Politik
Prabowo: Elite Rai Gedhek, Nyolong Tapi Mukanya Sok Tak Berdosa
Rabu, 28 Nov 2018 15:33
Prabowo semula mengatakan bahwa dia mengetahui rakyat saat ini sedang sangat tidak suka dengan pemimpin-pemimpinnya yang korupsi. Menurutnya, rakyat sekarang tidak bodoh lagi. Bahkan orang-orang di pelosok-pelosok semua punya gadget, mereka tahu sekarang dan mengerti apa yang terjadi pada bangsanya.
"Mereka tahu elite di Jakarta itu pinter tapi juga suka minterin, pinter... pinter mlintir, pinter... pinter nyolong. Untuk nyolong itu harus pinter dan nekat, dan mukanya tebal, apa istilah orang Jawa? (Prabowo bertanya ke hadirin lalu serempak dijawab: 'rai gedhek'. Lalu Prabowo melanjutkan orasi). Rai gedhek," kata Prabowo, di Hotel Prima Jalan Magelang Km 11, Sleman, Rabu (28/11/2018).
"Saya lihat elite-elite di Jakarta itu rai gedhek bener, mukanya itu lho, seolah-olah ndak berdosa. Padahal rakyat nggak bodoh, rakyat tahu," lanjutnya.
Sebelumnya, Prabowo menyinggung pendapat dirinya bahwa rakyat Indonesia saat ini banyak yang kecewa dengan ulah para elite.
"Pengalaman saya dalam sekian puluh tahun saya lihat negara kita dikecewakan oleh elite kita sendiri, elite kita di Jakarta menurut saya telah terjadi suatu kerusakan dalam kepribadian. Para elite kita sudah jauh dari cinta terhadap rakyatnya sendiri, ini yang saya rasakan," ujarnya.
Prabowo lantas mengungkapkan dia menyampaikan kepada para pengusaha dalam sebuah acara di luar negeri, yang bertanya apa masalah yang sedang dihadapi Indonesia.
"Saya juga sedih harus mengatakan, saya nggak bisa terlalu pura-pura, karena masalah besar bangsa kita adalah korupsi yang sudah merajalela, budaya korupsi yang menjadi penyakit bagi bangsa kita dan terus merongrong kehidupan bangsa. Mental, sikap, manajemen yang korup membuat kita tidak punya sumber daya untuk membantu rakyat kebanyakan. Ini masalah inti dari pada bangsa Indonesia. Kesulitan yang kita hadapi karena mental yang korup ini," papar Prabowo.
Prabowo kemudian menyampaikan saat dia ditanya apa yang akan dilakukan jika nanti memenangi Pilpres 2019.
DPRD Kepulauan Meranti Sahkan Tiga Pansus Bahas Tujuh Ranperda Baru
SELATPANJANG - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti resmi membentuk tiga Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas tujuh Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Pembentukan regulasi baru ini dirancang untuk m
Sakit, Anggota Polres Rohul Meninggal Dunia di Kontrakannya
Keluarga besar Polres Rokan Hulu berduka atas meninggalnya salah seorang personelnya, Aipda Jhon Meydianto Sinaga, Banit 1 SPKT Polres Rokan Hulu, yang wafat akibat sakit pada Kamis (2/7/2026) sekitar
Jaga Kelestarian Lingkungan Polisi Minta Warga Kuantan Mudik Tinggalkan Tambang Emas Ilegal
TELUK KUANTAN - Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) terus menjadi ancaman serius bagi kelestarian alam di Kabupaten Kuantan Singingi. Guna mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah, apa
Prabowo dan Lukashenko Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko resmi meluncurkan peta jalan (roadmap) penguatan kerja sama bilateral kedua negara. Dokumen tersebut akan menjadi
Kronologi Pesawat Dibakar dan Ditembak KKB di Papua, Pilot Meninggal Dunia
Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkap kronologi penembakan pesawat perintis di Lapangan Terbang Balinggama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunun