Rabu, 10 Jun 2026
  • Home
  • Sosial
  • Melirik Kampung Bali yang Butuh Perhatian Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir

Sosial

Melirik Kampung Bali yang Butuh Perhatian Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir

Laporan : Hendra Dedi Syahbudi
Rabu, 02 Mei 2018 14:42
Hendra Dedi Syahbudi
Wisatawan lokal bersama pemuda setempat berfoto di Pura Ghanathana.
ROKANHILIR-Kampung Bali, begitu namanya orang-orang Dusun Sumber Makmur Kepenghuluan Pasir Putih  Kecamatan Balai Jaya  Kabupaten Rokan Hilir menyebutnya.

Disebut sebagai "Kampung Bali" lantaran penduduk di sana semua asli orang Bali yang merantau ke pulau Sumatera untuk mengadu nasib.

Video : Tonton untuk melihat suasana Kampung Bali

Ditemui SpiritRiau.com di lokasi, Made Agus (22) yang merupakan pemuda asli tempatan mengisahkan bahwa Kampung Bali itu ada sejak tahun 1990, masa itu sekitar 20 Kepala Keluarga mencoba mengadu nasib sebagai Buruh Harian Lepas (BHL) di PT. Salim Ivomas Pratama yang masa itu proses pembukaan perkebunan.

Mengingat warga di kampung itu merupakan suku Bali yang mayoritas beraga Hindu, maka para orang tua masa itu berdiskusi untuk mendirikan sebuah Pura sebagai tempat ibadah mereka.

Setelah ditemui kata sepakat, sedikit demi sedikit dana dikumpulkan secara swadaya, sehingga pada tahun 1995 maka dibangunlah Pura yang diberinama "Pura Ghanathana" tepat di pinggiran kampung tersebut.

Mengingat dana yaang masih minim, maka saat itu, Pura Ghanathana dibangun ala kadarnya dengan menggunakan kayu dan bambu.

Dengan kegigihan warga setempat, maka tahun demi tahun Pura tersebut dibenahi, maka hingga pada tahun 2006 Pura tersebut sudah dibangun secara permanen.

Dalam kurun waktu itu pulalah sedikit demi sedikit warga kampung bali itu ada yang memilih berpindah tempat untuk mengadu nasib.

"Saat ini hanya tinggal 12 Kepala Keluarga saja yang menetap di sini," terang Made Agus saat ditemui spiritriau.com kemarin.

Agus juga mengisahkan, sejak berdirinya Pura tersebut, belum pernah Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir memberikan bantuan untuk rumah ibadah tersebut.

"Hanya pak Aseng (Ir Siswaja Muljadi) anggota Dewan yang sudah pernah membantu, itu dua kali dia bantu," ungkapnya.

Ia menuturkan, hingga saat ini, upacara keagamaan masih tetap dilakukan di Pura tersebut, bahkan tidak sedikit warga Kecamatan Balai Jaya dan Bagan Sinembah yang datang untuk berkunjung melihat Pura tersebut.

"Bahkan nggak sedikit juga orang sengaja datang hanya untuk berfoto ria, ada juga yang buat Pra Wedding," terangnya.

Namun, Made Agus juga mengakui bahwa lokasi kampung bali ini terbilang jauh dari jalan Lintas, sehingga membuat warga yang inging melihat budaya Bali ini enggan datang. "Jarak dari jalan lintas sekitar 6 Km," terangnya.

Ia berharap, kiranya pemerintah daerah dapat memberikan sedikit perhatian kepada Pura mereka, setidaknya dapat membantu untuk memperindah Pura tersebut agar lebih menarik lagi, sehingga bagi warga masyarakat yang ingin menyaksikan budaya asli Bali tidak perlu jauh-jauh harus ke Bali.

"Budaya kami di sini asli Bali, upacara - upacara adat masih terus kami lalukan di sini meski dengan tempat yang apa adanya. Namun tetap kami mengharapkan sentuhan dari pemerintah untuk memperindah Pura ini, sehingga bagi warga yang berkunjung juga merasa puas tanpa harus ke Bali," harapnya.

"Dan sesuai dengan tahun Caka, tanggal 30 Mei ini kami akan merayakan hari raya galungan di Pura ini, bagi warga masyarakat yang ingin datang melihat kami persilahkan tanpa memungut biaya masuk ke Pura," tandasnya. (ded)

Sosial
Berita Terkait
  • Rabu, 10 Jun 2026 16:10

    Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora Pimpin Penanaman Bibit Mangrove dan Salurankan Bansos di Terusan Kempas

    Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan Green Policing berupa penanaman bibit mangrove dan bakti sosial di Desa Terusan Kempas, Kecama

  • Rabu, 10 Jun 2026 16:08

    KPK Sita Uang Puluhan Juta dari Ruang Kerja Wamen Imigrasi

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai senilai puluhan juta rupiah dari ruang kerja Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim. Temuan tersebut merupakan hasil

  • Rabu, 10 Jun 2026 15:31

    Sudah Lihat Kekuatan Lawan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026, Ismael Yakin Lolos

    JAKARTA - Timnas Basket U18 Putra Indoneia sudah tiba # ke Thailand. Mereka sudah siap menghadapi persaingan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 yang berlangsung di Krabi, Thailand, 10-14 Juni

  • Rabu, 10 Jun 2026 15:29

    Dua Gugur, 72 Calon Anggota KPID Riau Ikuti Ujian CAT Langsung Diumumkan Besok

    PEKANBARU - Sebanyak dua peserta seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau dipastikan gugur, Keduanya tidak bisa lagi mengikuti tahapan berikutnya setelah tak hadir pada ujia

  • Rabu, 10 Jun 2026 14:50

    Wamendagri Ribka Haluk: Pendidikan Kunci Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045

    Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Menurutnya, pembangunan infrastr

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.