Senin, 22 Jun 2026
  • Home
  • Politik
  • Sudirman sindir Setnov minta sidang MKD digelar tertutup

Sudirman sindir Setnov minta sidang MKD digelar tertutup

Rabu, 09 Des 2015 09:31
merdeka.com
Sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) yang menghadirkan Ketua DPR Setya Novanto batal digelar secara terbuka. Terututpnya sidang atas permintaan Setnov yang menggunakan dalil UU No 17 tentang MD3 jo UU No. 42 tahun 2014 tentang perubahan UU No. 17 tentang MD3 mengatur persidangan MKD bersifat tertutup dan MKD wajib menjaga kerahasiaan informasi yang diperoleh dalam sidang.

Tak sedikit pihak tak terkecuali Menteri ESDM Sudirman Said yang menilai sikap itu justru membenarkan kesalahan yang dilakukan Setnov saat pertemuan di Hotel Ritz Carlton bersama dengan Dirut PT Freport Indonesia Maroef Sjamsoedin dan pengusaha minyak Riza Chalid.

Menurutnya, jika tidak ada yang disembunyikan, mengapa enggan berbicara di ruang terbuka.

"Gampang saja, yang dibicarakan di tempat terbuka kan yang bernuansa kejujuran.
Yang dibiarkan di tempat tertutup kan yang pengen tutupi sesuatu," sindir Sudirman.

Kondisi sidang yang digelar tertutup, lanjutnya, malah bakal menimbulkan berbagai spekulasi, untuk itu ia enggan mengomentarinya lebih jauh.
"Kalau nggak ada yang disembunyikan, ya bicaralah di tempat terbuka. Jadi nggak usah ditanggepin lebih jauh," tegasnya.

Meski demikian, Sudirman tetap menyerahkan kepada anggota MKD dan yakin keputusan yang nanti akan diambil mewakili suara rakyat dan ia akan kembali membenahi sektor yang dipimpin. "Itulah yang dibaca oleh masyarakat dan saya kira MKD akan mengambil sikap yang mewakili masyarakat," tuturnya.

"Kami juga diberi arahan untuk tidak berpolemik lebih lanjut, segala sudah jelas, ini urusan etika, urusan moral jadi, kita masih punya kepercayaan, MKD akan beri keputusan yang terbaik yang sesuai dengan nurani publik," ujarnya.

"Jadi saya sudah selesai tugasnya untuk menyampaikan ke MKD dan biarkan MKD ambil keputusan. Saya enggak pesimistis karena saya yakin sekali MKD akan ambil keputusan yang wakili masyarakat dan masyarakat sudah cerdas," tandasnya. (merdeka.com)
Politik
Berita Terkait
  • Rabu, 26 Nov 2025 09:37

    Dewan Kehormatan PWI Riau Minta Wartawan Tidak Terseret Kepentingan Kelompok

    Pekanbaru-Ketua Dewan Kehormatan (DKP) PWI Riau, H Zufra Irwan SE, MM mewanti-wanti wartawan untuk tidak terjebak dengan kepentingan politik tertentu atau kelompok tertu menyikapi sikap tegas yang akh

  • Selasa, 04 Nov 2025 05:26

    AMSI Riau Soroti Penunjukan PLT Ketua DPD Golkar Riau: Intervensi DPP Dinilai Rusak Proses Konsolidasi Kader

    Pekanbaru-Angkatan Muda Satkar Ulama Indonesia (AMSI) Riau menyoroti langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang menunjuk Ahmad Doli Kurnia sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD Partai Gol

  • Senin, 27 Okt 2025 10:17

    H.Darnil Pimpin DPD Hanura Riau

    Pekanbaru-Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Provinsi Riau dan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-IV se-Riau, di Hotel Grand Central Pekanbaru, Sabtu (25/10/2025).

  • Kamis, 04 Sep 2025 13:45

    Sahroni Mundur dari DPR RI? Begini Kata NasDem

    Ahmad Sahroni dikabarkan mengajukan pengunduran diri sebagai anggota DPR RI. Pengunduran diri itu disebut-sebut sebagai buntut dari kekisruhan dalam beberapa hari terakhir. Sahroni sendiri sudah dinon

  • Kamis, 04 Sep 2025 11:40

    Uya Kuya dan Eko 'Patrio' Terima Keputusan Tak Dapat Gaji

    Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Putri Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan kondisi terkini Eko Hendro Purnomo alias Eko “Patrio” dan Surya Utama atau Uya Kuya setelah keduanya dinon

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.