Ketum PB HMI
HMI Minta Riau Menjadi Tuan Rumah yang Baik
Laporan :Joko Prasetyo
Jumat, 31 Jul 2015 08:24
"Kami berharap Riau menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan Kongres HMI. Saya minta agar Plt Gubernur Riau berdiri yang diwakili oleh Pak Ahmad Syahrofie, " kata Arief Rosyid Hasan saat memberikan sambutan dalam silaturrahim Majelis Nasional KAHMI di gedung DPR Jakarta, Kamis (30/7) malam.
Permintaan dan perkenalan kepada provinsi Riau itu sontak memperoleh tepuk tangan dari sekitar 500 lebih hadirin. Harapan Arief kepada provinsi Riau memberikan pelayanan terbaik itu terbilang normatif yakni agar negeri Bumi Lancang Kuning itu bisa memuliakan tamu. Pasalnya undangan yang bakal hadir memiliki harapan besar terhadap bangsa ini, apalagi anak muda merupakan pilar masa depan bangsa. HMI pun sudah teruji dan membuktikan hal tersebut dalam kaderisasi kepemimpinan nasional di Indonesia.
"Dalam Islam diajari untuk menyambut dan menghormati tamu yang layak agar lahir pemimpin Islam yang terbaik, " katanya.
Hadir dalam acara silaturrahmi diantaranya Ketua Presidium KAHMI Mahfud MD dan beberapa mantan Ketum PB HMI dan senior HMI seperti Fahmi Idris, Akbar Tandjung, Dien Syamsuddin
Asisten I Setdaprov Riau Ahmad Syah Harofie yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Sekretaris DPRD Riau (Sekwan) Ahmadsyah Harofie hadir dalam silaturrahim Majelis Nasional KAHMI menggantikan Pelaksana Tugas Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman yang berhalangan hadir karena adanya persiapan acara di Pekanbaru pada Jum'at (31/7) pagi.
"Tidak semua menjadi tanggungjawab Pemda Riau. Sesuai UU, kami hanya akan memfasilitasi Kongres HMI yang diperkirakan dihadiri 3000 undangan, " ujarnya.
Harofie menyatakan pihaknya siap menjadi tuan rumah yang baik dalam pergelaran iven nasional Kongres HMI yang merupakan kalikedua setelah pada tahun 1992 Riau juga pernah menjadi tuan rumah ketika Yahya Zaini menjadi Ketua Umum PB HMI.
Sementara Ketua MPR Zulkifli Hasan dalam sambutannya menegaskan tujuan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) adalah mempertahankan NKRI dan mempertinggi derajat kehidupan masyarakat. Dengan demikian tujuan HMI sesuai dengan janji-janji kebangsaan," katanya.
"Karena itu kami mengajak semua orang untuk mengkaji sistem tata negara; apakah presidensial atau semi presidensial; apakah otonomi daerah atau sudah lebih liberal; serta bagaimana hubungan antara pemerintah pusat dengan daerah. Hal-hal yang serius ini perlu dibincangkan," ujarnya.
Sedangkan Mahfud mengajak kepada alumni HMI sebagai warga negara untuk menjadikan halal bihalal sebagai wahana untuk mengembalikan Indonesia ke idul Fitri 1436H. Idul fitri dalam tinjauan kebangsaan adalah kesepakatan kerukunan.(tio) Sosial
Bupati Rohil Pimpin Senam Massal di CFD
Bagansiapiapi-Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Lapangan Taman Budaya Purna MTQ, Komplek Perkantoran Batu Enam, Bagansiapiapi, Minggu (19/7/2026). Ribua
Rekomendasi Sampo Non SLS Brand Lokal, Bikin Rambut Sehat dan Anti Rontok
JAKARTA - Beralih ke sampo bebas SLS (Sodium Lauryl Sulfate) memang pilihan yang sangat tepat, terutama kalau kamu punya kulit kepala yang sensitif, rambut diwarnai, atau helaian rambut yang rent
Camilan Sehat ala Menkes Budi, Tetap Enak Tanpa Diet Ekstrem
JAKARTA â€" Menerapkan gaya hidup sehat bisa diawali dari konsumsi makanan. Namun terkadang, kita sering bingung bagaimana cara memilah dan memilih makanan yang sehat, hingga akhirnya merasa semua mak
Jaga Jantung Tetap Sehat di Usia Muda, Kardio dan Angkat Beban Jadi Olahraga Paling Ideal
JAKARTA - Menjaga kesehatan jantung tidak harus dilakukan saat memasuki usia tua, melainkan harus dibiasakan sejak muda. Dua jenis olahraga yang direkomendasikan untuk kesehatan jantung adalah ka
Asrul Azis Taba Tersangka Kasus Kuota Haji Kembali Ajukan Praperadilan
JAKARTA - Komisaris PT Raudah Eksati Utama sekaligus mantan Ketua Umum Asosiasi Kesthuri, Asrul Azis Taba, kembali mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kali ini,