjadi tameng dari seseorang itu bukan menciptakan kerukunan, itu namanya tim sukses. Ya kalau MUI DKI mau jadi tim sukses ya jadi tim sukses aja begitu, gak usah pakai cyber army," pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta KH Munahar Muchtar menyatakan pembentukan pasukan siber untuk melawan buzzer yang menyerang ulama dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak terkait dengan dana hibah Rp10,6 miliar.
"Kami membentuk pasukan siber karena saat ini marak informasi hoaks yang dapat memecah belah umat, terutama umat Islam dan ulama," kata KH Munahar Muchtar dilansir Antara, Sabtu (20/11).
Menurut Munahar, pada rapat dengan Bidang Infokom MUI DKI Jakarta, Jumat (11/10), membicarakan program ke depan serta makin banyaknya informasi yang terindikasi memecah-belah anak bangsa, terutama umat Islam dan ulama. "Karena itu, ada gagasan dari kami untuk membentuk semacam cyber army," katanya.
Munahar menjelaskan, pasukan siber itu dibentuk atas inisiatif MUI DKI untuk melawan informasi hoaks, sebagai upaya membela umat dan ulama.
"Melawan informasi hoaks untuk umat Islam dan ulama, adalah salah satu tugas MUI, melakukan amar ma'ruf nahi munkar," katanya.