Sabtu, 13 Jun 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Baru Gajian 5 Menit, Langsung Resign! HRD Ngamuk di LinkedIn

Ekonomi,

Baru Gajian 5 Menit, Langsung Resign! HRD Ngamuk di LinkedIn

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 12 Agu 2025 08:46
Detiknews.com
Sebuah unggahan di LinkedIn oleh seorang profesional sumber daya manusia (SDM) di India terkait pengunduran diri seorang karyawan yang diberikan hanya beberapa menit setelah ia gaji memicu perdebatan di media sosial 'Negara Anak Benua' ini.
"Gaji dibayarkan pukul 10.00 pagi, surat pengunduran diri dikirim pukul 10.05 pagi," tulis unggahan profesional SDM tersebut di LinkedIn seperti dikutip The Indian Express, Senin (11/8/2025).

Dalam postingan tersebut, profesional SDM tersebut mempertanyakan etika di balik pengunduran diri atau resign mendadak seorang karyawan itu. Sebab menurutnya tim SDM menginvestasikan cukup banyak waktu untuk merekrut karyawan baru dan melatih mereka agar dapat bekerja dengan baik di perusahaan.

"Mari kita bicara tentang etika profesional. Perusahaan menyambut Anda, memercayai Anda, dan memberi Anda platform untuk berkembang. Lalu lima menit setelah gaji pertama Anda masuk ke rekening Anda, Anda pergi begitu saja. Apakah itu adil? Apakah itu etis?" tulisnya.

HRD tersebut kemudian mengatakan pengunduran diri yang sangat mendadak hanya beberapa menit setelah menerima gaji ini mencerminkan kurangnya niat, kedewasaan, dan akuntabilitas dalam bekerja. Sebab menurutnya karyawan itu perlu berkomunikasi dengan jujur jika merasa tidak cocok dengan perusahaan.

"Jika ada yang terasa tidak benar: Anda bisa bicara. Anda bisa meminta kejelasan atau bantuan. Anda bisa pergi dengan kesadaran penuh, bukan dengan cara seperti ini," tambahnya.

Ia melanjutkan bahwa tidak ada pekerjaan yang tanpa tantangan, dan pertumbuhan profesional sejati membutuhkan lebih dari sekadar menerima gaji. Karenanya profesional SDM menegaskan peran dalam perusahaan membutuhkan komitmen, kesabaran, dan usaha.

"Tidak ada pekerjaan yang 'mudah'. Setiap peran membutuhkan komitmen, kesabaran, dan usaha. Pertumbuhan tidak datang dengan gaji pertama Anda, melainkan dengan ketekunan," tulisnya.

"Sebelum menyalahkan ketidakcocokan peran, berhentilah sejenak. Renungkan. Berkomunikasilah. Karena pada akhirnya, profesionalisme tidak ditentukan oleh jabatan tetapi oleh tindakan," tutupnya dalam postingan tersebut.

Unggahan tersebut kemudian mendapat beragam reaksi dan menimbulkan perdebatan, dengan banyak pengguna yang mendukung karyawan tersebut.

"Etika? Mari kita perjelas: gaji dibayarkan untuk pekerjaan yang sudah dilakukan, bukan untuk amal, bukan di muka. Jika seseorang mengundurkan diri setelah menerima gaji, itu berarti mereka telah memenuhi kewajibannya untuk bulan itu," papar seorang warga net India.

"Ini berlaku dua arah, tapi tidak seimbang. Ketika seorang karyawan melakukan hal ini kepada sebuah perusahaan, perusahaan tersebut biasanya tidak langsung bangkrut. Namun, ketika sebuah perusahaan melakukan ini kepada seorang karyawan, seringkali seluruh keluarga mereka harus hidup menderita," komentar pengguna media sosial lain.***(detiknews.com)
Sumber: Detiknews.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Sabtu, 13 Jun 2026 18:14

    Satgas Pamtas Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad Kembali Ukir Prestasi, Gagalkan Penyelundupan 21,4 Kg Sabu dan Amankan WNA di Entikong

    Entikong - Satgas Pamtas RIâ€"Malaysia Yonarhanud 1/PBC/1 Kostrad kembali menorehkan prestasi gemilang dalam menjaga kedaulatan negara dan melindungi generasi bangsa dari ancaman narkotika. Personel P

  • Sabtu, 13 Jun 2026 18:13

    Taekwondo Indonesia Loloskan 3 Atlet ke Asian Games Nagoya 2026, Siap Tantang Raksasa Asia

    Jakarta - Tidak semua kemenangan diumumkan dari atas podium. Sebagian datang lebih dahulu melalui lembar hasil pertandingan, akumulasi poin, dan keputusan resmi yang memastikan sebuah negara berhak me

  • Sabtu, 13 Jun 2026 16:24

    Liquid Narkoba Beredar di Pekanbaru, dr. Nining: Jangan Pernah Mencoba Kalau Tidak Mau Kecanduan

    Jangan pernah mencoba, sebab isi pod getar bukan seperti vape yang isinya hanya sekadar nikotin.Tapi pod getar ini memang dikaitkan dengan zat yang isi di dalamnya itu adalah mengandung etomidat.Sekar

  • Sabtu, 13 Jun 2026 16:06

    Antusias Warga dan Personel Polling Dukung Tim Jagoan,

    PEKANBARU - Antuasias Piala Dunia 2026 tampak di seluruh Polsek Polres Dumai, Sabtu (13/6/2026).Bersama dengan warga, semangat perhelatan sepakbola dunia empat tahunan tersebut begitu terasa lewat keg

  • Sabtu, 13 Jun 2026 16:02

    KPK Sita Dokumen Penting Terkait Kasus Suap Pengadaan di Muara Enim

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penyitaan sejumlah dokumen penting terkait proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim. Tindakan ini merupakan bag

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.