Travel
Tak Hanya Berebut Gula, Tradisi Serak Gulo Jadi Ajang Cari Jodoh
Rabu, 06 Feb 2019 15:38
EMPAT bocah masih sanggup bercanda meski baju mereka sudah basah kuyup karena keringat. Mereka hanya sedikit dari ribuan warga yang berjibaku memadati depan Masjid Muhammadan di Jalan Pasar Batipuh, Kelurahan Pasar Gadang, Kota Padang, Sumatera Barat. Mereka baru selesai mengikuti tradisi Serak Gulo (serak gula) yang digelar oleh muslim keturuan India yang bergabung dalam Himpunan Keluarga Muhammadan Padang.
Tradisi ini tiap tahun dilaksanakan di halaman masjid yang berumur ratusan tahun tersebut. "Saya dapat empat kantong," kata Farhan (8) salah satu bocah dari ribuan orang yang berebut bungkusan gula, Selasa 5 Februari 2019
Rencananya gula itu untuk dijadikan minuman di rumah. Gula tersebut dibungkus dengan kain warna-warni seukuran kepalan tangan dewasa "Seru sekali acaranya, tadi sempat kena kepala saya tapi asyik berebut dengan kawan-kawan, rencana untuk buat teh dan kopi gula ini," tuturnya pada Okezone.
Menurut Ketua Himpunan Keluarga Muhammadan Ali Khan Abu Baka, tradisi ini hanya digelar di tiga tempat, pertama di India sebagai asalnya, kemudian di Singapura, dan Indonesia. "Di Indonesia ini hanya di Kota Padang saja digelar tempat lain yang ada, jadi keturunan India dari berbagai daerah akan berkumpul di sini," katanya.
Bahkan ajang tradisi Serak Gulo juga menjadi tempat keturunan India bersilaturahmi sesama dengan muslim India dari berbagai daerah di Indonesia ini. "Bahkan sebagai ajang mencari jodoh. Dulu anak saya mendapatkan jodoh saat mengelar tradisi ini, ini disebabkan karena kita saling berjauhan jadi saling mengenal," tuturnya.
Tradisi Serak Gulo ini awalnya digelar di Nagore, Nagapattiman daerah Tamil Nadhu India Selatan. Tradisi ini Syekh Shabul Hamid. Dia merupakan salah satu ulama sufi di India yang dikenal sebagai walyyullah dan memiliki banyak karomah dan memegan penting penyebaran agama Islam pada masa itu. "Syekh Shabul Hamid masih keturunan generasi ke-13 dari Syekh Abdul Qadir Al Jailani yang merupakan ulama besar sufi yang dijuluki penghulu para wali," katanya.
Seiring penyebaran umat muslim India di Asia Tenggara, tradisi ini dibawa dari daerah asalnya sampai ke Indonesia terutama di Kota Padang. Tradisi Serak Gulo ini adalah perpaduan tradisi Islam dengan India. "Tradisi ini tanpa meninggalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya," ujar Ali.
Gulo atau gula merupakan simbol keberkaan dalam budaya India dan tradisi kuliner India juga dikenal dengan cita rasa manis, maka tradisi serak gula yang intinya sebagai rasa syukur atas rasa rejeki sepanjang tahun dengan cara berbagi gula kepada masyarakat. "Tradisi ini juga sebagai maulid Syekh Shabul Hamid juga berbagi rejeki sesama warga yang ada," terangnya.
Sumber: okezone.com
KPID DKI Jakarta Sambut 499 Tahun Jakarta: Lawan Darurat Informasi, Hidupkan Kembali Ruang Publik Lewat Televisi dan Radio
Menyambut Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta menuju lima abad perjalanannya, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi DKI Jakarta mengajak seluruh masyarakat untuk kembali memperkuat budaya
Muktamar Mendekat, Cak Imin Minta Pemain Politik Keluar dari NU
JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar merespons dinamika yang berkembang di lingkungan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjelang Muktamar ke-35 pada Agust
Bantu Saudara Serantau, Lumpo Sapayuang Riau Gelar Sunatan Massal Gratis Perdana
PEKANBARU â€" Meski baru dikukuhkan pada April 2026 lalu, Persatuan Lumpo Sapayuang (PLS) Provinsi Riau periode 2025-2030 langsung merealisasikan program sosial bagi masyarakat perantauan asal Nagari
Serangan Israel Tewaskan 28 Orang di Lebanon, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz
JAKARTA - Pemerintah Iran memutuskan kembali menutup lalu lintas perairan vital Selat Hormuz, Sabtu (20/6/2026). Langkah tegas ini merupakan imbas langsung dari serangan pesawat tempur Israel di Leban
Jelang Soekarno Cup U-17, DPD PDI Perjuangan Riau Pastikan 12 Daerah Siap Berlaga
PEKANBARU â€" DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau mematangkan persiapan pelaksanaan Turnamen Soekarno Cup I U-17 Tahun 2026 melalui agenda technical meeting yang diikuti perwakilan dari 12 DPC PDI Perjua