Kamis, 18 Jun 2026
  • Home
  • Traveler
  • Tokoh Penerima Kalpataru "Yusrisyam" Jadi Nama Objek Wisata Terbesar di Sumatera

Tokoh Penerima Kalpataru "Yusrisyam" Jadi Nama Objek Wisata Terbesar di Sumatera

Laporan : Fahrin Waruwu
Senin, 03 Agu 2015 15:46
Fahrin Waruwu
ROKAN HULU-Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) menetapkan nama Tokoh lingkungan dan budayawan alm.yusri syam dijadikan sebagai nama museum Kupu-kupu terbesar di Sumatera yang terdapat di objek Hapanasan, Desa Kaiti, Kecamatan Rambah.

Penetapan nama tokoh yang pernah menerima penghargaan Kalpataru tahun 2015 ini sebagai nama Museum kupu-kupu di sumatera ini, sebagai bentuk penghargaan pemerintah kabupaten Rohul atas jasa almarhum dalam melestarikan lingkugan, khusunya menjaga species kupu-kupu di negeri seribu suluk.

Penetapan Nama Yusri Syam sebagai nama museum kupu-kupu ini disampaikan Bupati rohul Drs.H.Achmad.Msi saat mengikuti Apel pagi, senin (3/8/2015).

Dalam sambutanya. Achmad mengajak seluruh Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemkab Rohul, untuk meniru pegawai yang sudah 14 tahun mengabdi di Dinas Pariwisata Rohul tersebut.

Achmad bahkan menyatakan rasa harunya atas totalitas kerja yang ditunjukan yusrisyam  Hingga akhir hayatnya. Hal itu dibuktikan, saat hendak pergi menghadap ilahi, yusri syam juga ditemukan tak jauh dari  lingkungan tempat kerjanya, di Hapanasan tak jauh dari penagkaran kupu-kupu yang 14 tahun sudah di bangunya.

"Nilai-nilai  Totalitas, ketekunan dan Kosistensi yang dilakukan Yusri Syam semasa hidupnya haruslah dicontoh oleh seluruh PNS dan masyarakat Rohul" ujar Achmad.

Tokoh lingkungan Skaligus PNS di Dinas Pariwisata Rohul Yusrisyam meninggal pada, hari kedua idul fitri 1436 H. Semasa hidupnya, yusri Syam dikenal sebagai sosok yang gigih. 12 tahun hidupnya dihabiskan dengan melakukan penelitian terhadap 300 species kupu-kupu dari 120 species tanaman pakanya di wisata air panas hapanasan desa kaiti, kecamatan rambah.

Selain kupu-kupu, yusrisyam juga merupakan penyelamat dua pohon besar kruing berukuran 160 CM, dengan usia diperkirakan 180 tahun di bukit mandi angin desa pawan kecamatan rambah.karena jasanya itu, Yusri Syam juga pernah mendapat penghargaan Kalpataru pengabdi lingkungan dari mentri Lingkungan hidup Siti nurbaya pada tahun 2015.

" Dijadikanya nama almarhum sebagai nama Museum kupu-kupu, merupakan  bentuk penghargaan masyarakat Rohul terhadap pengabdian beliau, semoga, apa yang sudah dilakukan beliau dapat dicontoh, selamat jalan pejuang lingkungan, jasamau akan kami kenang" pungkasnya. (Fah)

Traveler
Berita Terkait
  • Kamis, 18 Jun 2026 16:31

    BKPP Bengkalis Sudah Usulkan Kebutuhan CPNS 2026 Sekitar 300 Formasi

    BENGKALIS - Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bengkalis telah mengajukan kebutuhan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Bengkalis beberapa bulan lalu.Pengajuan kebutuhan dilakukan sesuai

  • Kamis, 18 Jun 2026 16:16

    Percasi Meranti Turunkan 8 Atlet di Kejurprov Riau ke-37, Bidik Prestasi Atlet Junior

    SELATPANJANG â€" Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Kepulauan Meranti kembali ambil bagian dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Riau ke-37 yang digelar di Bagan Siapi-api, Kab

  • Kamis, 18 Jun 2026 15:30

    Bumdesma Srikandi Pangkalan Kuras Santuni 204 Lansia dan Gelar Sunat Massal untuk 153 Anak

    Riauterkini-PELALAWAN â€" Badan Usaha Milik Desa Bersama (Bumdesma) Srikandi Pangkalan Kuras Lembaga Keuangan Desa (LKD) menggelar kegiatan santunan bagi lanjut usia (jompo) dan sunat massal di Aula K

  • Kamis, 18 Jun 2026 15:01

    Tiga Hari Berturut-turut Abrasi di Kuala Enok, Inhil Runtuhkan Belasan Bangunan

    INDRAGIRI HILIRâ€" Bencana abrasi tanah longsor kembali mengguncang wilayah pesisir Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Selama tiga hari berturut-turut, fenomena alam ini telah meruntuhkan belasan bang

  • Kamis, 18 Jun 2026 14:58

    Tuntut Harga BBM Turun, Puluhan Wanita Cantik Bawa Peralatan Dapur Long March ke Istana

    JAKARTA â€"  Sekelompok perempuan yang tergabung dalam Aliansi Perempuan Indonesia menggelar aksi long march dari kawasan Dukuh Atas, Jakarta Selatan, menuju Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.