Politik
Tawar Lelang Proyek Turun 15 Hingga Lebih 20 Persen Dari Pagu, ini Kata Komisi IV DPRD Rohul
Laporan:Fahrin waruru
Jumat, 11 Mei 2018 13:25
Namun di sejumlah proyek tersebut, para kontraktor langsung menawar hingga turun dari 15 mencapai 20 persen, menurun dari pagu anggaran yang sudah ditetapkan oleh Pemkab Rohul belum lagi pajak.
Terkait hal ini, Komisi IV DPRD Rohul yang membidangi meminta semua pihak untuk melakukan memonitoring dan pengawasan pelaksanaan proyek secara serius bila nanti sudah diumumkan siapa pemenangnya, karena pemenang itu ada dari anggka 15-20 persen turun dari Pagu. Sehingga kalau ditambah dengan pajak tentu semakin kecil dana proyek itu.
Disampaikan Nono Patria Pratama SE kepada awak Media, Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rohul hanya mau mengingatkan pada mutu dan kualitas pekerjaan proyek itu, apabila pada penawaran itu sudah ada pemenangnya. Dan diharapkan dikerjakan sesuai bestek.
"Kita khawatir pada mutu dan kualitas propel, bila penawaran itu dari 15 hingga lebih 20 persen turun penawaran dari pagu anggaran, namun untuk melakukan penawaran itu sudah haknya dari Kontraktor," kata Nono.
"Untuk itu kami meminta Jajaran Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau diminta betul betul ekstra dalam mengawasi pelaksanaan proyek kegiatan pembangunan 2018 ini, terutama menyangkut kualitas pekerjaan. Terutama untuk proyek non aspal, seperti Bes peningkatan jalan, gedung, turap, Semenisasi, beberapa kontraktor berani menawar paket 15 persen sampa lebih 20. persen turun dibawah pagu atau Harga Perkiraan Sendiri (HPS)," tegas Ketua Komisi IV DPRD Rohul menambahkan.
"Peran Media masa dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) juga harus ada untuk terlibat mengawasi pekerjaan proyek yang dikerjakan tersebut, demi kemajuan Rokan Hulu dibidang pembangunan insfraktruktur," harap Nono.
Tambah Anggota DPRD Rohul ini, memastikan Unit Layanan Pengadaan dan LPSE Pemkab Rohul memberikan yang terbaik dengan melakukan verifikasi pengecekan dan kroscek pada berbagai penawaran proyek-proyek tersebut.
"Kan tidak harus yang paling rendah penawaran hingga turun dari 15-lebih 20 persen yang menang, namun itu pun kewenangan di ULP, LPSE serta haknya kontraktor juga membuat penawaran, kami dari Komisi yang membidangi akan terus melakukan pengawasan secara ektra," tandas Nono. (fah)
Politik
Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Terapkan Transaksi Non Tunai, Riau Perkuat Pembayaran Digital Lintas Negara
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengapresiasi peluncuran Pelabuhan Penumpang Dumai sebagai Kawasan Non Tunai yang diinisiasi Bank Indonesia. Langkah tersebut dinilai menjadi tonggak penting dalam
Kodim 1714/Puncak Jaya Reaksi Cepat Bantu Pemadaman Kebakaran di Kota Mulia
Mulia - Telah terjadi peristiwa kebakaran yang menghanguskan 3 unit bangunan kios dan 1 unit Aula Kantor Distrik Mulia di Kota Lama, Jalan Trikora, Kampung Trikora, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Pap
Perempuan 19 Tahun Ditemukan Tewas di Rumahnya di Kandis Siak, Seorang Pria Diamankan
SIAK - Seorang perempuan berusia 19 tahun ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Jalan PT Gas, RT 003 RW 006, Dusun Kandis Godang, Kampung Kandis, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak.Polisi menye
Penyidik Polres Pelalawan Agendakan Rekonstruksi Kasus Begal Sadis Tewaskan Korban di Kerumutan
PELALAWAN - Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelalawan masih melengkapi berkas perkara kasus begal sadis yang menewaskan korbannya di Desa Pangkalan Panduk Kecamatan Kerumutan yang
250 Meter Kabel PJU Dicuri di Jalan Soekarno Hatta Dumai Timur, Pria Ini Pelakunya
DUMAI â€" Seorang Warga Dumai Timur WA (29) diduga melakukan tindak pidana pencurian kabel milik Dinas Perhubungan di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Bukit Batrem, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, p