Kamis, 25 Jun 2026
Dongkrak Gizi Anak dan Ekonomi Rakyat, Wakil Ketua DPRD Bengkalis Minta Program MBG Terus Dilanjutkan
PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 25 Jun 2026 09:48
BENGKALIS " Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto dinilai telah memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas gizi anak-anak sekaligus menjadi penggerak ekonomi masyarakat hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah.
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bengkalis, Hendrik Firnanda, menyebut program nasional yang mulai berjalan sejak 6 Januari 2025 tersebut merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.
“Program MBG sangat baik karena secara langsung menyentuh kebutuhan dasar anak-anak dalam pemenuhan gizi. Dengan asupan makanan yang sehat dan bergizi, kualitas kesehatan serta kemampuan belajar peserta didik diharapkan semakin meningkat,” ujar Hendrik, Rabu (24/6/26) kemarin malam.
Politisi yang juga menjabat Sekretaris DPC Gerindra Bengkalis itu menegaskan, pelaksanaan Program MBG melalui Badan Gizi Nasional (BGN) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak membebani keuangan daerah karena seluruh pembiayaannya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Menurutnya, yang paling penting adalah memastikan program berjalan optimal, tepat sasaran, dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Lebih jauh, Hendrik menilai MBG telah menciptakan efek berganda (multiplier effect) yang signifikan terhadap perekonomian daerah. Kebutuhan bahan pangan dalam jumlah besar setiap hari membuka peluang usaha bagi petani, nelayan, peternak, hingga pelaku UMKM lokal.
Ia berharap kebutuhan dapur MBG di Kabupaten Bengkalis dapat dipenuhi dari produk-produk lokal, mulai dari sayuran, buah-buahan, telur, ikan, ayam hingga jasa distribusi dan pengolahan makanan.
“Jika bahan baku diprioritaskan dari UMKM dan pelaku usaha lokal, maka omzet masyarakat akan meningkat. Ini menjadi peluang besar bagi UMKM untuk berkembang dan naik kelas,” katanya.
Selain meningkatkan pendapatan pelaku usaha, keberadaan dapur MBG yang beroperasi setiap hari juga menciptakan pasar yang stabil bagi para penyedia bahan baku. Kondisi tersebut memberikan kepastian usaha sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan di daerah.
Tak hanya itu, operasional dapur MBG juga membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat, mulai dari tenaga pengolahan makanan, distribusi, administrasi hingga tenaga pendukung lainnya.
“Program MBG bukan hanya investasi untuk kesehatan generasi muda, tetapi juga menjadi stimulus ekonomi yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat ekonomi kerakyatan di Kabupaten Bengkalis,” tambahnya.
Meski mendukung penuh keberlanjutan program tersebut, Hendrik mengingatkan seluruh pengelola dapur SPPG agar tetap menjalankan tugas sesuai standar yang telah ditetapkan BGN. Ia menegaskan kualitas makanan harus menjadi prioritas utama, baik dari sisi kandungan gizi, kebersihan maupun keamanan pangan.
“Jangan sampai ada pihak yang mengurangi kualitas makanan demi keuntungan pribadi. Jangan rusak cita-cita Presiden Prabowo untuk memberikan gizi terbaik bagi anak-anak Indonesia. Program ini harus dijaga bersama,” tegasnya.
Sejak dilaksanakan secara bertahap pada Januari 2025, Program MBG telah memberikan manfaat kepada ribuan peserta didik di Kabupaten Bengkalis. Selain membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak sekolah, program ini juga mendukung percepatan penurunan angka stunting serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konsumsi makanan sehat dan bergizi.
Karena manfaatnya yang semakin dirasakan masyarakat, Hendrik berharap Program MBG dapat terus dilanjutkan dan diperluas cakupannya pada tahun-tahun mendatang.
“Program MBG harus terus dilanjutkan dan disempurnakan. Ini bukan hanya tentang memberi makan anak-anak sekolah, tetapi juga tentang membangun generasi masa depan yang sehat serta memperkuat ekonomi masyarakat dari bawah. Jika dijalankan dengan baik dan berkelanjutan, manfaatnya akan sangat besar bagi Kabupaten Bengkalis dan Indonesia secara keseluruhan,” pungkasnya.
Hendrik menambahkan, Gerindra Bengkalis siap menjadi garda terdepan dalam mengawal keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis agar tetap berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.(rtc)
Sumber: https://www.riauterkini.com/index.php?com=isi&id_news=15115233087&Dongkrak-Gizi-Anak-dan-Ekonomi-Rakyat,-Wakil-Ketua-DPRD-Bengkalis-Minta-Program-MBG-Terus-Dilanjutkan
komentar Pembaca