Sabtu, 30 Mei 2026
  • Home
  • Politik
  • Sekjen KITA Sosialisasikan Hasil Munas Bandung di Pekanbaru

Sekjen KITA Sosialisasikan Hasil Munas Bandung di Pekanbaru

Admin
Senin, 02 Nov 2020 13:14
Riauterkini.com
PEKANBARU-Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA) Pekanbaru mendapatkan kunjungan dari Sekjen KITA Pusat H Ayep Zaki, Sabtu (31/10/20). Kunjungan tersebut dalam rangka menyosialisasikan hasil Munas KITA yang dilaksanakan di Bandung, 28 Oktober 2020 lalu, yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Ketua KITA KH Maman Imanul Haq mengatakan dalam munas itu, momentum Sumpah Pemuda dipilih sebagai waktu menggelar munas, tiada lain sebagai ajang mempererat dan mengukuhkan visi misi KITA.

"Tentu melalui sumpah baru di dalam membangun bangsa Indonesia yang lebih baik di masa depan,” katanya.

Dipaparkan KH Maman bahwa KITA akan terus mengawal, mendukung dan saling menguatkan program pemerintah. Karena visi atau tujuan KITA adalah merawat Indonesia dengan gagasan pemikiran yang sudah lama serta menyampaikannya secara sopan, santun dan berkeadaban.

“Mari kita kritisi pemerintah, tanpa perlu menebar ketakutan apalagi ancaman. Maka KITA tidak berhadapan dengan KAMI (Komite Aksi Menyelamatkan Indonesia-red). KITA selalu berhadapan dengan harapan dan cita-cita bangsa Indonesia di masa depan,” urainya.

Menurut Taufik Rahzen, saat ini bangsa Indonesia sedang menenun kembali kesadarannya. Kain sosial yang digunakan selama ini, kian lusuh dan tersobek. Kain budaya yang dirajut turun temurun dari generasi ke generasi, kini tergilas oleh wabah, tercemar oleh kecemasan dan kehilangan asa. Putus asa. Kita membutuhkan pakaian yang baru.

“Kita hadir di tempat ini, sesungguhnya sedang menenun kembali kesadaran baru, dengan corak dan pola yang belum ada bentuknya. Pola yang disusun bersama, mencari corak sambil bekerja, menjahit sambil memakainya. Normalitas baru membutuhkan moralitas baru. Sebagaimana kewajaran baru memerlukan tata-ajar dan ajaran baru,” katanya.

Sebagai gerakan yang lahir karena jiwa zamannya, ujarnya, KITA tercebur untuk mengambil prakarsa dalam apa yang disebut sebagai Nawakarsa. Ada sembilan karsa yang dipaparkan Taufik Rahzen. Antara lain, karsa untuk membangun kembali dunia.

Sekjen KITA H. Ayep Zaki dalam kunjungan sosialisasi ke Pekanbaru dan Air Molek menyampaikan bahwa hasil Munas harus segera disampaikan ke setiap Dewan Perwakilan Daerah untuk segera ditindaklanjuti.

"Hasil munas harus segera direalisasikan oleh seluruh Dewan Perwakilan Daerah, khususnya KITA Pekanbaru," tegasnya.

Munas Bandung melahirkan 9 program kerja yang terdiri dari Wira Bangsa, Kalyanamitra, Wirajiwa, Gardugaruda, Kewiraan Indonesia, Festival Gagasan Indonesia, Pesantren Melodia Indonesia, Kamulan Koperasi Kriya.

H. Ayep Zaki juga mengutarakan, "Pada karsa ekonomi merupakan kehidupan dan jaminan kebutuhan dasar, Zaki menyebutnya sebagai ekonomi yang mampu memberikan rasa aman. Adil dan makmur serta mampu memberikan jaminan kesejahteraan bagi masyarakat," terusnya.

Menjadi suatu kehormatan bagi KITA Pekanbaru setelah kurang dari sepekan dilaksanakannya Munas KITA di Bandung, KITA Pekanbaru menjadi Dewan Perwakilan kedua yang mendapatkan kunjungan sosialisasi dari Sekjen KITA, setelah sebelumnya Kita Banjarmasin. Ketua KITA Pekanbaru Ridwan Nurbaqin siap berkomitmen melaksanakan seluruh program-program hasil keputusan Munas Bandung.
Sumber: Riauterkini.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.