Minggu, 28 Jun 2026
  • Home
  • Politik
  • Tanggapi Sikap NasDem, Gerindra Sebut Partai Punya Capres Baik Buat Demokrasi

Tanggapi Sikap NasDem, Gerindra Sebut Partai Punya Capres Baik Buat Demokrasi

Admin
Rabu, 10 Nov 2021 14:20
merdeka.com

Partai NasDem mengaku sulit untuk berkoalisi dengan partai yang sudah memiliki calon presiden. Sebabnya NasDem akan menggelar konvensi calon presiden. Menanggapi hal itu, Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, pihaknya menghormati sikap Partai NasDem. Partai manapun memiliki mekanisme sendiri untuk mencari pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.

"Ya saya menghormati saja apa yang disampaikan oleh teman-teman partai NasDem maupun partai yang lain mengenai mekanisme yang akan dilakukan oleh masing-masing partai untuk mencari calon capres dan cawapresnya di partainya masing-masing karena itu dijamin oleh undang-undang," ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (10/11).

Dasco menyebut banyak partai memiliki bakal calon presiden dan calon wakil presiden baik demi semaraknya demokrasi.

"Dan demi semaraknya demokrasi di Indonesia ya mari nanti kita sama-sama lihat, sama-sama kita mengikuti dinamika politik bagi kemajuan demokrasi di Inonesia," ujarnya.

Dasco mengaku belum membicarakan mengenai koalisi di internal. Meski saat ini Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sudah didukung 30 DPD untuk maju sebagai calon presiden.

"Namun di Partai Gerindra sendiri hal tersebut belum dibahas dan juga kami masih mencari kesempatan untuk melapor kepada ketua umum ketua dewan pembina kami tentang dinamika yang terjadi di daerah terutama usulan atau pernyataan dukungan dari DPD Gerindra se-Indonesia," ujar Wakil Ketua DPR RI ini.

Sebelumnya, NasDem menutup peluang berkoalisi dengan partai politik yang telah memiliki calon presiden saat ini. Sebab, NasDem akan menggelar konvensi demi melahirkan presiden di Pemilu 2024.

Ketua Fraksi NasDem di DPR, Ahmad Ali mengatakan, pihaknya menghormati bagi parpol yang kini telah memiliki jagoan di Pemilu 2024. Tapi dia mengingatkan, untuk berkoalisi dengan NasDem harus tanpa syarat.

“Harus ada keberanian kemauan kelegowoan, kita meletakkan kepentingan bangsa di atas kepentingan partai. Kendala koalisi yang terjadi selama ini, mempersyaratkan ketum partai jadi capres, ketum harus jadi capres, kan jadi sulit untuk kita wujudkan itu,” jelas Ali saat berbincang dengan merdeka.com, Selasa (9/11).

Sumber: merdeka.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.