Jumat, 22 Mei 2026

51 Warga Terima Kartu Pokmaswas

Laporan : Sabri
Kamis, 17 Des 2015 16:17
Sabri
Pj Bupati Bengkalis Saat Menyerahkan Kartu Pokmaswas Kepada salah satu ketua kelompok Iskandar
BENGKALIS – Sebanyak 51 warga kecamatan Bantan, Kamis (17/12/2015) menerima kartu tanda pengenal (KTP) Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) sumberdaya kelautan dan perikanan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Kartu Pokmaswas kepada empat kelompok ini diserahkan langsung oleh Penjabat Bupati Bengkalis, Ahmad Syah Haroffie pada peringatan Hari Nusantara tingkat Kabupaten Bengkalis, di halaman kantor Bupati Bengkalis, Kamis kemarin.

Keempat Pokmaswas ini adalah, Pokmaswas Prepat, Desa Teluk Pambang 18 kartu diterima oleh perwakilan M Ali, Pokmaswas Kasih Sayang Desa Muntai sebanyak 10 kartu diterima Iskandar, Pokmaswas Permata Bahari Desa Kuala Alam sebanyak 10 kartu diterima Zulkifli dan Pokmaswas PNJS Desa Deluk sebanyak 13 kartu diterima Zainuddin.

Sejauh ini jumlah Pokmaswas sumberdaya kelautan dan perikanan di Kabupaten Bengkalis sudah mencapai 23 kelompok dengan anggota sebanyak 230 orang. Dari total tersebut, kelompok yang telah mendapatkan kartu mencapai 150 orang, dari 13 Pokmasmwas. Keteria Pokmaswas dibagi dalam kelompok perikanan tangkap, ekosistem dan budidaya.

Kehadiran Pokmaswas ini mempunyai tugas dan peran untuk menjaga kawasan bakau atau mangrove yang menjadi ekosistem perikanan, agar tetap lestari. Seperti yang ditelah dilakukan oleh keempat Pokmaswas yang baru saja menerima kartu, sejauh ini telah melakukan perannya menjaga dan melestarikan hutan mangrove di daerahnya. Kedepan kawasan hutan mangrove yang telah dirawat dan dilestarikan akan dijadikan kawasan eko mina wisata.

Pj Bupati Bengkalis, Ahmad Syah Harrofie mengatakan, keberadaan anggota Pokmaswas ini sangat penting untuk menjaga dan menanggulangi masalah kerusakan lingkungan kawasan pesisir. Anggota Pokmaswas yang telah menerima kartu ini diharapkan untuk semakin meningkatkan perannya dalam menjaga dan melestarikan kawasan hutan mangrove.

Keberadaan Pokmasmas memberikan kontribusi dan sinergi dalam melakukan pengawasan terhadap pelestarian lingkungan ekosistem perikanan dan kelautan. Apalagi, kawasan perairan dan kelautan menjadi salah satu tempat mencari  nafkah para nelayan di kawasan pesisir pantai.(Sbi)
Sosial
Berita Terkait
  • Jumat, 22 Mei 2026 16:37

    Kuansing Raih Penghargaan Tingkat Regional Penyaluran DAK

    RENGAT- Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi kembali menorehkan prestasi di tingkat regional dengan meraih penghargaan penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Desa terbaik tahun 2026.Penghargaa

  • Jumat, 22 Mei 2026 16:33

    Perkuat Kemajuan Pendidikan Vokasi di Riau, AHM dan Capella Honda Resmikan Pos AHASS TEFA di SMKN 3 Mandau Duri

    DURI-Sebagai bentuk komitmen nyata dalam memajukan dunia pendidikan vokasi di Tanah Air, PT Astra Honda Motor (AHM) bersama Main Dealer Honda wilayah Riau, PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) meresmika

  • Jumat, 22 Mei 2026 15:55

    Pekerja dan Mitra PHR Berhasil Kumpulkan 235 Kantong Darah

    BAGANSIAPIAPI-Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh para pekerja dan mitra kerja PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) melalui aksi donor darah massal yang berlangsung penuh semangat dan antusia

  • Jumat, 22 Mei 2026 15:21

    Universitas Hang Tuah Pekanbaru Mewisuda 431 Sarjana

    PEKANBARU-Universitas Hang Tuah Pekanbaru (UHTP) menyelenggarakan sidang senat terbuka dalam rangka wisuda ke-8 Magister, Sarjana, Profesi dan Diploma 3 Semester Gasal 2025/2026. Kali ini UHTP mewi­s

  • Jumat, 22 Mei 2026 15:15

    Semburan Api-Gas Muncul di Aceh Utara saat Warga Bikin Sumur Bor Baca artikel detiksumut,

    Aceh Utara - Semburan lumpur disertai gas dan kobaran api muncul saat warga Desa Blang Rubek, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara membuat sumur bor di areal kebun sawit. Semburan disebut mencapai ketinggi

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.