Travel
4 Destinasi Terpopuler Dunia Ini Kini Terlarang Dikunjungi, Salah Satunya Taj Mahal
Kamis, 08 Mar 2018 16:57
Ada banyak destinasi menarik di dunia. Sebut saja Menara Eiffel, Raja Ampat, Colosseum, dan sebagainya. Namun apa jadinya jika destinasin populer itu kini justru dilarang untuk dikunjungi?
Alasannya beragam. Seperti yang terjadi di Pulau Koh Tachai, Thailand. Dimana pemerintahnya melarang semua kegiatan wisata untuk jangka waktu yang tidak terbatas. Aturan ini diterapkan karena keindahan alamnya yang dirusak oleh wisatawan tak bertanggung jawab.
Dilansir TribunTravel.com dari laman ourtripguide.com, 4 destinasi populer yang dilarang untuk dikunjungi.
Satu keajaiban dunia populer ini tak bisa dikunjungi wisatawan tahun ini. Alasannya karena beberapa bagian bangunan yang mulai aus. Taj Mahal membutuhkan beberapa terapi lumpur untuk memperbaiki permukaannya yang menguning.
Taj Mahal baru benar-benar bisa bebas dikunjungi awal 2019 kecuali tentu saja, jika kamu tidak keberatan memotret di depan bangunan berlumpur dan licin. Pesona Taj Mahal yang menakjubkan patut ditunggu.
2. Myanmar
Rumah bagi banyak hewan langka seperti badak, macan tutul, harimau, dan gajah. Juga terkenal akan ragam festival meriah, sejarah yang kaya, dan pemandangan alam yang menakjubkan.
Myanmar menjadi satu negara di Asia Tenggara yang menarik untuk dikunjungi. Namun sejak beberapa bulan yang lalu, telah terjadi pelanggaran hak asasi manusia ekstrim dalam bentuk pembersihan etnis. Korbannya adalah etnis Rohingya.
Ratusan ribu dari etnis minoritas di Myanmar ini melarikan diri ke kamp di Bangladesh. Kondisi ini membuat traveler harus berhati-hati ketika berkunjung. Atau lebih baik menunda dulu perjalanan sampai kondisi negara benar-benar aman.
3. Honduras
Honduras menawarkan satu pengalaman menyelam terindah di dunia, hutan hujan tropis, keajaiban laut, pemandangan alam yang indah, dan banyak lagi. Sayangnya, semua hal menarik ini harus menunggu sampai pemberitahuan lebih lanjut.
Tingkat pembunuhan di negara ini sangat tinggi.
Yang mengejutkan, petugas kepolisian setempat menjadi predator kejahatan mematikan tersebut.
Kondisi ini diperburuk dengan penegak hukum yang sering dituduh melakukan pelecehan.
4. Tembok Besar China
Tembok Besar China telah berhasil bertahan hampir dua ribu tahun, namun saat ini, tidak dapat bertahan karena berbagai alasam.
Seperti perilaku penduduk lokal yang mengubah dinding menjadi pupuk dan tempat penampungan, konstruksi, grafiti, erosi, dan pertambangan.
Satu yang paling menjadi masalah besar adalah turis yang terlalu banyak.
(Tribunnews.com)
Asisten Pribadi Prabowo, Rizky Irmansyah Mendadak Temui Jokowi, Ada Apa?
Asisten Pribadi Presiden Prabowo Subianto, Rizky Irmansyah mendadak menemui Presiden ke-7 RI Joko Widodo di kediamannya, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Rabu (23/4). Kedatangan Rizky dit
Prabowo Beberkan Kunci Indonesia Hadapi Krisis Global
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto optimistis Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan di tengah ketidakpastian situasi geopolitik dan perekonomian global.Hal tersebut disampaikannya saat berpid
Hari Bhayangkara, Kapolres Dumai Pimpin Tabur Bunga di TMP Damai Sentosa
DUMAI- Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Dumai menggelar Upacara Ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Damai Sentosa, Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Bukit Batrem, Kecamatan Duma
Riau Kebagian Puluhan Kilometer Jalan Baru,v Pemprov Harap Pusat Tambah Kuota
PEKANBARU - Provinsi Riau turut merasakan langsung dampak positif dari program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah yang digulirkan pemerintah pusat. Sepanjang 25,32 kilometer jalan daerah di Bumi
Ekspedisi JALUR Polda Riau Sentuh Pelosok Kampar Bawa Layanan Kesehatan Gratis
KAMPAR - Jajaran Polda Riau berhasil menembus wilayah terpencil di Desa Dua Sepakat, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar untuk memberikan pelayanan kesehatan dan bantuan sosial secara gratis.