Travel
Berburu keindahan di desa tertinggi se-Pulau Jawa
Selasa, 27 Des 2016 07:03
Dia begitu semangat menapaki satu per satu tangga bukit. "Masa kepala dua (usia 20-an) kalah ama kepala lima," sindir Agus.
Dapatkan diskon Rp 300,000 untuk tiket libur Natal & Tahun baru-muMerasa
tertantang dengan sindiran tersebut, saya berusaha membuktikan bahwa
yang muda pasti lebih sanggup. Seketika kembali saya melanjutkan mendaki
anak-anak tangga yang dingin. Tidak cuma saya, tiga tim lainnya, Ashari
Yudha Pratama Putra, Nuryandi Abdurohman dan Andhika Bayu Nugraha juga
terlecut.
Maka, kami pun berlomba di tengah napas ngos-ngosan
untuk menjadi yang pertama sampai di puncak. Sementara anggota tim
Wahyudian Syah sudah terlebih dahulu meninggalkan kami. Sungguh tega.
Sekitar
30 menit berjalan, tim minus Yudha yang memilih kepincut spot memotret
di sisi puncak lain, berhasil sampai di ujung bukit. Rasa lelah terbayar
setelah melihat keindahan Telaga Cebong yang berada di perkampungan
Desa Sembungan. Pemandangannya keren banget. Puji syukur kami diberi
kesempatan untuk berkunjung ke sini.
Selain bisa menikmati Telaga
Cebong, di puncak bukit kami juga bisa melihat hamparan pegunungan
serta perbukitan Dieng. Lukisan alam yang tiada duanya. Angin kencang
disertai gerimis tak membuat kami terusir. Kami terus memotret setiap
detiknya. Keindahan yang sayang untuk terlewatkan.
Setelah puas, kami memutuskan turun untuk menikmati keindahan telaga dari bawah sambil menyeruput kopi.
Ada
forklor atau cerita menarik dari Telaga Cebong ini. Jadi telaga ini
terbentuk lantaran perbuatan curang antara dua saudara demi
memperebutkan satu wanita.
Suatu hari hidup seorang gadis cantik
yang menjadi primadona pemuda-pemuda desa, tak terkecuali adik kakak
yang merupakan warga desa di sana. Keduanya pun menyampaikan isi hati ke
wanita tersebut.
Karena persaingan tersebut, sang wanita
akhirnya membuat sayembara. "Barang siapa yang terlebih dahulu berhasik
membuatkan aku telaga, maka itu pemenangnya dan berhak menikah
denganku," kata salah satu warga Sembungan, Budi saat mengisahkan
forklor ini kepada merdeka.com.
Syarat yang diberikan wanita
pujaan ini diterima. Akhirnya adik kakak berlomba membuat telaga.
Setelah sekian waktu berjalan, diketahui telaga yang dibuat sang kakak
sudah hampir selesai, sementara sang adik kesulitan membuat telaga.
Melihat
kakaknya hampir berhasil, membuat sang adik berniat jahat. Dia lantas
membuat tipu daya, disuruhlah sang kakak pulang ke rumah dengan alasan
dipanggil orang tua.
Nah saat ditinggal itulah, sang adik
menjebol telaga kakaknya. Air yang mengalir deras lantas diarahkan
menuju ke telaganya. Jadilah telaga sang adik penuh air.
"Telaga
sang adik itu inilah, Telaga Cebong. Sementara telaga sang kakak gagal
jadi yang sekarang di Desa Pakurejo," lanjut Budi.
(merdeka.com)
5 Tips Packing Mudik Lebaran agar Praktis dan Tidak Ribet
JAKARTA - Mudik saat Lebaran menjadi tradisi yang sangat dinantikan banyak orang di Indonesia. Perjalanan pulang kampung sering kali memakan waktu cukup lama, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun
Wisatawan Padati Malioboro, Pergerakan Capai Ratusan Ribu Orang
Kawasan Malioboro kembali dipadati wisatawan setelah sempat sepi akibat gelombang aksi demonstrasi pekan lalu. Data terbaru menunjukkan pergerakan manusia di kawasan wisata ikonik Yogyakarta ini kemba
Long Weekend! Taman Margasatwa Ragunan Targetkan 70 Ribu Pengunjung
Sebanyak 19.381 wisatawan mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada libur nasional Maulid Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Jumlah ini meningkat dibandin
Kunjungan Fans Harry Potter Membludak, Bikin Warlok Geram
Meningkatnya jumlah wisatawan penggemar Harry Potter yang berbondong-bondong datang ke Glenfinnan Viaduct, Skotlandia, membuat warga lokal semakin geram.Jembatan ikonik yang terkenal sebagai lokasi sy
Menikmati Wisata Seru Interaksi dengan Hiu di Karimunjawa
Destinasi wisata penangkaran hiu sirip hitam (Selachimorpha) di Pulau Menjangan Kecil, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan yang suka menguji