Jumat, 19 Jun 2026
  • Home
  • Sosial
  • Asian Agri Dukung Pengelolaan Gambut Berkelanjutan melalui Program Desa Mandiri Peduli Gambut di Riau

Asian Agri Dukung Pengelolaan Gambut Berkelanjutan melalui Program Desa Mandiri Peduli Gambut di Riau

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 19 Jun 2026 11:33
PANGKALAN KERINCI â€" Asian Agri melalui unit bisnisnya, PT Mitra Unggul Pusaka (MUP), menggelar seremonial Program Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG) di Desa Sotol, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau pada Sabtu (13/6). Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap upaya pemerintah dalam melindungi ekosistem gambut melalui pemberdayaan masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi yang berkelanjutan.

DMPG merupakan program pemerintah di bawah Kementerian Lingkungan Hidup yang berfokus pada restorasi dan pengelolaan ekosistem gambut berbasis pemberdayaan masyarakat. Program ini bertujuan mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.


Sebagai bagian dari implementasi program tersebut di Desa Sotol, PT MUP memberikan dukungan berupa pembangunan sekat kanal, penyediaan keramba, benih dan pakan ikan, serta pendampingan kepada masyarakat.

"Melalui Program DMPG, kami ingin mendorong peran aktif masyarakat agar mampu secara mandiri melaksanakan perlindungan dan pengelolaan ekosistem gambut di desanya. Harapannya, upaya menjaga gambut dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar Putu Grhyate Yonata Aksa, Senior Manager Sustainability Operations & CSR.


Sementara itu, Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Riau Heri Masjudi menjelaskan bahwa pembangunan sekat kanal dan budidaya ikan menjadi bagian penting dalam pendekatan Program DMPG. Menurutnya, setelah lahan gambut dibuka, pengelolaan air menjadi faktor utama untuk menjaga kelembapan gambut sekaligus mengurangi risiko kebakaran.

"Gambut yang dibuka akan kehilangan air sehingga menjadi kering dan lebih mudah terbakar. Karena itu dibangun sekat kanal agar air tetap tertahan di dalam kanal, sehingga kelembapan lahan gambut tetap terjaga," jelasnya.

Ia menambahkan, program ini juga mengembangkan budidaya ikan patin, baung, dan gabus karena ketiga jenis tersebut dinilai sesuai dengan karakteristik perairan di lahan gambut. Ke depan, ketiganya akan dipantau untuk mengetahui jenis yang memberikan hasil terbaik sehingga dapat menjadi acuan bagi pengembangan budidaya ikan oleh masyarakat.

Pendekatan tersebut mendapat sambutan positif dari Pemerintah Desa Sotol. Sekretaris Desa Sotol M. Tiar mengatakan Program DMPG memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mulai mengembangkan budidaya ikan di lahan gambut, sesuatu yang sebelumnya belum pernah dilakukan di desa tersebut. Menurutnya, inisiatif ini juga membuka peluang bagi masyarakat untuk memanfaatkan potensi lahan gambut secara lebih produktif.

"Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan program ini dengan baik sehingga budidaya ikan di lahan gambut dapat terus berkembang. Ke depan, bukan hanya menjadi sumber penghasilan, tetapi juga berpotensi menjadi daya tarik agrowisata bagi Desa Sotol," katanya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, perusahaan, dan masyarakat, Program DMPG di Desa Sotol diharapkan dapat menjadi contoh pengelolaan ekosistem gambut yang mampu mengurangi risiko karhutla sekaligus membuka peluang ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/asian-agri-dukung-pengelolaan-gambut-berkelanjutan-melalui-program-desa-mandiri-peduli-gambut-di-riau.html

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.