Senin, 06 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Prabowo Tertinggal 27% di Survei, BPN: LSI Kerja untuk Jokowi

Politik

Prabowo Tertinggal 27% di Survei, BPN: LSI Kerja untuk Jokowi

Rabu, 06 Mar 2019 10:53
Saleh Daulay (Dok. Pribadi)
JAKARTA - Elektabilitas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tertinggal 27,7% dari Joko Widodo-Ma'ruf Amin dalam survei terbaru yang dirilis LSI Denny JA. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga mengaku tak heran atas hasil survei versi LSI itu.

"LSI kelihatannya kan bekerja untuk paslon Jokowi-Ma'ruf Amin. Tidak heran jika setiap merilis survei selalu menempatkan paslon itu sebagai pemenang," kata juru debat BPN Prabowo-Sandiaga, Saleh Daulay, kepada wartawan, Rabu (6/3/2019).

Saleh mengatakan BPN tidak terpengaruh oleh hasil survei LSI. Dia menyebut BPN mengacu pada survei internal yang menyatakan peluang Prabowo-Sandiaga untuk menang Pilpres 2019 sangat tinggi.

"BPN tidak terpengaruh sama sekali. Ada survei internal yang dimiliki sebagai pembanding. Hasilnya jauh berbeda. Peluang Prabowo-Sandi sangat tinggi. Diperkirakan, dalam waktu dekat surveinya justru bisa di atas pasangan Jokowi-Ma'ruf," ujar politikus PAN itu.

Rilis survei LSI Denny JA, Selasa (5/3), tentang elektabilitas capres-cawapres 2019 menyatakan Jokowi-Ma'ruf unggul dengan perolehan 58,7 persen. Sedangkan elektabilitas Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 30,9 persen.

Saleh kemudian menyinggung survei PolMark Indonesia yang juga merilis tentang elektabilitas capres-cawapres 2019. Dalam survei PolMark, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf 40,4% dan Prabowo-Sandiaga 25,8%.

"Kemarin PolMark merilis hasil survei terbaru mereka. Hasilnya, posisi Jokowi-Ma'ruf Amin belum aman. Masih besar peluang Prabowo-Sandi untuk meraup undecided voters," tutur Saleh.

Menurut Saleh, dua survei tersebut menunjukkan perbedaan yang cukup signifikan. Ia yakin masyarakat cerdas dalam membaca hasil survei.

"Dua survei itu saja hasilnya beda. Apalagi dengan survei internal BPN. Karena itu, survei LSI diyakini tidak akan bisa menggiring opini publik. Masyarakat pasti sudah cerdas dalam membaca hasil survei," tegasnya.


Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Minggu, 05 Jul 2026 19:56

    Restrukturisasi AI: Ancaman Bagi Yang Diam, Peluang Bagi Yang Belajar

    Angka 80% perusahaan global melakukan restrukturisasi tim akibat adopsi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence atau AI) bukan lagi sekadar wacana futuristik. Gelombang ini telah menghantam pesisir

  • Minggu, 05 Jul 2026 17:28

    5 Rekomendasi Kolam Renang Seru di Jakarta untuk Liburan Keluarga

    JAKARTA - Renang bukan sekadar olahraga yang menyehatkan, melainkan juga menjadi salah satu aktivitas rekreasi yang paling seru untuk anak-anak. Bermain air, meluncur di perosotan, hingga sekadar

  • Minggu, 05 Jul 2026 17:25

    Hindari Makanan Ini Biar Ginjalmu Tetap Sehat!

    JAKARTA - Kalau kamu punya penyakit ginjal, sangat penting buat selalu memantau asupan natrium (garam), kalium, dan fosfor. Ginjal itu punya tugas berat, mulai dari menyaring darah, membuang zat

  • Minggu, 05 Jul 2026 17:23

    5 Lokasi Wellness Retreat di Indonesia, Bikin Healing Jadi Maksimal

    JAKARTA - Lagi merasa lelah sama rutinitas dan butuh detox dari stres harian? Salah satu cara paling oke untuk menyeimbangkan tubuh dan pikiran adalah wellness retreat, liburan yang fokus dengan

  • Minggu, 05 Jul 2026 17:22

    Sudah Kenyang tapi Masih Ingin Makan Terus? Ini Cara Mengatasinya

    JAKARTA - Pernah merasa baru saja selesai makan dalam porsi besar, tetapi tak lama kemudian muncul keinginan untuk makan lagi? Jika kondisi ini terjadi sesekali mungkin masih tergolong

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor