Sabtu, 16 Mei 2026
  • Home
  • Celebrity
  • Asal Mula Didi Kempot Sandang Gelar Godfather of Broken Heart

selebriti

Asal Mula Didi Kempot Sandang Gelar Godfather of Broken Heart

Sabtu, 03 Agu 2019 14:06
Instagram
Didi Kempot

JAKARTA - Didi Kempot kini menjadi idola baru di kalangan millenials. Setelah pelantun Sewu Kuto ini tampil Rumah Blogger Indonesia di Solo (9/6/2019) dan mendapat julukan Godfather of Broken Heart

Didi Kempot menilai jika julukan itu bermula saat para pendengar memahami maksud lagu yang dibawakan. Termasuk saat lagu soal patah hati itu diciptakan oleh musisi 52 tahun ini. Sekalipun jika bahasa yang digunakan adalah Jawa dan bukan Indonesia.

"Saya akui lagu cinta itu paling banyak laku. Apalagi hasilnya yang galau dan patah hati. Ternyata banyak juga anak muda yang ngerti bahasa Jawa. makanya mungkin tercetus Sad Boy dan Sad Girl," kata Didi dalam channel YouTube milik Ghofar Hilman yang diakses Okezone, Sabtu (3/8/2019).

Membuat lagu galau sendiri bagi Didi Kempot dianggap olehnya gampang-gampang sulit. Selain berdasar pada pengalaman pribadi, pria kelahiran Surakarta ini mengakui jika khayalannya itu memegang peranan penting dalam menciptakan lagu.

"Tahun 1989 aku buat lagu Cidro artinya patah hati, ya berdasar pengalaman. Ada juga Stasiun Balapan itu saya sedang ngopi dan melihat pasangan akhirnya tercipta lagu," jelas Didi.

Kepiawaian Didi Kempot dalam menciptakan lagu yang mencetak hits juga diakui oleh asistennya, Ige Ardian. Pria yang sudah ikut bersama Didi Kempot sejak tahun 2002 itu pernah membuktikannya.

"Dibilang mas Didi itu lulusan SMP, tapi soal menciptakan lagu bisa cepat banget. Kan ada nama fansnya muncul Sobat Ambyar, itu dalam sehari jadi konsep lagunya dan kurang seminggu selesai," puji Ige saat ditemui Okezone di Palmerah, Jakarta Barat (1/8/2019).

Sederet lagu galau milik Didi Kempot memang sukses digandrungi oleh masyarakat. Selain Cidro dan Stasiun Balapan, lagu lainnya juga mendapat sambutan antusias dari penonton yang hadir di setiap penampilan Didi Kempot.

Contohnya saja Suket Teki juga Pantai Klayar yang bercerita tentang seseorang yang patah hati ditinggal kekasih. Sewu Kuto berisi soal kerinduan pasangan, hingga Tangise Ati mengenai kerelaan hati seseorang untuk melepaskan kekasih.


(okezone.com)

Celebrity
Berita Terkait
  • Jumat, 15 Mei 2026 16:53

    TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura

    TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:16

    Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan

    PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa

  • Jumat, 15 Mei 2026 16:14

    267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan

    TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:47

    2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik

    Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di

  • Jumat, 15 Mei 2026 14:41

    Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis

    BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.