Senin, 06 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • TKN Jawab Kritik soal Kartu Sakti Jokowi: Cara Pikir Fadli Tertinggal 30 Tahun

Politik

TKN Jawab Kritik soal Kartu Sakti Jokowi: Cara Pikir Fadli Tertinggal 30 Tahun

Selasa, 19 Mar 2019 10:59
Detik.com
JAKARTA - Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Fadli Zon, menyebut konsep tiga 'kartu sakti' Jokowi-Ma'ruf Amin kuno dan merupakan cara berpikir 'zaman kuda'. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf balik menyindir cara pikir Fadli tertinggal.

"Terlihat sekali cara berpikir Fadli Zon dan BPN tertinggal 30 tahun dalam menyikapi soal kartu-kartu yang ditawarkan Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf Amin," kata juru bicara TKN, Ace Hasan Syadzily, kepada wartawan, Selasa (19/3/2019).

"Kalau sekarang di dompet mereka ada kartu ATM, kartu kredit, atau e-money, apakah itu kartu-kartu yang mereka gunakan itu adalah produk 'zaman kuda'?" imbuh dia.

Menurut Ace, Fadli tidak menangkap maksud kartu-kartu sakti yang akan dikeluarkan Jokowi-Ma'ruf. Dia mengatakan kartu-kartu tersebut visioner menjawab persoalan masyarakat.

"Gagasan Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf Amin lebih visioner. Pertama, mendorong inklusi keuangan dengan model cashless (nontunai), di mana pola penyaluran bantuan baik sembako murah, dana kuliah, maupun prakerja disalurkan dengan cara nontunai," jelas Ace.

"Dengan penerapan model nontunai, maka penyaluran bantuan menjadi tepat sasaran dan bisa mengurangi kebocoran," lanjut dia.

Ia pun menyebut Fadli bak kura-kura dalam perahu. Ace menyinggung gagasan Sandiaga Uno yang berencana memaksimalkan fungsi e-KTP. Menurut Ace, e-KTP belum siap difungsikan sekaligus untuk program bantuan pemerintah.

"Fadli Zon dan BPN seperti kura-kura dalam perahu. e-KTP belum siap digunakan sebagai kartu segala hal. Untuk itu, dipakai kartu per sektor agar masyarakat lebih mudah mengakses bantuan sosial dari negara. Kalau masyarakat sudah siap, ke depan mungkin tidak perlu lagi pakai kartu, tapi bisa akses bantuan sosial pakai handphone," ungkap Ace.

Sebelumnya, Fadli Zon mengkritik tiga kartu sakti Jokowi-Ma'ruf Amin, yaitu Kartu Kuliah, Kartu Sembako Murah, dan Kartu Pra-Kerja. Fadli menyebut konsep kartu-kartu tersebut kuno.

"Saya kira sudah saatnya kita jangan berpikir pakai kartu-kartu lagi. KIS, KIP... nanti 'Kartu Indonesia Bodoh', 'Kartu Indonesia Sabar', saya kira itu cara kuno," kata Fadli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (18/3).

Fadli mengunggulkan gagasan Sandiaga Uno soal memaksimalkan fungsi e-KTP. Berbeda dengan Sandiaga yang berpikir modern, Fadli menilai cara berpikir timses Jokowi-Ma'ruf yang mengeluarkan banyak kartu tak efisien.

"Menurut saya, ini satu hal yang kontradiktif. Di satu sisi mengajak maju dengan bicara Revolusi 4.0, di sisi lain cara berpikirnya masih di zaman kuda. Orang belum ada mobil gitu," ucapnya.


Sumber: detik.com
Politik
Berita Terkait
  • Minggu, 05 Jul 2026 19:56

    Restrukturisasi AI: Ancaman Bagi Yang Diam, Peluang Bagi Yang Belajar

    Angka 80% perusahaan global melakukan restrukturisasi tim akibat adopsi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence atau AI) bukan lagi sekadar wacana futuristik. Gelombang ini telah menghantam pesisir

  • Minggu, 05 Jul 2026 17:28

    5 Rekomendasi Kolam Renang Seru di Jakarta untuk Liburan Keluarga

    JAKARTA - Renang bukan sekadar olahraga yang menyehatkan, melainkan juga menjadi salah satu aktivitas rekreasi yang paling seru untuk anak-anak. Bermain air, meluncur di perosotan, hingga sekadar

  • Minggu, 05 Jul 2026 17:25

    Hindari Makanan Ini Biar Ginjalmu Tetap Sehat!

    JAKARTA - Kalau kamu punya penyakit ginjal, sangat penting buat selalu memantau asupan natrium (garam), kalium, dan fosfor. Ginjal itu punya tugas berat, mulai dari menyaring darah, membuang zat

  • Minggu, 05 Jul 2026 17:23

    5 Lokasi Wellness Retreat di Indonesia, Bikin Healing Jadi Maksimal

    JAKARTA - Lagi merasa lelah sama rutinitas dan butuh detox dari stres harian? Salah satu cara paling oke untuk menyeimbangkan tubuh dan pikiran adalah wellness retreat, liburan yang fokus dengan

  • Minggu, 05 Jul 2026 17:22

    Sudah Kenyang tapi Masih Ingin Makan Terus? Ini Cara Mengatasinya

    JAKARTA - Pernah merasa baru saja selesai makan dalam porsi besar, tetapi tak lama kemudian muncul keinginan untuk makan lagi? Jika kondisi ini terjadi sesekali mungkin masih tergolong

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor