Minggu, 28 Jun 2026
  • Home
  • Politik
  • PKB Gelar Dialog Kebangsaan dalam Rangka Hari Santri

PKB Gelar Dialog Kebangsaan dalam Rangka Hari Santri

Admin
Senin, 01 Nov 2021 10:06
merdeka.com

Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPR RI menggelar dialog kebangsaan bertajuk Kesejahteraan dan Kemandirian Pesantren untuk memperingati Hari Santri, pada Senin (1/11). Dialog Kebangsaan ini merupakan puncak rangkaian peringatan hari lahir Fraksi PKB. Ketua Fraksi PKB DPR Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan, PKB tidak pernah surut berkomitmen untuk memperjuangkan dunia pesantren.

"Kami memilih menggelar dialog kebangsaan demi memperkaya cakralawa tentang upaya mendorong pesantren agar mandiri serta menjadi pelopor kesejahteraan bagi bangsa Indonesia. Ini bagian dari khidmah kami dalam mengarusutamakan peran pesantren dalam kehidupan berbangsa," ujar Cucun dalam keterangannya, Senin (1/11).

Menurut Cucun, saat ini menjadi momentum terbaik pesantren menegaskan perannya dalam kehidupan bangsa. Eksistensi pesantren saat ini telah diakui negara setelah bertahun-tahun terpinggirkan.

Hal itu tercermin dari penetapan Hari Santri Nasional, pengesahaan UU Nomor 18/2019 tentang Pesantren, hingga lahirnya Peraturan Presiden Nomor 82/2021 tentang Pendanaan Pesantren.

"Harus diakui ada masa di mana peran pesantren dipinggirkan bahkan ditenggelamkan oleh negara, tetapi saat ini pasca dua dekade masa reformasi, pesantren kembali diakui arti pentingnya. Ini harus dimanfaatkan secara maksimal untuk kemaslahatan bangsa," ucapnya.

Cucun menuturkan, peran utama pesantren memang di bidang pendidikan. Tetapi juga punya potensi besar menggerakkan roda perekonomian, melalui peran nyata sebagai sub kultur masyarakat, juga sumbangsih pemikiran dan eksistensi alumninya.

"Harus diakui pesantren mampu menjadi roda perekonomian bagi wilayah di sekitarnya. Masyarakat di sekitar pesantren biasanya mempunyai tingkat kehidupan lebih baik karena terlibat dalam kegiatan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari para santri. Selain itu banyak alumi pesantren yang expert dalam bidang perekonomian Syariah yang digadang-gadang bakal menjadi arus baru pendekatan ekonomi di masa depan," katanya.

Cucun mengungkap pandangan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang menilai pesantren menjadi lokomotif bangsa meraih kesejahteraan masa depan. Fraksi PKB siap mendampingi peran strategis tersebut melalui fungsi legislasi, pengawasan dan anggaran.

"Kami siap mengawal agenda mendorong pesantren sebagai lokomotif kesejahteraan bangsa melalui berbagi fungsi kami di parlemen. Kami yakin pesantren mampu menjalankan peran strategis tersebut," ujarnya.

Cucun menjelaskan dalam dialog kebangsaan yang digelar di kompleks parlemen senayan tersebut, FPKB mengundang beberapa tokoh nasional sebagai narasumber. Di antaranya Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi. Selain itu FPKB juga mengundang Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, Ketua Rabithat Ma’ahid Islamiyah NU Abdul Ghafar Rozin, serta Pengasuh Pondok Pesantren API Tegalrejo KH Yusuf Chudlori.

"Tokoh-tokoh ini akan memberikan pandangan mereka terkait potensi pesantren dalam menciptakan kemandirian dan menjadi lokomotif perekonomian nasional," katanya.

Sumber: merdeka.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.