Celebrity
Tanta Ginting Pernah Jatuh Miskin, Saldo Tabungan Cuma Rp 15 Ribu
liputan6.com
Rabu, 02 Okt 2019 09:56
Jakarta - Karier Tanta Ginting di dunia seni peran kini stabil. Hanya dalam enam tahun ia telah membintangi lebih dari 20 film. Tanta Ginting mengatakan pencapaian ini bukan hal mudah. Meninggalkan karier mapan di perusahaan robotik Amerika Serikat dan memulai karier di dunia seni peran dari nol, Tanta Ginting melewati banyak fase sulit.
Dua tahun pertama tiba di Tanah Air, Tanta Ginting berkali-kali ikut audisi pemain teater dan iklan namun ditolak. Puncaknya, aktor kelahiran Jakarta, 16 Oktober 1981 ini jatuh miskin.
"Dua tahun pertama di Jakarta saya jatuh miskin, rekening tabungan benar-benar habis. Bahkan untuk makan saya sampai nebeng ke rumah saudara," ungkap Tanta Ginting di Jakarta, baru-baru ini.
Tanta Ginting sengaja menghabiskan uang tabungan agar termotivasi untuk kerja lebih keras. "Pernah saldo tabungan saya tinggal 15 ribu rupiah. Akhirnya saya ikut audisi iklan dan teater, pinjam sepeda motor teman atau naik Metromini. Sampai di ruang audisi, baju bau asap, saya ganti baju dan cuci muka dulu," imbuhnya.
Beberapa sahabat menasihati Tanta Ginting agar balik ke Amerika Serikat atau minta bantuan uang ke orang tua. Namun, ia menolak usulan itu. "Kayaknya otak kiri saya sudah mati karena sekarang menghitung perkalian saja bodohnya minta ampun. Kalau seni kan otak kanan yang jalan," sambung bintang film Horas Amang: Tiga Bulan Untuk Selamanya.
Tanta Ginting menambahkan, "Saya justru enggak mau kembali ke dunia robotik dan lain-lain. Orang bilang enak kalau tidak cocok di dunia seni bisa balik lagi ke Amerika, enggak juga."
Beberapa sahabat menasihati Tanta Ginting agar balik ke Amerika Serikat atau minta bantuan uang ke orang tua. Namun, ia menolak usulan itu. "Kayaknya otak kiri saya sudah mati karena sekarang menghitung perkalian saja bodohnya minta ampun. Kalau seni kan otak kanan yang jalan," sambung bintang film Horas Amang: Tiga Bulan Untuk Selamanya.
Tanta Ginting menambahkan, "Saya justru enggak mau kembali ke dunia robotik dan lain-lain. Orang bilang enak kalau tidak cocok di dunia seni bisa balik lagi ke Amerika, enggak juga."
Titik Cerah
Titik cerah dalam karier Tanta Ginting tampak saat dipercaya Hanung Bramantyo membintangi film Soekarno: Indonesia Merdeka. Dalam film itu, ia memerankan Sutan Sjahrir. Lewat peran itu, ia mendapat nominasi Pemeran Pendukung Pria Terbaik FFI dan menang di Festival Film Bandung. Dari dunia seni pula, Tanta Ginting bertemu jodoh. Tahun lalu ia menikah dengan model, Denalta Eunike.
"Saya sering diledek karena istri lebih tinggi. Yang untung saya. Orang bilang, 'Wah ini cowok kecil tapi bisa dapat cewek cantik.' Ha-ha-ha!" ujarnya.
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ratusan Bal Rokok Ilegal di Madura
TNI AL kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penegakan hukum serta menjaga stabilitas keamanan wilayah maritim dan jalur distribusi strategis nasional. Tim Second Fleet Quick Response (SFQR)
Hantavirus Belum Ditemukan di Riau, Masyarakat Diimbau Jaga Kebersihan
PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus hantavirus di seluruh wilayah Riau. Meski begitu, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewa
267 Pedagang Pasar Subuh Dukung Relokasi Penataan Pasar Induk Tembilahan
TEMBILAHAN-Sebanyak 267 pedagang pasar subuh menyatakan dukungan terhadap kebijakan relokasi sementara yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam rangka penataan Pasar Induk Jalan Yos S
2 Hari Tak Terlihat, Wanita Ini Ditemukan Meninggal Membusuk di Kursi Plastik
Jakarta-Warga Huta IV Marihat Lela Nagori Lingga, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun mendadak geger. Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Sarpina Sinaga (44) ditemukan meninggal dunia di
Pasar Murah Bengkalis Diserbu Warga, Minyakita dan Beras SPHP Cepat Habis
BENGKALIS-Ratusan warga Kota Bengkalis memadati Gerakan Pasar Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di depan kantor DKP Jalan Antara, Bengkalis, Rabu (13/5). Tingginya antusias masyara