Sabtu, 18 Apr 2026
  • Home
  • Teknologi
  • Mahasiswa Ciptakan Alat Pembakaran Sampah Minim Asap, Lebih Ramah Lingkungan

Teknologi

Mahasiswa Ciptakan Alat Pembakaran Sampah Minim Asap, Lebih Ramah Lingkungan

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 24 Feb 2026 14:41
(FotoOkezone.com)
JAKARTA â€" Mahasiswa Universitas Budi Luhur menciptakan alat pembakaran sampah dengan emisi asap yang lebih rendah, di Desa Sanghiang, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak. Inovasi dari Kelompok KKN Maja 6 ini menjawab permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga di desa tersebut.

Pasalnya, Desa Sanghiang belum memiliki sistem pengelolaan sampah yang terorganisir dengan baik, sehingga masih terdapat warga yang membakar sampah secara terbuka maupun membuangnya langsung ke aliran sungai. Kondisi ini berpotensi menyebabkan pencemaran lingkungan dan menimbulkan gangguan kesehatan akibat asap serta limbah yang tidak tertangani secara tepat. 

Mahasiswa merancang rocket stove dengan sistem aliran udara yang terkontrol agar proses pembakaran berlangsung lebih efektif. Perangkat ini bekerja dengan menciptakan sirkulasi udara kuat di dalam ruang bakar sehingga suhu tetap tinggi dan stabil. Asap yang dihasilkan pada tahap awal kemudian dialirkan kembali ke dalam tungku untuk melalui proses pembakaran lanjutan (secondary combustion).

Melalui mekanisme tersebut, emisi asap yang dilepaskan dapat diminimalkan secara signifikan dibandingkan metode pembakaran konvensional. Program KKN Maja 6 ini bertujuan memperkenalkan teknologi tepat guna yang sederhana, ramah lingkungan, serta berkelanjutan. Rocket stove dirakit menggunakan bahan-bahan yang mudah diperoleh sehingga masyarakat Desa Sanghiang dapat menggunakannya sekaligus mengembangkannya secara mandiri.

Dosen pembimbing lapangan, Dion Setiawan, juga menyampaikan harapannya agar program ini dapat terus berlanjut. “Harapan kami, program ini tidak berhenti setelah KKN selesai. Masyarakat dapat melanjutkan dan mengembangkan inovasi ini secara mandiri sehingga manfaatnya benar-benar berkelanjutan,” jelas Dion Setiawan, Senin (23/2/2026).

Selain merancang dan memproduksi alat, mahasiswa juga mengadakan sosialisasi kepada warga mengenai prinsip kerja rocket stove, keunggulannya, serta pentingnya pengelolaan sampah yang peduli lingkungan. Melalui inovasi pembakaran sampah rendah asap ini, mahasiswa KKN Universitas Budi Luhur berharap dapat memberikan kontribusi nyata sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Sanghiang akan pentingnya pemanfaatan teknologi sederhana demi menjaga kelestarian lingkungan.Kepala Desa Sanghiang Jubedi menilai positif program yang diinisiasi mahasiswa KKN tersebut. “Kami sangat mendukung inovasi ini. Ke depan, kami berharap rocket stove dapat dibangun di beberapa titik tempat umum agar masyarakat lebih mudah mengakses dan menggunakannya,” ungkapnya.
 
Sumber: (Okezone.com)

Teknologi
Berita Terkait
  • Jumat, 06 Mar 2026 13:26

    TPA Muara Fajar Segera Miliki Pembangkit Listrik Biogas Berkapasitas 3 Megawatt

    PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melakukan terobosan besar dalam menangani krisis sampah dengan menggandeng Kepolisian Daerah (Polda) Riau untuk menghadirkan teknologi Waste to Energy (WT

  • Senin, 02 Mar 2026 16:41

    Vivo V70 Series Segera Meluncur di Indonesia dalam Dua Model

    JAKARTA â€" vivo Indonesia mengonfirmasi kehadiran vivo V70 Series di Indonesia dalam dua model, yaitu vivo V70 dan vivo V70 FE. Seperti seri V pendahulunya, vivo V70 Series juga akan berfokus pada pe

  • Selasa, 18 Nov 2025 17:14

    Dukung Operasi yang Andal, PHR Luncurkan 'Power Bank' Raksasa MSU-003 Amankan Listrik Zona Rokan

    ROKAN HILIR-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan terus mencatatkan capaian strategis yang akan memperkuat fondasi operasional kelistrikan di Wilayah Kerja Rokan. Proyek prioritas dari Subholding U

  • Selasa, 14 Okt 2025 17:55

    Pemanggilan 13 Distributor BBM di Riau Belum Dijadwalkan

    PEKANBARU-Dari 19 distributor BBM yang mengantongi Ijin Niaga Umum (INU), 6 di antaranya sudah dipanggil dan dievaluasi oleh DPRD Riau pada 02 Oktober lalu. Sementara 13 distributor lainnya hingga kin

  • Minggu, 12 Okt 2025 10:12

    Sinyal Lemah, Jaringan Telkomsel dan IndiHome di Pekanbaru

    Pekanbaru-Pengguna layanan Telkomsel dan IndiHome di Pekanbaru, Riau, mengeluhkan gangguan jaringan sejak, Minggu (12/10/2025) pagi.Beberapa keluhan terkait sulitnya akses internet, panggilan telepon

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.