Minggu, 31 Mei 2026
  • Home
  • Ekbis
  • 33 Hari Lagi Alih Operator WK Blok CPP ke PT BSP 100 Persen, Produksi Masih 8.500 Barel per Hari

33 Hari Lagi Alih Operator WK Blok CPP ke PT BSP 100 Persen, Produksi Masih 8.500 Barel per Hari

Admin
Jumat, 08 Jul 2022 09:05
pekanbaru.tribunnews.com

SIAK - Alih operator Wilayah Kerja (WK) blok Coastal Plains and Pekanbaru (CPP) ke PT Bumi Siak Pusako (BSP) 100 persen tinggal 33 hari lagi.

Karyawan di Badan Operasional Bersama (BOB) PT BSP -Pertamina Hulu Energi membangun tugu countdown (hitung mundur) setelah pintu masuk area Zamrud, kecamatan Dayun, kabupaten Siak.

Tugu countdown tersebut sebagai pengingat hitung mundur keberadaan BOB sebagai operator WK blok CPP tersebut. Alih operator tersebut akan dilaksanakan pada 9 Agustus 2022 mendatang.

Tribunpekanbaru.com ikut kegiatan Media Visit BOB PT BSP -Pertemina Hulu Energi, Rabu (6/7/2022) di area Zamrud. Salah satu yang dikunjungi adalah tugu counddown tersebut.

Kegiatan itu dipandu langsung oleh Pjs General Manager BOB Airlangga P Akbar, External Affair Manajer Nazaruddin dan TM WMC BOB Gustiar Dahlan dan jajaran.

Dari tiga lapangan operasi, area Zamrud salah satu wilayah operasi yang paling besar. Luas WK mencapai 9.866 Km2 atau setara 16 kali kota Pekanbaru, 12 kali Singapore atau 4 kali Brunei Darussalam. Area ini memang telah dikeruk selama 50 tahun, dimulai oleh PT Caltex Pacipic Indonesia/Chevron selama 30 tahun dan BOB PT BSP -Pertamina Hulu Energi selama 20 tahun.

“WK blok CPP ini produksinya memang menurun, tetapi masih terbilang ok, bisa menghasilkan 8.500 barel per hari,” kata Nazaruddin, di sela-sela kunjungan ke WCP area Zamrud tersebut.

Di area itu diterangkannya, hasil pompa minyak menghasilkan 2 persen minyak dan 98 persennya adalah air. Air tersebut dimanfaatkan kembali untuk water injection plant, secara teknis terjadi secara terus menerus.

“Selain ada sumur minyak juga ada sumur injeksi saat ini terdapat 70 sumur injeksi, sedangkan sumur minyak 450 sumur,” kata dia.

Setelah di area itu, pihaknya juga mengajak berkunjung ke gathering station (GS), atau station pengumpul minyak yang disedot dari perut bumi. Di GS itu terjadi proses pemisahan minyak dengan air, baru dialirkan melalui pipanisasi ke Minas.


“Hasil produksi perhari terlihat pada meteran yang ada di GS ini, rata-rata per hari diangka 7000 barrel lebih perhari,” kata dia.

Airlangga P Akbar mengatakan, blok CPP telah memproduksi minyak mentah sebanyak 125 juta barrel sejak diterima dari PT CPI tahun 2002. Jumlah itu telah menghasilan revenue bagi negara.

“Blok CPP ini sudah termasuk tua, karena telah berumur 50 tahun,” kata dia.

Pada saat beralih dari PT CPI, produksi minyaknya 35 ribu barrel per hari. Produksi itu terus menurun sehingga hanya 8.455 barel per hari pada 2021. Selama jangka waktu 20 tahun tersebut BOB juga berhasil mengexplorasi 4 sumur.

“Saat ini produksi kita nomor 13 tertinggi di Indonesia, karena itu perlu berupaya dan bekerja keras. BOB sendiri berhasil menahan laju penurunannya sehingga kurva tidak menukik tajam,” kata dia.

Ia juga memastikan selama 20 tahun menjadi operator di blok CPP tidak pernah terjadi korban jiwa akibat kecelakaan kerja. Selain itu juga telah mengalirkan dana tanggungjawab perusahaan hingga Rp70 miliar.

“Dana itu misalnya untuk pembangunan sekolah dan masjid,” kata dia.

Sebelumnya, Kepala Departemen Humas SKK Migas Sumatera Bagian Utara, Yanil Kholison mengapresiasi peralihan operator WK Blok CPP kepada PT BSP, BUMD Siak.

“Tahun lalu dari PT CPI ke Badan Usaha Milik Negara Pertamina dan saat ini ke BUMD. Tahun lalu blok Rokan dan tahun ini spesial, BOB yang bersangkutan dengan BUMN akan melepaskan 20 tahun ke BUMD Siak. PT BSP sebulan lagi alih kelola 9 Agustus mendatang. Tantangan situasi lifting yang terus menurun harus terus mengupayakan untuk visi satu juta barrel secara nasional tahun 2030," ungkapnya.

Sekretaris Perusahaan PT BSP, Ricky Hariansyah mengatakan saat ini saham terbesar dimiliki Pemerintah Kabupaten Siak sebanyak 72 persen. PT BSP telah menandatangani kontrak pengelolaan Blok CPP 100 persen setelah meyakinkan negara.

"Kekuatan BSP dalam kontrak yakni berikan bonus $10 juta dan komitmen fee $130 juta. Ini yang membuat negara yakin dan target produksi kita pada 2030 mendatang sebesar 40an ribu, guna untuk mendukung pemerintah capai 1 juta barrel tahun 2030," kata dia

Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.