Jumat, 22 Mei 2026
  • Home
  • Sosial
  • Ketua Yayasan Tionghoa Bengkalis Tegaskan Tidak Ada Rencana Perluasan TPU

Sosial,

Ketua Yayasan Tionghoa Bengkalis Tegaskan Tidak Ada Rencana Perluasan TPU

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 22 Jul 2025 14:47
RIAU AKTUAL.COM
Ketua Yayasan Sosial Masyarakat Tionghoa (YSMT) Bengkalis, Rubi Handoko atau akrab disapa Akok, menyatakan bahwa saat ini tidak terdapat rencana perluasan lahan pemakaman Tionghoa di Jalan Gatot Subroto, Gang Sederhana, Kelurahan Rimbasekampung, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Pernyataan tersebut disampaikan Rubi sebagai tanggapan atas penolakan warga setempat terhadap dugaan rencana perluasan area pemakaman yang selama ini telah beroperasi.

"Kami memang menerima hibah tanah dari warga, tetapi hingga saat ini belum ada rencana untuk memperluas lahan pemakaman. Lahan yang tersedia saat ini cukup untuk kebutuhan hingga 60 tahun ke depan," ujar Rubi kepada Riauaktual.com, Selasa (22/7/2025).

Isu ini mencuat setelah masyarakat Kelurahan Rimbasekampung menyampaikan penolakan secara resmi dalam sebuah rapat yang digelar di Masjid Dharul Wustho, Kampung Tengah, pada Minggu (20/7/2025).

Pertemuan tersebut dihadiri warga dari RT 01, RT 02, RT 03, Ketua RW 03 dan RW 04, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam rapat itu, warga menyepakati tujuh poin keberatan yang dirumuskan dalam sebuah berita acara. Salah satu poin utama adalah permintaan agar lokasi pemakaman dipindahkan ke area lain yang lebih jauh dari permukiman penduduk.

"Kami tidak menolak niat baik yayasan. Namun lokasi ini terlalu dekat dengan permukiman, masjid, dan lokasi pembangunan pondok pesantren. Kami hanya ingin lingkungan kami tetap nyaman dan tenang," ujar Ketua RW 03, H. Eli Yohanes.

Ketua RT 02, Ikes, menambahkan bahwa lokasi yang dipermasalahkan juga berdekatan dengan akses jalan utama yang telah disemenisasi dan digunakan warga untuk aktivitas harian.

"Masalah ini bukan sekadar lokasi pemakaman. Ini juga menyangkut kenyamanan, keselamatan, dan masa depan masyarakat di sekitar," ujarnya.

Warga berharap pemerintah daerah, pihak yayasan, dan semua pemangku kepentingan dapat mengambil keputusan yang adil dan bijak guna menghindari potensi konflik sosial di masa mendatang.

Sementara itu, pihak yayasan menyatakan akan terus menjalin komunikasi dengan masyarakat dan terbuka terhadap masukan yang membangun.***(Riau Aktual.com)
Sumber: RIAU AKTUAL.COM

Sosial
Berita Terkait
  • Jumat, 08 Mei 2026 09:36

    Transformasi Alun-Alun Tanjung Sawit: Dari Lapak Sederhana Menjadi Ikon Ekonomi Desa Terbaik di Riau

    Pekanbaru -Wajah Alun-Alun di Desa Tanjung Sawit, Kecamatan Tapung, kampar  kini berubah total. Kawasan yang sebelumnya dipenuhi deretan pedagang menggunakan gerobak kayu dan tenda seadanya kini

  • Senin, 04 Mei 2026 09:09

    Bupati Inhil Herman Dorong Konsolidasi Politik di Muscab IX PPP

    Indragiri Hilir-Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Herman, menegaskan pentingnya konsolidasi partai politik dan penguatan sinergi dengan pemerintah daerah dalam menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) IX P

  • Kamis, 30 Apr 2026 17:53

    Hingga 30 April, 2.653 Jemaah Haji Riau Terbang ke Tanah Suci

    PEKANBARU - Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Provinsi Riau telah memberangkatkan 2.653 jemaah haji asal Riau ke Tanah Suci hingga Rabu, 30 April 2026. Pemberangkatan dilakukan melalui enam kelomp

  • Kamis, 30 Apr 2026 17:51

    Abaikan Sengketa Informasi, Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau

    Pekanbaru-Komisioner Komisi Informasi Provinsi Riau, H. Zufra Irwan, S.E., M.M., Sp.Ap, mengecam sikap Kadisdik Provinsi Riau, H. Erisman Yahya, M.H, yang mengabaikan bahkan melecehkan proses persidan

  • Senin, 27 Apr 2026 18:18

    Lebih Cepat dari Target, Tim Penyelaras PWI Pusat Tuntaskan AD/ART

    Jakarta - Tim Penyelaras Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), Kode Etik Jurnalistik (KEJ), dan Kode Perilaku Wartawan (KPW) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat berhasil menuntaskan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.