Sabtu, 20 Jun 2026

SDM Pariwisata Indonesia Ikuti Standar ASEAN

Kamis, 19 Nov 2015 15:19
Surftravel
SDM pariwisata Indonesia ikuti standar ASEAN
SALAH satu cara yang digunakan menggapai pariwisata kelas dunia adalah menyiapkan standar pelayanan yang tinggi. Indonesia ikuti standar ASEAN.

Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu elemen penting dalam industri pariwisata. Terlebih jika pariwisata tersebut siap menjajaki kelas dunia. Standar SDM pun harus mengikuti standar dunia.

Deputi Bidang Pengembangan Kelembagaan Kepariwisataan Kemenpar, Ahman Sya mengatakan bahwa SDM dalam industri pariwisata haruslah mengikuti standar dunia. Namun, Indonesia akan mulai secara perlahan dengan minimal mengikuti standar ASEAN terlebih dahulu.

"SDM harus mengikuti standar dunia. Tapi minimalnkita ikut standar ASEAN. Jadi lulusan perguruan tinggi akan tersertifikasi dengan standar ASEAN," terang Ahman Sya di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (19/11/2015).

Lebih lanjut, Ahman Sya mengatakan bukan hanya mahasiswa dari Sekolah Tinggi Pariwisata saja yang bisa mendapat sertifikasi standar ASEAN. Tetapi juga calon SDM pariwisata dari perguruan tinggi yang ada di Indonesia.

"Kita tidak bisa melepaskan aspek SDM di pariwisata. Perguruan tinggi bukan hanya pariwisata tapi juga perguruan tinggi yang punya Fakultas Pariwisata," ujarnya.

Untuk membawa SDM pariwisata Indonesia ke standar dunia, lanjut Ahman, tidak bisa dilakukan secara instan. Tetapi memerlukan waktu dan biaya. Sehingga persiapannya harus digencarkan dari sekarang.

Ahman Sya pun mengatakan bahwa untuk mewujudkan target tersebut, bukan hanya tanggung jawab dari satu pihaj saja. Kemenpar pun berupaya untuk menggandeng para pelaku pariwisata melalui workshop bertema "Gong 21: Menggapai Pariwisata Kelas Dunia - Wonderful Indonesia Goes World Class".

"Jadi ini bagaimana mengajak teman-teman dari perguruan tinggu untuk membangun komitmen bersama demi pembangunan pariwisata di Indonesia. Langkah yang menurut saya inovatif. Kalau sebelumnya sendiri-sendiri, sekarang kami merangkul mereka demi Indonesia," tutupnya.

(okezone.com)
Traveler
Berita Terkait
  • Sabtu, 20 Jun 2026 09:33

    Pasangan Kekasih Diduga Curi Motor di Parkiran RSUD Bengkalis Diringkus Polis

    BENGKALIS (CAKAPLAH) �" Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bengkalis berhasil mengungkap kasus dugaan pencurian sepeda motor yang terjadi di area parkir RSUD Bengkalis. Menariknya, dua terd

  • Sabtu, 20 Jun 2026 09:16

    Ditemukan Penyakit Bawaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

    JAKARTA â€" Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menjalani rawat inap di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (19/6/2026). Keduanya merupakan tersangka dalam kasus dugaan pe

  • Sabtu, 20 Jun 2026 09:11

    Penyidik KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar, Bawa Barang Bukti Tiga Koper

    Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah di Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Denpasar, Bali, pada Jumat (19/6). Penggeledahan tersebut dilakukan untuk pengemban

  • Sabtu, 20 Jun 2026 08:54

    3 TKW Dianiaya Majikan di Malaysia, 4 Orang Ditangkap

    Jakarta - Tiga Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Aceh diduga menjadi korban kekerasan oleh majikan di Johor Bahru, Malaysia. Kasus tersebut kini ditangani kepolisian M

  • Sabtu, 20 Jun 2026 08:51

    Kurir Ketakutan Usai Konsumsi Sabu, Tinggalkan Paket Narkoba 36 Kg di Bus

    Lampung - Aksi nekat dua kurir narkoba berujung petaka. Setelah diduga mengonsumsi sabu, keduanya justru dilanda ketakutan hingga meninggalkan paket sabu seberat 36 kilogram di dalam bus Antar Lintas

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.