Minggu, 28 Jun 2026
  • Home
  • Traveler
  • Burung Perkutut Dianggap Lambang Pria Jawa Sejati

Travel

Burung Perkutut Dianggap Lambang Pria Jawa Sejati

sumber : okezone.com
Rabu, 20 Des 2017 10:54
(foto: krjogja)
Ilustrasi
DALAM budaya Jawa, Perkutut termasuk burung kasta atas sebagai kelangenan (kesukaan) masyarakat. Suaranya yang khas membuat masyarakat selalu tertarik untuk merawat serta memeliharanya. Kukila (burung) dalam hal ini Perkutut juga dianggap sebagai kelengkapan seorang pria Jawa sejati, selain Wisma (Rumah), Garwo (Istri), Curigo (Keris) dan Turonggo (Kuda).

Burung yang dalam bahasa latin bernama Geopelia Striata ini dipercaya dapat mendatangkan berkah bagi sang pemilik. Bahkan perkutut jenis tertentu diyakini memiliki kekuatan gaib dan dapat mempengaruhi seseorang yang merawatnya.

Perkutut Songgo Ratu

Perkutut jenis ini memiliki jambul di kepala warna putih seperti mahkota. Kaki, paruh serta bulu berwarna hitam. Kicauan Songgo Ratu juga tak begitu besar namun model lekukkan suaranya seperti Perkutut pada umumnya. Perkutut Songgo Ratu diyakini mampu menolak santet dan bisa mendongkrak kewibawaan pemiliknya. Burung ini merupakan kelompok kasta tertinggi dalam jenis Perkutut.

Perkutut Lurah

Sesuai namanya, Perkutut jenis ini sering dipelihara orang-orang yang memiliki kedudukan. Dari Perkutut Lurah ini dipercaya memancarkan aura kewibawaan bagi sang pemilik. Perkutut Lurah memiliki corak warna lurik. Bulu pada bagian dada yang warnanya lebih terang.

 

Perkutut Hitam

Sesuai namanya seluruh bulu Perkutut ini berwarna hitam. Masyarakat Jawa sering menyebut jenis burung jenis ini sebagai Kol Buntet. Perkutut Hitam disebut-sebut rajanya perkutut dan sering dikaitkan dengan suatu yang berkaitan dengan hal gaib. Kol Buntet dipercaya memancarkan aura keberuntungan bagi pemiliknya.

Perkutut Putih

Sebenarnya Perkutut ini merupakan jenis albino (tak memiliki pigmen warna kulit) sehingga akhirnya seluruh bulu serta kulitnya berwana putih. Seperti hewan albino lainnya, Perkututu Putih memilik paruh serta bola mata warna merah terang. Jenis ini cukup langka karena fenomena albino merupakan bentuk mutasi yang jarang terjadi. Kendati demikian masyarakat mempercayai Perkutut Putih mampu memancarkan perlindungan bagi pemiliknya.

(okezone.com)
Traveler
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 16:24

    Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi

    Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time

  • Jumat, 26 Jun 2026 16:22

    Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap

    Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:45

    Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan

    Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:43

    Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis

    JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat

  • Jumat, 26 Jun 2026 14:41

    HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako

    PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.