Rabu, 03 Jun 2026
  • Home
  • Sosial
  • 10 Jam Mati Lampu, Sebagian Warga Pekanbaru Keluhkan Layanan PLN

10 Jam Mati Lampu, Sebagian Warga Pekanbaru Keluhkan Layanan PLN

Jumat, 31 Jul 2015 15:56
PEKANBARU-Sebagian warga Marpoyan Damai Pekanbaru Jum'at (31/7/15) resah. Pasalnya, sudah sejak dini hari pukul 05.00 wib mengalami pemadaman listrik dari PLN.

Aktivitas rumah tangga yang sehari-harinya menggantungkan pada peralatan listrik menjadi terganggu. Seperti mesin cuci, rice cooker, lemari es, hingga aktivitas menggosok pakaian dan mesin air.

"Mati lampu pas di jam sibuk dan lama pula nyala-nya. Jadi kerepotan mengerjakan pekerjaan rumah tangga dan mengurus keluarga," terang Yulizar, ibu rumah tangga yang tinggal di Jl Kertama Pekanbaru.

Hal senada dikatakan Fani. Warga Jl Inpres Pekanbaru. Ia menyesalkan pihak PLN yang tidak tanggap untuk segera melakukan tindakan yang menyusahkan pelanggannya.

"Seharusnya PLN cepat tanggap ketika terjadi mati lampu di rumah pelanggannya. Ini sampai lebih 10 jam tidak juga dilakukan tindakan," katanya kesal.

Terkait dengan hal itu, Humas PLN WRKR Riau, Sarno mengatakan bahwa pemadaman listrik terjadi karena adanya kerusakan di kabel bawah tanah dari Gardu Induk Garuda Sakti Panam. Hal itu membuat terjadinya pemadaman listrik di jalur kerusakan kabel tersebuÞ.

"Saat ini, tim dari PLN tengat melakukan pencarian titik gangguannya. Karena memang untuk mencari titik gangguan kabel bawah tanah sulit. Harus menggunakan metal detector," terang Sarno.

Menurutnya, arus kabel bawah tanah sudah oberload. Sehingga PLN harus kembali membangun jaringan kabel bawah tanah agar bisa dibagi (dikurangi) overload beban itu. Namun masalah perijinan pembangunan kabel bawah tanah masih belum keluar.(rtc)
Sosial
Berita Terkait
  • Selasa, 02 Jun 2026 17:49

    Peringatan Hari Lahir Pancasila, 800 Warga Puncak Jaya Kirab Bendera 50 Meter

    Puncak Jaya-Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, diwarnai dengan aksi kolosal pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 50 meter, Senin (1/6/2026). Aksi Ki

  • Selasa, 02 Jun 2026 17:44

    Hutan Adat Imbo Putui Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan

    Kampar-Hutan Adat Imbo Putui di Desa Petapahan, Kabupaten Kampar, kini hadir menjadi destinasi wisata alam pilihan berbasis konservasi unggulan di Provinsi Riau. Melalui Program Desa Wisata, kawasan y

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:30

    Jelang Musim Kemarau, RAPP Dukung Upaya Pemkab Pelalawan Perkuat Pencegahan Karhutla .

    PANGKALAN KERINCI-Menjelang musim kemarau tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pelalawan menggelar Apel Kesiapsiagaan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lapangan Kantor

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:22

    26 Tahun Dimakamkan, Jenazah Abu Zamroh Warga Inhu Riau Ditemukan Masih utuh Saat Pemindahan Makam

    Saat sang ayah meninggal dunia, Miyos baru saja menyelesaikan pendidikan SMP dan berusia sekitar 15 tahun.Ia masih mengingat kondisi keluarga mereka saat itu yang hidup dalam kondisi susah.Rumah seder

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:00

    Pasca Libur Idul Adha, Permohonan Paspor di Imigrasi Bengkalis Tetap Normal

    BENGKALIS-Pelayanan keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis pasca libur bersama Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi terpantau berjalan normal tanpa adanya lonjakan signifikan, baik untuk

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.