Jumat, 24 Apr 2026
  • Home
  • Teknologi
  • AI Dikhawatirkan Memberontak, Pakar Saran Kasih Naluri Keibuan

Tehnologi,

AI Dikhawatirkan Memberontak, Pakar Saran Kasih Naluri Keibuan

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 15 Agu 2025 08:48
cakaplah.com
Geoffrey Hinton, yang dikenal sebagai bapak AI (kecerdasan buatan), khawatir teknologi yang ia bantu bangun dapat memusnahkan umat manusia. Menurutnya, para pakar teknologi mengambil pendekatan yang salah untuk menghentikannya.

Hinton, ilmuwan komputer peraih Nobel dan mantan eksekutif Google, pernah memperingatkan ada kemungkinan 10% hingga 20% AI memusnahkan manusia.

Ia menyatakan keraguannya tentang bagaimana perusahaan teknologi berusaha memastikan manusia tetap dominan atas sistem AI yang patuh.

"Itu tidak akan berhasil. Mereka akan jauh lebih pintar dari kita. Mereka akan memiliki berbagai cara untuk mengakalinya," kata Hinton di Ai4, konferensi industri di Las Vegas, dikutip dari CNN.

Di masa depan, sistem AI mungkin dapat mengendalikan manusia semudah orang dewasa menyuap anak dengan permen. Ketimbang memaksa AI tunduk pada manusia, Hinton menyajikan solusi menarik yaitu membangun 'naluri keibuan' ke model AI, sehingga mereka benar-benar peduli pada manusia bahkan setelah menjadi lebih canggih dan lebih pintar.

"Sistem AI akan dengan sangat cepat mengembangkan dua subtujuan, jika mereka cerdas. Satu adalah untuk tetap hidup dan subtujuan lainnya adalah mendapat lebih banyak kendali. Ada alasan kuat untuk percaya bahwa AI agen apa pun akan mencoba untuk tetap hidup," paparnya.

Itulah mengapa penting untuk menumbuhkan rasa welas asih dalam AI seperti para ibu memiliki naluri dan tekanan sosial untuk merawat bayi mereka. Ia mengakui tidak yakin bagaimana hal itu bisa dilakukan secara teknis, tapi menekankan para peneliti harus mengerjakannya.

"Itulah satu-satunya hasil yang baik. Jika ia tidak menjadi orang tua saya, ia akan menggantikan saya. Para ibu AI super cerdas dan penuh perhatian ini, kebanyakan dari mereka tidak ingin menghilangkan naluri keibuan mereka karena mereka tidak ingin kita mati," demikian teorinya.

Tidak semua orang setuju dengan saran Hinton. Fei-Fei Li, yang dikenal sebagai ibu 'baptis AI' karena karyanya di bidang ini, mengatakan ia dengan hormat tidak setuju dengan Hinton.

"Saya pikir itu cara yang salah untuk membingkainya," ujar Li, salah satu pendiri dan CEO startup kecerdasan spasial World Lab ini. Li lebih menyerukan AI yang berpusat pada manusia dan menjaga martabat manusia.

"Merupakan tanggung jawab kita di setiap level untuk menciptakan dan menggunakan teknologi dengan cara paling bertanggung jawab. Dan tidak seorang pun boleh diminta atau memilih untuk melepaskan martabat kita," kata Li.

Emmett Shear, yang sempat menjabat sebagai CEO sementara OpenAI, mengatakan tidak terkejut bahwa beberapa sistem AI mencoba memeras manusia atau mengabaikan perintah penghentian. "Ini terus terjadi. Ini tidak akan berhenti terjadi. AI saat ini relatif lemah, tapi mereka lebih kuat dengan sangat cepat," cetusnya.

Shear mengatakan bahwa alih-alih mencoba menanamkan nilai-nilai kemanusiaan ke dalam sistem AI, pendekatan yang lebih cerdas adalah menjalin hubungan kolaboratif antara manusia dan AI.***(Cakaplah.com)

Sumber: cakaplah.com

Tehnologi
Berita Terkait
  • Kamis, 23 Apr 2026 08:24

    KAMPAK Rohil Kembali Protes, Pertanyakan Kinerja Aparat Rohil

    Rokan Hilir-Koalisi Aksi Mahasiswa Pemuda Anti Kriminal Rokan Hilir (KAMPAK Rohil) kembali melakukan aksi protes dengan membentangkan empat spanduk di sejumlah titik strategis pada Rabu (22/04/2026).A

  • Kamis, 23 Apr 2026 08:04

    Kapolda Riau Tekankan Pendekatan Humanis, Kunci Bangun Kepercayaan Publik di Era Digital

    Pekanbaru-Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menegaskan bahwa kunci utama membangun kepercayaan publik terhadap Polri terletak pada pendekatan yang humanis dan komunikasi yang efektif di tengah derasny

  • Minggu, 19 Apr 2026 11:30

    Dua Paket Sabu Disita, Polres Dumai Ringkus Tersangka di Bukit Kapur

    DUMAI - Berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas transaksi narkotika, Satuan Reserse Narkoba Polres Dumai bergerak cepat hingga berhasil mengungkap kasus peredaran sabu di wila

  • Jumat, 17 Apr 2026 20:14

    Mahasiswa Geruduk Polres Rohil Minta Copot Kapolres Rohil

    UJUNGTANJUNG-Sekitara 50 gabungan Mahasiswa Rohil mengadakan aksi unjuk Rasa Kamis (17-4-2026) di dipan Mapolres Rokan Hilir.Mahasiswa bergerak dari Kota Bagansiapiapi sekitar pukul 14.00 Wib dan samp

  • Jumat, 17 Apr 2026 11:57

    Satres Narkoba Polres Dumai Amankan Paket Sabu Dari Dua Tempat Yang Berbeda

    DUMAI-Gerak cepat aparat Satres Narkoba Polres Dumai kembali membuahkan hasil dalam pengungkapan kasus peredaran narkotika di wilayah Dumai Selatan. Berdasarkan laporan masyarakat yang ditindaklanjuti

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.