Selasa, 26 Mei 2026
  • Home
  • Teknologi
  • TPA Muara Fajar Segera Miliki Pembangkit Listrik Biogas Berkapasitas 3 Megawatt

Teknologi

TPA Muara Fajar Segera Miliki Pembangkit Listrik Biogas Berkapasitas 3 Megawatt

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 06 Mar 2026 13:26
(FotoMediaCenterRiau)
PEKANBARU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru melakukan terobosan besar dalam menangani krisis sampah dengan menggandeng Kepolisian Daerah (Polda) Riau untuk menghadirkan teknologi Waste to Energy (WTE). Kolaborasi strategis ini bertujuan mengubah tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Muara Fajar menjadi sumber energi terbarukan melalui pemanfaatan gas metana.

Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyatakan bahwa langkah ini merupakan upaya nyata pemerintah dalam memberikan solusi berkelanjutan bagi persoalan lingkungan. Dengan teknologi WTE, paradigma masyarakat terhadap sampah diharapkan bergeser dari sekadar masalah perkotaan menjadi potensi ekonomi yang bermanfaat luas.

“Kami ingin mengubah paradigma bahwa sampah bukan hanya masalah, tetapi juga potensi. Melalui teknologi Waste to Energy, sampah dapat diolah menjadi energi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Agung Nugroho saat meninjau TPA Muara Fajar bersama jajaran Polda Riau, Jumat (6/3/2026).

Secara teknis, proyek ini akan menangkap gas metana dari timbunan sampah untuk diolah melalui pembangkit listrik tenaga biogas. Berdasarkan data teknis, kapasitas listrik yang dihasilkan dari fasilitas ini diperkirakan mencapai 3 megawatt (MW), dengan target produksi energi bersih mencapai sekitar 20,5 juta kWh per tahunnya.

Menariknya, Wali Kota mengungkapkan bahwa proyek inovatif ini tidak akan menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Skema yang digunakan adalah business-to-business (B2B) dengan melibatkan investor swasta, sehingga tidak membebani keuangan daerah dengan biaya tipping fee yang biasanya mahal dalam pengelolaan sampah.

“Ini merupakan langkah inovatif karena tidak menggunakan APBD dan tidak membebani pemerintah kota dengan biaya tipping fee. Artinya, solusi pengelolaan sampah dapat berjalan sekaligus menghadirkan nilai ekonomi tanpa menguras anggaran publik,” jelas Agung.

Dalam kesempatan tersebut, Agung juga memberikan apresiasi khusus kepada Polda Riau, terutama di bawah kepemimpinan Kapolda Irjen Pol Herry Heryawan, yang telah menginisiasi dan memfasilitasi pertemuan berbagai pihak. Sinergi antara pemerintah, aparat hukum, investor, hingga akademisi dinilai menjadi kunci suksesnya program lingkungan berkelanjutan ini.

Hadirnya teknologi WTE diharapkan tidak hanya mengurangi volume sampah secara signifikan, tetapi juga mendukung komitmen nasional dalam pengurangan emisi gas rumah kaca. Pemko Pekanbaru berkomitmen untuk terus memperkuat sistem pengelolaan sampah dari hulu ke hilir, sembari mengajak masyarakat aktif dalam pemilahan sampah dari rumah.
Sumber: (MediaCenterRiau)

Teknologi
Berita Terkait
  • Senin, 02 Mar 2026 16:41

    Vivo V70 Series Segera Meluncur di Indonesia dalam Dua Model

    JAKARTA " vivo Indonesia mengonfirmasi kehadiran vivo V70 Series di Indonesia dalam dua model, yaitu vivo V70 dan vivo V70 FE. Seperti seri V pendahulunya, vivo V70 Series juga akan berfokus pada pe

  • Selasa, 24 Feb 2026 14:41

    Mahasiswa Ciptakan Alat Pembakaran Sampah Minim Asap, Lebih Ramah Lingkungan

    JAKARTA " Mahasiswa Universitas Budi Luhur menciptakan alat pembakaran sampah dengan emisi asap yang lebih rendah, di Desa Sanghiang, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak. Inovasi dari Kelompok KKN Maja

  • Selasa, 18 Nov 2025 17:14

    Dukung Operasi yang Andal, PHR Luncurkan 'Power Bank' Raksasa MSU-003 Amankan Listrik Zona Rokan

    ROKAN HILIR-PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan terus mencatatkan capaian strategis yang akan memperkuat fondasi operasional kelistrikan di Wilayah Kerja Rokan. Proyek prioritas dari Subholding U

  • Selasa, 14 Okt 2025 17:55

    Pemanggilan 13 Distributor BBM di Riau Belum Dijadwalkan

    PEKANBARU-Dari 19 distributor BBM yang mengantongi Ijin Niaga Umum (INU), 6 di antaranya sudah dipanggil dan dievaluasi oleh DPRD Riau pada 02 Oktober lalu. Sementara 13 distributor lainnya hingga kin

  • Minggu, 12 Okt 2025 10:12

    Sinyal Lemah, Jaringan Telkomsel dan IndiHome di Pekanbaru

    Pekanbaru-Pengguna layanan Telkomsel dan IndiHome di Pekanbaru, Riau, mengeluhkan gangguan jaringan sejak, Minggu (12/10/2025) pagi.Beberapa keluhan terkait sulitnya akses internet, panggilan telepon

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.