Rabu, 24 Jun 2026
  • Home
  • Traveler
  • Kampung Kiom Merah Putih yang Cantik Cocok untuk Berselfie Ria

Travel

Kampung Kiom Merah Putih yang Cantik Cocok untuk Berselfie Ria

Jumat, 16 Mar 2018 08:47
okezone.com
Kampung Merah Putih di Maluku

BEBERAPA waktu belakangan ini mengecat rumah warga dengan aneka warna seakan menjadi tren. Di sejumlah daerah terdapat kampung warna-warni yang mengundang minat wisatawan untuk datang berkunjung. Desa Taar di Maluku pun tak luput dari fenomena pengecatan tersebut.

Uniknya di seberang desa terdapat Desa Kiom yang rumah warganya juga dicat. Namun warna yang dipilih berbeda yaitu merah putih. Sebagaimana diketahui, kedua warna tersebut adalah warna bendera Republik Indonesia. Menurut Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Maluku Tenggara, Budhi Toffi, salah satu alasan dipilihnya warna tersebut karena, warga desa ingin menunjukkan rasa nasionalismenya. Desa ini pun dikenal dengan sebutan kampung merah putih dan mulai dicat sejak April 2017 yang dilakukan oleh salah satu perusahaan cat.

Desa Kiom terbuka untuk siapa saja yang ingin datang berkunjung termasuk wisatawan. Saat Okezone berkesempatan untuk menyambangi desa tersebut, hal unik lainnya bukan hanya terletak pada warna cat bangunan. Beberapa bagian dibuatkan lukisan semacam grafiti atau mural sehingga menjadi spot menarik untuk berfoto. Spot-spot tersebut menampilkan gambar pahlawan Indonesia, semboyan warga sekitar, kehidupan sehari-hari, dan pemandangan alam.

Aktivitas sehari-hari warga desa juga menjadi hal menarik untuk dilihat. Salah satunya adalah permainan yang dilakukan anak-anak desa. Mereka bermain tahan roda yang menggunakan roda dan sebuah tongkat. Cara melakukan permainan ini adalah roda terlebih dahulu digelindingkan dan kemudian anak akan mengejar untuk mempertahankan roda tetap berputar dengan menggunakan tongkat.

desa yang terletak di Kota Tual, Maluku itu wisatawan juga bisa berburu souvenir di toko Cendrawasih. Toko tersebut menjual berbagai kerajinan tangan yang terbuat dari benda-benda laut. Sebut saja gelang akar bahar dari akar pohon kasawari laut yang dijual dengan harga Rp75 ribu. Lalu ada pipa rokok yang terbuat dari tulang ikan duyung yang dijual dengan harga bervariasi mulai dari Rp150 sampai 250 ribu. Lalu ada mutiara air laut yang berwarna murni serta hitam. Dijualnya pun dengan harga bervariasi.

Untuk mencapai desa ini, wisatawan bisa menggunakan kendaraan pribadi atau menaiki angkutan umum ke arah Jembatan Usdek. Lokasi desa tidak jauh dari jembatan yang menghubungkan Desa Kiom dan Desa Taar tersebut. Di dekat jembatan juga ada sebuah taman yang bisa dijadikan spot foto menarik.


(Okezone.com)

Traveler
Berita Terkait
  • Rabu, 24 Jun 2026 13:33

    Riau Kebagian Puluhan Kilometer Jalan Baru,v Pemprov Harap Pusat Tambah Kuota

    PEKANBARU - Provinsi Riau turut merasakan langsung dampak positif dari program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah yang digulirkan pemerintah pusat. Sepanjang 25,32 kilometer jalan daerah di Bumi

  • Rabu, 24 Jun 2026 13:30

    Ekspedisi JALUR Polda Riau Sentuh Pelosok Kampar Bawa Layanan Kesehatan Gratis

    KAMPAR - Jajaran Polda Riau berhasil menembus wilayah terpencil di Desa Dua Sepakat, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Kabupaten Kampar untuk memberikan pelayanan kesehatan dan bantuan sosial secara gratis.

  • Rabu, 24 Jun 2026 13:24

    Dinas PKH Riau Gelar Bulan Vaksinasi Rabies 2026, Vaksinasi Gratis Dimulai 1 Juli

    PEKANBARU â€" Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Riau akan memulai rangkaian Bulan Vaksinasi Rabies Tahun 2026 dengan menggelar vaksinasi gratis bagi hewan peliharaan pada 1 Juli mend

  • Rabu, 24 Jun 2026 13:20

    Dibuka Kepala Dinas Kopdagrin Kuansing, Koperasi Perkebunan Soko Jati Gelar RAT XVI Tahun Buku 2025

    TELUKKUANTAN â€" Koperasi Perkebunan Soko Jati menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) XVI Tahun Buku 2025 pada Rabu, 24 Juni 2026 di Telukkuantan. RAT ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Koperasi UKM

  • Rabu, 24 Jun 2026 13:17

    BC Tembilahan Musnahkan 3 Juta Batang Rokok dan 1.105 Liter Etil Alkohol Illegal Senilai Rp4, 6 Miliar

    INDRAGIRI HILIRâ€" Sebagai wujud komitmen nyata dalam melindungi masyarakat dan menegakkan hukum di bidang kepabeanan dan cukai, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.