Senin, 29 Jun 2026
  • Home
  • Politik
  • Timses telah peringatkan Ahok agar tak blusukan ke Rawabelong

Politik

Timses telah peringatkan Ahok agar tak blusukan ke Rawabelong

Senin, 07 Nov 2016 09:00
merdeka.com
Ahok.
Pekan lalu, calon Gubernur petahana Basuki T Purnama ( Ahok) mendapatkan penolakan dari warga Rawabelong saat melakukan kampanye. Ahok dianggap warga Rawa Belong sebagai penista agama. Akibatnya, Ahok harus dievakuasi ke Polsek Kebon Jeruk menggunakan angkutan umum.

Ketua Bidang Kampanye dan Sosialisasi Tim Pemenangan Ahok- Djarot, Merry Hotma mengaku sempat melarang Ahok untuk blusukan ke kawasan itu. Pihaknya sudah mendeteksi adanya potensi kericuhan, sebelum Ahok datang ke Rawa Belong.

"Padahal kita sudah bilangin jangan turun (ke Rawa Belong) karena ada penolakan. Cuma Ahok ngotot bilang, 'jalan terus'. Akhirnya kejadian kan tuh. Kita mendeteksi dari tim advance," kata Merry di markas timses Ahok-Djarot, Jalan Borobudur No 18, Jakarta, Minggu (6/11).

Meski sudah diperingatkan, katanya, Ahok tetap berkeras blusukan ke Rawa Belong. Kejadian ini justru membuat Ahok kian semangat untuk berkampanye.

"Uh enggak kapok, malah semangat langsung mau turun lagi tuh," tegasnya.

Sebelumnya, Ahok dikejar warga saat berkunjung ke Rawa Belong pada Rabu (2/11). Akibat dikejar warga, Ahok terpaksa dievakuasi ke Polsek Kebon Jeruk dengan menggunakan angkutan umum setelah didemo dan dikejar warga.

Semula, Ahok menyapa warga Rawa Belong sembari bersalaman dan berfoto. Namun, saat mantan politisi Gerindra ini memasuki Jalan Ayub, ada puluhan warga yang datang dari arah belakang rombongan mengejar Ahok.(merdeka.com)
Politik
Berita Terkait
  • Senin, 29 Jun 2026 12:15

    Realisasi Penyaluran Bantuan Pangan Bulog Sumut Capai 95 Persen, Siap Lanjut Juli 2026

    Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Bulog Sumut) melaporkan pencapaian signifikan dalam realisasi penyaluran bantuan pangan. Hingga saat ini, sekitar 95 persen dari total penerima manfaat di Su

  • Senin, 29 Jun 2026 12:12

    Gandeng Dokter Spesialis Kandungan, Polisi Usut Dugaan Kekerasan Seksual Taufik Hidayat Terhadap Yuvita

    Kepolisian mendalami unsur kekerasan seksual dilakukan tersangka Taufik Hidayat (30) terhadap korban Yuvita Tri Rezeki (29). Kepolisian telah melibatkan dokter spesialis kandungan untuk melakukan peme

  • Senin, 29 Jun 2026 12:07

    Komnas HAM Minta Latihan Militer Calon Manajer Kopdes Disetop

    Jakarta - Komisioner Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) Pramono Ubaid menyampaikan duka cita dan keprihatinan mendalam kepada keluarga korban atas meninggalnya lima Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia

  • Senin, 29 Jun 2026 12:04

    Pemerintah Andalkan Stimulus Rp 26,34 Triliun untuk Jaga Daya Beli dan Ekonomi

    Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan jika pemerintah terus menjaga stabilitas dan ketahanan perekonomian nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global. Be

  • Senin, 29 Jun 2026 12:00

    Pemprov DKI Siap Anggarkan Rp 100 Miliar untuk LPDP Jakarta

    Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 100 miliar untuk menyokong program beasiswa Lembaga Pengelola D

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.