Libur Panjang Maulid Nabi, Yuk Berziarah ke Makam Sunan Gunung Jati
Admin
Kamis, 29 Okt 2020 09:12
BERLIBUR ke Cirebon tak lengkap tanpa berwisata religi ke makam Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati. Sunan Gunung Jati merupakan salah seorang walisongo, penyebar agama Islam di nusantara.
Sunan Gunung Jati dilahirkan pada 1448 Masehi dari pasangan Syarif Abdullah Umdatuddin bin Ali Nurul Alim dan Nyai Rara Santang. Pada masa mudanya ia pergi ke Mekkah untuk menuntut ilmu, setelah selesai belajar di Mekkah, pada 1470 ia datang ke tanah Jawa, termasuk Cirebon untuk menyebarkan agama Islam hingga akhir hayatnya pada 1569 di usia 120 tahun.
Komplek makam dibagi menjadi dua bagian, kompek utama di mana makam Sunan Gunung Jati berada. Untuk mencapai makam, pengunjung harus menaiki puluhan anak tangga terlebih dahulu, akses jalan yang cukup sempit dan dihalangi oleh banyak makam lain, membuat pengunjung harus berhati-hati.
Sukadi, salah satu peziarah dari Tangerang menuturkan, walaupun memiliki parkiran sangat luas, jalanan saat di komplek makam ini cukup sempit. "Selain dipadati peziarah lain, banyak juga terdapat orang yang minta uang di sepanjang jalan, dan membuat risih," terangnya kepada Okezone.
Makam Sunan Gunung Jati berada di tingkat sembilan, dengan sembilan pintu gerbang yang semuanya memiliki nama, yaitu; Pintu Gapura, Krapyak, Pasujudan, Ratnakomala, Jinem, Rararog, Kaca, Bacem, dan pintu Teratai yang merupakan akses masuk makam sang Sunan.