Jumat, 03 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Sering Bilang Bocor Bocor Bocor, Prabowo Bakal Perkuat KPK jika Menang Pilpres

Politik

Sering Bilang Bocor Bocor Bocor, Prabowo Bakal Perkuat KPK jika Menang Pilpres

Kamis, 29 Nov 2018 11:44
Merdeka.com
Pembekalan Relawan Prabowo-Sandiaga.
JAKARTA - Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto menganalogikan korupsi di Indonesia seperti penyakit kanker yang telah masuk stadium empat. Hal ini disampaikan Prabowo saat menghadiri gala dinner yang diselenggarakan majalah The Economist di Singapura pada Selasa (27/11) malam.

Terkait penyataan ini, Jubir PKS, Pipin Sopyan mengatakan indeks korupsi di Indonesia memang masih tinggi. Apa yang disampaikan Prabowo di Singapura itu memang sesuai dengan kondisi di Indonesia saat ini. Walaupun KPK gencar melakukan OTT, tapi korupsi tetap terjadi.

"Kalau kita lihat indeks korupsi kita memang masih tinggi. Jadi sebetulnya beliau ingin mengungkapkan bahwa memang kondisi korupsi di Indonesia sedang bermasalah. Sampai saat ini meskipun KPK tetap bergerak dari dulu sampai sekarang tetap saja korupsi ada di mana-mana," jelasnya di Gedung DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Rabu (28/11) malam.

Bahkan, lanjut Pipin, potensi penyalahgunaan anggaran berdasarkan data Menteri PAN dan RB yaitu 30 persen dari APBD dan APBN.

"Saya kira mungkin titik pesannya (dari Prabowo) itu," ujarnya.

Menurutnya, Prabowo punya komitmen tinggi untuk pemberantasan korupsi. Karena itulah jika pasangan Prabowo-Sandi menang pada Pilpres 2019 mendatang, pemberantasan korupsi menjadi salah satu prioritas. Kubu Prabowo-Sandi juga berkomitmen untuk memperkuat lembaga peradilan mulai dari KPK, kepolisian maupun kejaksaan.

"Beliau kan sering mengatakan bocor, bocor, bocor dan sebagainya. Kami punya komitmen bahwa ketika Pak Prabowo menang pada Pilpres 2019 maka kita ingin korupsi itu diberantas dan itu dimulai dari siapa? Memang itu harus dimulai dari pimpinan dan Pak Prabowo akan memimpin pemberantasan korupsi," jelasnya.

Jika Prabowo menjadi presiden, maka tak akan ada yang mempersoalkan fungsi dan tugas KPK sebagaimana yang terjadi beberapa tahun terkahir saat Jokowi menjadi presiden. Dia pun mengkritik adanya Pansus KPK di DPR.

"Jadi tidak ada lagi nanti misalnya sebagai pemerintah dan partai pendukung malah mempersoalkan dengan pansusnya KPK. Seperti yang kemarin terjadi di era pak Jokowi. Ketika nanti kita diberikan amanah memerintah maka firm KPK diperkuat, kepolisian diperkuat, kejaksaan diperkuat, sehingga memang tindak pidana korupsi bisa ditekan," pungkasnya. 


(merdeka.com)

Politik
Berita Terkait
  • Jumat, 03 Jul 2026 13:16

    Pura-pura Menginap di Rumah Kerabat, Pria di Bungur Ditangkap Usai Diduga Lakukan Pencabulan terhadap IRT

    SELATPANJANG â€" Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kepulauan Meranti bergerak cepat mengungkap kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang terjadi di Desa Bungur, Kecamatan Rangsang Pe

  • Jumat, 03 Jul 2026 13:14

    DPRD Kepulauan Meranti Sahkan Tiga Pansus Bahas Tujuh Ranperda Baru

    SELATPANJANG - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti resmi membentuk tiga Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas tujuh Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Pembentukan regulasi baru ini dirancang untuk m

  • Jumat, 03 Jul 2026 13:12

    Sakit, Anggota Polres Rohul Meninggal Dunia di Kontrakannya

    Keluarga besar Polres Rokan Hulu berduka atas meninggalnya salah seorang personelnya, Aipda Jhon Meydianto Sinaga, Banit 1 SPKT Polres Rokan Hulu, yang wafat akibat sakit pada Kamis (2/7/2026) sekitar

  • Jumat, 03 Jul 2026 11:27

    Jaga Kelestarian Lingkungan Polisi Minta Warga Kuantan Mudik Tinggalkan Tambang Emas Ilegal

    TELUK KUANTAN - Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) terus menjadi ancaman serius bagi kelestarian alam di Kabupaten Kuantan Singingi. Guna mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah, apa

  • Jumat, 03 Jul 2026 11:25

    Prabowo dan Lukashenko Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko resmi meluncurkan peta jalan (roadmap) penguatan kerja sama bilateral kedua negara. Dokumen tersebut akan menjadi

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor