Rabu, 06 Mei 2026
  • Home
  • Politik
  • INDRA GUNAWAN EET TOLAKPEMBENTUKAN PANSUS DEFISIT ANGGRAN RP.1,7 TRILIUN

POLITIK

INDRA GUNAWAN EET TOLAKPEMBENTUKAN PANSUS DEFISIT ANGGRAN RP.1,7 TRILIUN

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 07 Jul 2025 15:26
Riauterkini.com
Riauterkini - PEKANBARU - Anggota DPRD Provinsi Riau, Indra Gunawan Eet, menolak rencana pembentukan Panitia Khusus (Pansus) terkait defisit anggaran sebesar Rp1,7 triliun sebagaimana tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas APBD Riau Tahun Anggaran 2024.

Politisi Partai Golkar itu menilai, defisit anggaran bukanlah hal baru dan tidak hanya terjadi di Riau. Menurutnya, defisit juga dialami berbagai daerah secara nasional, termasuk di Riau pada tahun-tahun sebelumnya.

“Tahun 2023 kita juga mengalami defisit. Tapi saat itu, berkat koordinasi Sekda dan Forkopimda, kondisi tersebut bisa ditangani,” ujar Eet kepada awak media, Senin (7/7/25).

Lebih lanjut, ia menilai kondisi defisit pada 2024 memiliki dinamika berbeda karena adanya pergantian kepemimpinan sebanyak empat kali dalam satu tahun. Dimulai dari Gubernur Syamsuar, lalu digantikan oleh Wakil Gubernur Edi Natar Nasution, kemudian Penjabat (Pj) Gubernur SF Hariyanto, dan terakhir Pj Gubernur Rahman Hadi.

“Empat pemimpin ini tentu punya gaya dan kebijakan berbeda-beda. Ini berdampak pada postur anggaran kita,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa struktur pendapatan APBD Riau sangat bergantung pada Dana Bagi Hasil (DBH) Migas. Pada 2024, target DBH Migas sebesar Rp1,6 triliun, namun yang terealisasi hanya Rp200 miliar.

“Pemerintah pusat tampaknya sudah punya skenario tersendiri. Ini berdampak pada banyak daerah, termasuk Riau, dan menyebabkan defisit,” terangnya.

Terkait wacana pembentukan Pansus, Eet justru mempertanyakan motif di baliknya. Ia menuding bahwa rencana tersebut bisa jadi bermuatan politis, khususnya terhadap SF Hariyanto.

“Ada apa ini? Apakah karena beliau disebut-sebut bakal maju jadi Ketua Golkar? Ini patut jadi catatan. Kita semua tahu betul bagaimana proses APBD itu berjalan,” tegasnya.

Eet menilai, DPRD dan Pemprov seharusnya fokus mencari solusi, bukan saling menyalahkan. Ia menyarankan sinergi dan komunikasi yang baik antar lembaga untuk mengatasi defisit yang terjadi.

“Kalau memang mau kerja, mari kita cari solusi bersama. Tidak perlu Pansus, untuk apa? Saya pribadi menolak pembentukan Pansus. Fokus kita adalah menyelamatkan keuangan daerah,” tutupnya.

Sebelumnya, sejumlah organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus menyampaikan desakan ke DPRD Riau untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) guna menyelidiki Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI yang menyoroti defisit anggaran fantastis bernilai Rp1,7 triliun.

Aksi protes disampaikan dengan mengirimkan deretan papan bunga di depan Gedung DPRD Riau yang bertuliskan usut defisit anggaran. Bukan sebagai simbol ucapan selamat, melainkan sebagai bentuk perlawanan mewakili keresahan rakyat Riau atas hilangnya uang daerah.

Ketua GMNI Riau, Teguh, menegaskan defisit bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan luka besar bagi rakyat. "Setiap rupiah di kas daerah adalah hasil keringat masyarakat. Kita pantas bertanya ke mana perginya uang sebesar itu?" ujarnya.***(mok).*** (RIAU TERKINI.COM)
Sumber: Riauterkini.com

Politik
Berita Terkait
  • Kamis, 23 Apr 2026 08:24

    KAMPAK Rohil Kembali Protes, Pertanyakan Kinerja Aparat Rohil

    Rokan Hilir-Koalisi Aksi Mahasiswa Pemuda Anti Kriminal Rokan Hilir (KAMPAK Rohil) kembali melakukan aksi protes dengan membentangkan empat spanduk di sejumlah titik strategis pada Rabu (22/04/2026).A

  • Kamis, 23 Apr 2026 08:04

    Kapolda Riau Tekankan Pendekatan Humanis, Kunci Bangun Kepercayaan Publik di Era Digital

    Pekanbaru-Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa kunci utama membangun kepercayaan publik terhadap Polri terletak pada pendekatan yang humanis dan komunikasi yang efektif di tengah derasny

  • Minggu, 19 Apr 2026 11:30

    Dua Paket Sabu Disita, Polres Dumai Ringkus Tersangka di Bukit Kapur

    DUMAI - Berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas transaksi narkotika, Satuan Reserse Narkoba Polres Dumai bergerak cepat hingga berhasil mengungkap kasus peredaran sabu di wila

  • Jumat, 17 Apr 2026 20:14

    Mahasiswa Geruduk Polres Rohil Minta Copot Kapolres Rohil

    UJUNGTANJUNG-Sekitara 50 gabungan Mahasiswa Rohil mengadakan aksi unjuk Rasa Kamis (17-4-2026) di dipan Mapolres Rokan Hilir.Mahasiswa bergerak dari Kota Bagansiapiapi sekitar pukul 14.00 Wib dan samp

  • Jumat, 17 Apr 2026 11:57

    Satres Narkoba Polres Dumai Amankan Paket Sabu Dari Dua Tempat Yang Berbeda

    DUMAI-Gerak cepat aparat Satres Narkoba Polres Dumai kembali membuahkan hasil dalam pengungkapan kasus peredaran narkotika di wilayah Dumai Selatan. Berdasarkan laporan masyarakat yang ditindaklanjuti

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.