Rabu, 01 Jul 2026
  • Home
  • Politik
  • Tokoh Pemuda Kepenuhan Ini, Harap Masyarakat Cerdas Menggunakan Hak Suaranya

Tokoh Pemuda Kepenuhan Ini, Harap Masyarakat Cerdas Menggunakan Hak Suaranya

Laporan : Fahrin Waruwu
Senin, 22 Jan 2018 10:03
Istimewa
Alfa Syahputra
ROKANHULU -  Tahun 2018-2020 kini memasuki tahun Politik kepada mereka yang miliki Partai di Indonesia, tentu hal ini untuk seluruh masyarakat di daerah se tanah air yang melaksanakan pemilihan. 

Begitu juga di Tahun 2018 ini Provinsi Riau dipastikan ramai dalam pembicaraan hangat di tengah-tengah masyarakat di 12 kabupaten/kota apalagi Bakal Calon ada empat pasang yang sudah mendaftar di Komisi Pemilihan Umum Riau.

Menanggapi hal ini, salah satu pemuda Kecamatan Kepenuhan yang juga Mahasiswa Universitas Pasir Pengaraian (UPP) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Alfa Syahputra mengajak masyarakat umumnya Riau, khususnya Rohul untuk cerdas dalam menggunakan hak suaranya bila hari H pada pemilihan secara serentak ini ke depan.

Harapan ini disampaikan yang juga tokoh muda Luhak Kepenuhan Alfa Syahputra, mengingat terkait Hattricknya tiga Gubernur Riau ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) secara berturut-turut. Sehingga dinilai Provinsi Riau sudah mulai krisis pemimpin yang benar-benar  menjadi panutan bersih dalam mimimpin.

Lanjut Alfa mengatakan dari permasalahan terkait Gubernur Riau 
priode 1998-2003 Saleh Yasid ditangkap KPK, berurusan dengan kasus korupsi mobil pemadam kebakaran yang melibatkan Hari Sabarno. KPK menahan Saleh pada 19 Maret 2008 setelah menjadi anggota DPR. Rusli, menjabat selama dua periode, yaitu 2003-2008 dan 2008-2013. Ia ditangkap KPK terkait dengan kasus korupsi PON XVIII, suap anggota DPRD Riau, dan penerbitan izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu pada hutan tanaman (IUPHHK-HT) di Kabupaten Pelalawan, Riau.

Selanjutnya, KPK menangkap Annas Maamun 25 September 2014 sore di Cibubur, Jakarta. Gubernur yang didukung Partai Golongan Karya tersebut tertangkap tangan terkait dengan kasus dugaan suap alih fungsi lahan. 

Gubernur BEM Fekon UPP ini, menilai saat ini di negara kita tercinta sedang terjadi krisis kepemimpinan. Pada saat ini pula banyak pemimpin yang hanya sekedar "memimpin" tetapi tidak mencerminkan perilaku seorang pemimpin.

"Mereka tidak jujur, mereka membohongi rakyatnya, mereka melupakan janji-janji manis yang telah mereka berikan, mereka perlahan-lahan menggerogoti kekayaan negeri ini untuk keuntungan dan kepuasan mereka sendiri," tegasnya.

Tambahnya, berbagai macam cara yang akan dilakukan para calon yang akan bertarung dalam proses Demokrasi di Indonesia mulai pemilihan kepala desa hingga pemilihan Presiden. Mereka rela menghabiskan uang ratusan rupiah bahkan sampai miliyaran rupiah hanya untuk mendapatkan jabatan yang mereka inginkan.

"Padahal itu semua akan merusak sistem Demokrasi di bangsa ini dan tanpa tidak disengaja Rakyat telah dibodohi dengan many politic," kata Alfa.

"Boleh kita ambil uangnya tapi jangan joblos orangnya, Mari kita berfikir lebih jauh lagi, berfikir untuk kemajuan jangan mau kita terlena dengan  uang maupun siapa dia? dari Keluarga mana, status sosialnya tetapi pilihlah calon yang akan mengayomi, mendengar, menjadi acuan, integritas baik, berkompetensi, program jelas, orang yang mengemban tugas dan tanggungjawab untuk memimpin dan  bisa mempengaruhi orang yang dipimpinnya, terukur serta bisa membawa kesejahteraan,"pungkasnya. (fah/rls).
Politik
Berita Terkait
  • Rabu, 01 Jul 2026 16:48

    Bupati Kuansing Resmi Berompi Oranye Terkait Kasus Suap Jabatan

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Provinsi Riau, Suhardiman Amby sebagai tersangka dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah

  • Rabu, 01 Jul 2026 16:09

    KPK Periksa Bupati Inhu dan Sekda Riau Terkait Kasus Pemerasan Gubernur Nonaktif Abdul Wahid

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto beserta Sekretaris Daerah Riau, Syahrial Abdi. Keduanya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan pemer

  • Rabu, 01 Jul 2026 16:08

    Lantik 38 Pejabat, Bupati Asmar Dorong Reformasi Birokrasi yang Profesional dan Responsif

    SELATPANJANG â€" Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran birokrasi sebagai langkah memperkuat tata kelola pemerintahan. Sebanyak 38 pejabat administrator dan pejabat pengaw

  • Rabu, 01 Jul 2026 15:31

    LBH Laporkan Dugaan Kekerasan Oknum Polisi Terhadap Sembilan Warga Rupat Utara ke Polda Riau

    PEKANBARU - Gabungan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) ICMI Wilayah Riau dan LBH Pekanbaru resmi mengadukan dugaan tindak kekerasan fisik oleh oknum aparat Polsek Rupat Utara terhadap sembilan warga sipil.

  • Rabu, 01 Jul 2026 15:19

    Pesona Batik Motif Bakar Tongkang Karya Miskiah Angkat Budaya Rokan Hilir ke Kancah Nasional

    BAGANSIAPIAPI - Perayaan Festival Ekraf Pesona Beapi Besenergi Kawasan Qris yang memeriahkan event Bakar Tongkang di Bagansiapiapi sukses menarik perhatian masyarakat luas. Dari 35 stand bazar yang me

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor