Peneliti Indo Barometer: Ada Kader Gerindra Dukung Sandi, Tapi Mayoritas ke Prabowo
Admin
Jumat, 12 Nov 2021 14:11
Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari mengatakan, bahwa pemilih Gerindra lebih banyak ke Prabowo Subianto ketimbang Sandiaga Uno. Gerindra pun saat ini sudah satu komando mendukung Prabowo jadi capres 2024.
"Kalau kita bicara pemilih, artinya masyarakat itu kita kalau saya lihat hari ini pemilih Gerindra itu masih jauh lebih banyak ke Pak Prabowo ketimbang Sandi, ada sih yang ke Sandi tapi mayoritas ke Prabowo," katanya lewat pesan suara, Jumat (12/11).
Menurutnya, kategori pemilih Gerindra termasuk cukup solid ke Prabowo. Mereka ada yang ke Sandiaga, Anies Baswedan bahkan Ganjar Pranowo. Namun, mayoritas pemilik Gerindra tetap ke Prabowo.
"Secara umum artinya pemilih luar Gerindra itu juga mayoritas banyak pilih Prabowo dibandingkan Sandi, kalau kita lihat survei survei angka Prabowo itu 20 persen, Sandi 5 persen," katanya
Menurutnya, per hari ini masih jelas bahwa capres dari Gerindra adalah Prabowo. Hanya wakilnya saja yang masih tanda tanya.
"Soal Sandi sendiri kedepan bisa maju calon presiden, bisa maju wakil, tapi rasa rasanya gak akan dengan Prabowo lagi kalau misalnya jadi wakil," kata Qodari.
"Tapi diluar Prabowo saya belum tahu Sandi akan maju capres dari partai mana atau wapresnya siapa," sambungnya
Lebih lanjut, soal relawan yang belakangan mendukung Sandiaga adalah kebanyakan dari luar partai. Internal Gerindra sulit mendukung Sandi karena bisa kena sanksi atau terjadi konflik.
"Kalau bicara pengurus di daerah misalnya DPD provinsi, DPC Kabupaten kota saya kira ke Prabowo, belum pernah saya dengar pengurus Gerindra yang mendukung Sandi dan tidak mendukung Prabowo," jelasnya.
"Jadi bayangkan kalau ada pengurus Gerindra yang tidak mendukung Prabowo, diganti. Jadi kemungkinan masih di luar," pungkas Qodari.
Diberitakan, Menparekraf Sandiaga Uno didukung maju nyapres 2024 oleh Forum Ulama dan Pemuda Indonesia. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu disebut mempunyai akhlak yang membuat siapapun terpesona.
"Dan yang penting akidah akhlak sopan santun yang luar biasa membuat siapapun terpesona," kata salah satu deklarator, Dede Ruba'i, saat deklarasi berlangsung di Cipinang Campedak, Jakarta Timur, Selasa (9/11).
Deklarasi dukungan terhadap Sandiaga turut dihadiri oleh tokoh seperti Dedi Tuan Guru, Habib Fahiri, Masri Ikoni, Dede Ruba'i Misbahul Alam, Moh. Ahbab Hasbi, Habib Fahmi Alatas, Habib M. Reza Assegaf, Kana Kurniawan, Afandi Ismail, Yosse Hayatullah, Wizdan Fauran, dan Fahmi Faisal.
"Kami rasa Sandi merupakan calon pemimpin ke depan, Mudah-mudahan ini menjadi awal dalam menentukan masa depan bangsa Indonesia ke depannya," katanya.
Selain itu, Relawan Kawan Sandi (RKS) Banjarmasin, Kalimantan Selatan mendeklarasikan Sandiaga Uno maju sebagai calon presiden (capres) 2024. Mereka mendorong Sandiaga Uno menjadi capres demi harapan perubahan yang lebih baik.
Salah satu deklarator, Muhammad Fadli menyebut Sandiaga Uno memiliki jiwa kepahlawanan lantaran membela pelaku usaha kecil. Fadli yang merupakan penggerak ekonomi mikro itu juga mengatakan, momentum Hari Pahlawan dirasa pas untuk mendeklarasikan dukungan untuk Sandiaga.
"Hari pahlawan ini adalah hari yang pas dan tepat kami deklarasi untuk menuju pemimpin baru di tahun 2024 nanti," ujar Fadli di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Rabu (10/11) melalui keterangan tertulis.
Sementara itu tokoh masyarakat Banjar, Laili Masruri mengungkapkan deklarasi tersebut merupakan aspirasi arus bawah. Menurutnya, aspirasi tersebut lahir dari keresahan yang sama.
"Jadi gerakan hari ini, gerakan kawan-kawan di Banjarmasin ini merupakan gerakan arus bawah, gerakan arus bawah memiliki keresahan tadi. Akhirnya kita menginginkan dengan hari ini dari gerakan arus bawah ini perekonomian kita menjadi lebih baik," ucap Laili.
Sementara, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman mengatakan, Gerindra tegak lurus satu komando mendukung Ketua Umum Prabowo Subianto sebagai calon presiden 2024. Hal itu menanggapi dukungan Forum Ulama kepada Sandiaga Uno sebagai calon presiden 2024.
Habiburokhman menuturkan, pihaknya menghargai deklarasi itu sebagai hak politik seseorang. Menurut dia, aspirasi masyarakat tak bisa dihalangi.
"Silakan saja mereka menyampaikan dukungan kepada Pak Sandi atau siapapun, itu hak politik mereka yang tidak boleh dihalangi," ujar Habiburokhman kepada wartawan, Rabu (10/11).
"Gerindra tetap tegak lurus satu komando mendukung Pak Prabowo menjadi presiden 2024," sambungnya.
Habiburokhman mengatakan, tidak ada tawar menawar Prabowo sebagai calon presiden. Seluruh kader Gerindra menginginkan Prabowo sebagai calon presiden 2024.
"Bagi kami enggak ada tawar menawar soal capres, Pak Prabowo adalah figur utama partai, wajar kalau seluruh kader menginginkan beliau untuk kembali maju," ujarnya.
Namun, anggota Komisi III DPR RI ini bilang, Gerindra tidak ingin larut membahas soal calon presiden. Pihaknya konsentrasi memaksimalkan kerja di eksekutif dan legislatif.
"Namun demikian kami enggak mau terlalu larut membahas soal capres mencapres ini, kami lebih memilih konsentrasi memaksimalkan kerja melayani rakyat baik di eksekutif maupun legislatif," pungkas Habiburokhman.