Senin, 01 Jun 2026
  • Home
  • Sosial
  • Dirun, 15 Tahun Jajakan Dagangan Gunakan Sepeda dengan Kaki tak Normal

SOSIAL

Dirun, 15 Tahun Jajakan Dagangan Gunakan Sepeda dengan Kaki tak Normal

Laporan : Afriyanto
Selasa, 24 Jan 2017 15:50
Afriyanto
Dirun saat menjajakan dagangannya di seputaran Bagan Sinembah.
BAGANSINEMBAH - Sakit tidak membuatnya untuk berhenti mencari kebutuhan hidup. Itulah yang saat ini dirasakan laki-laki paruh baya dengan berjualan keliling menggunakan sepeda ontel. Mendengar hal itu mungkin masih wajar untuk diketahui. Tetapi masalahnya ia harus mendayung sepeda maupun berjalan kaki dengan kondisi yang tidak normal. 

Siapa dia, Dirun (56) warga kepenghuluan kencana, Tanah Bawah, kecamatan Bagan Sinembah, Kaki sebelah kannanya mengalami "maaf" cacat. Pekerjaan yang ia tekuni selama 15 tahun dengan kondisi seperti itu tak membuatnya berkecil hati dan pantang menyerah. Apapun pekerjaannya selagi halal. Selama itu pula ia bisa membesarkan kedua anaknya yang saat ini sudah berkeluarga.

Kepada Spiritriau.com, Selasa (24/1/2017), laki-laki berambut putih dan memiliki tahi lalat dikeningnya ini bercerita tentang kaki sebelah kanannya mengalami cacat.

" Kejadiannya lima belas tahun yang lalu nak. Sewaktu itu saya bekerja membuat sumur. Saat itulah kaki saya mengalami cedera fatal. Setelah itu berobat beberapa bulan dan sampai pada saat ini benjolan di kaki kanan saya masih terlihat dan kalau berjalan kelihatan tidak seperti biasanya, "ceritanya.

Sejak itu ia harus mencari pekerjaan yang baru. Dengan fisik kaki sebelah kanannya ia mencoba dan berusaha menggeluti pekerjaan sebagai pedagang jajanan keliling. Terbilang lama ia melakoninya, lima belas tahun. Selama itu pula ia berteman dengan sepeda ontel nya mengelilingi wilayah seputaran kecamatan Bagan Sinembah.

Adapun jualan yang dijual Dirun seperti yang dilihat Spiritriau.com,  buah-buahan dan makanan ringan.
Keuntungan ia peroleh cukup menambah keperluan isi dapur.

Dikatakannya, keuntungan ia peroleh 50 ribu rupiah, "Ia nak, saya cuman mendapat keuntungan 50 ribu. Itu sudah bersyukur apabila laku jualan saya, "ungkapnya.

Lanjutnya lagi bercerita, berapa rejeki yang ia dapat itulah yang sampai pada saat sekarang ini ia dapatkan, "Saya berjualan hanya mulai lepas tengah hari. Paginya saya dirumah dan mencari makanan untuk dijual kembali, "pungkasnya. (aft)
Sosial
Berita Terkait
  • Rabu, 27 Mei 2026 12:36

    Qurban Idul Adha 1447 H, Sedinginan Potong 70 Sapi Dan 10 Ekor Kambing

    Rohil-Idul Adha 1447 H, Kelurahan Sedinginan Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rohil, menyembelih 70 ekor sapi dan 10 ekor kambing pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijrah, Rabu (27/5/26). Penyembeliha

  • Jumat, 08 Mei 2026 09:36

    Transformasi Alun-Alun Tanjung Sawit: Dari Lapak Sederhana Menjadi Ikon Ekonomi Desa Terbaik di Riau

    Pekanbaru -Wajah Alun-Alun di Desa Tanjung Sawit, Kecamatan Tapung, kampar  kini berubah total. Kawasan yang sebelumnya dipenuhi deretan pedagang menggunakan gerobak kayu dan tenda seadanya kini

  • Senin, 04 Mei 2026 09:09

    Bupati Inhil Herman Dorong Konsolidasi Politik di Muscab IX PPP

    Indragiri Hilir-Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, menegaskan pentingnya konsolidasi partai politik dan penguatan sinergi dengan pemerintah daerah dalam menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) IX P

  • Kamis, 30 Apr 2026 17:53

    Hingga 30 April, 2.653 Jemaah Haji Riau Terbang ke Tanah Suci

    PEKANBARU - Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Provinsi Riau telah memberangkatkan 2.653 jemaah haji asal Riau ke Tanah Suci hingga Rabu, 30 April 2026. Pemberangkatan dilakukan melalui enam kelomp

  • Kamis, 30 Apr 2026 17:51

    Abaikan Sengketa Informasi, Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau

    Pekanbaru-Komisioner Komisi Informasi Provinsi Riau, H. Zufra Irwan, S.E., M.M., Sp.Ap, mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau, H. Erisman Yahya, M.H, yang mengabaikan bahkan melecehkan proses persidan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.