Jumat, 05 Jun 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Diplomasi Garuda Jadi Bukti Negosiasi Terbaik bagi Ekonomi Indonesia

Ekonomi,

Diplomasi Garuda Jadi Bukti Negosiasi Terbaik bagi Ekonomi Indonesia

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 30 Jul 2025 14:55
Berita satu.com
Diplomasi Garuda membuktikan pencapaian hebat di tengah berbagai kritik dan kekhawatiran soal tarif resiprokal. Hasil kesepakatan tarif dengan Amerika Serikat (AS) menunjukkan kekuatan lobi pemerintah Indonesia.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan, hasil negosiasi tarif Indonesia dengan AS patut disyukuri. Hal itu mengingat Indonesia sudah mengambil langkah cepat dan tepat untuk terhindar dari dampak tarif.

Respons cepat pemerintah menanggapi ancaman tarif AS telah menyelamatkan banyak Industri. Bukan hanya soal tarif resiprokal turun, tetapi kejelasan mengenai ancaman tarif tersebut telah menghilangkan ketidakpastian bagi para pelaku usaha.

Susi berujar, waktu Bapak Presiden Prabowo Subianto melakukan perundingan dengan AS itu sangat tepat pada Selasa (15/7/2025) lalu. Kesepakatan yang tercapai di pertengahan bulan ini memberikan kejelasan bagi perputaran bisnis industri, seperti tekstil dan produk tekstil (TPT), apparel, foodware, dan sebagainya.

"Bayangkan kalau Bapak Presiden belum sepakat dengan Trump, enggak ada kepastian Indonesia kena tarif berapa. Bisa jadi order para perusahaan ekspor di Indonesia lari ke beberapa negara yang sudah jelas tarifnya," ucap Susiwijono pada Selasa (29/7/2025).

Tak hanya itu, Susi menyoroti bahwa Indonesia bukanlah negara yang paling dirugikan atas tarif resiprokal AS. Kewajiban Indonesia membeli barang AS sebesar US$ 34 miliar sangat rendah dibandingkan negara lain, seperti Jepang ataupun Uni Eropa.

Susi menuturkan, walau Jepang dikenai tarif lebih rendah yakni 15%, tetapi mereka memiliki kewajiban untuk investasi sebesar US$ 550 miliar di Amerika.

Sementara itu, Uni Eropa diharuskan membeli energi AS senilai USUS$ 750 miliar. Uni Eropa juga diwajibkan investasi ke dalam industri AS sebesar US$ 600 miliar.

"Jadi totalnya US$ 1,350 miliar untuk Uni Eropa, itu angka yang luar biasa," sebut Susi.

Susi menuturkan, berbagai risiko tarif resiprokal AS tersebut belum pernah ada terealisasi. Indonesia masih menikmati tarif yang sebelumnya disepakati karena belum ada penandatanganan kesepakatan tarif baru.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Ekbis
Berita Terkait
  • Kamis, 04 Jun 2026 16:35

    Diduga Angkut Kayu Ilegal, Dua Unit Colt Diesel Ditinggalkan di Wilayah Bunut

    PELALAWAN â€" Jajaran Polsek Bunut mengamankan dua unit mobil colt diesel yang diduga bermuatan kayu alam tanpa dokumen resmi di Jalan Lintas Bono, Desa Balam Merah, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalaw

  • Kamis, 04 Jun 2026 16:33

    Putra Asal Kuansing Priandi Firdaus Dilantik Jadi Kasidik Kejati Kepri

    KUANTAN SINGINGI-Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Putra daerah asal Rantau Kuantan, Priandi Firdaus Bahar, SH, MH, resmi mendapat promosi jabatan di lingkung

  • Kamis, 04 Jun 2026 16:30

    Ratusan Personel Gabungan Kawal Pemindahan 986 Narapidana ke Lapas Tanah Putih

    TANAH PUTIH-Poses pemindahan narapidana dari Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi di Kecamatan Bangko menuju Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi yang berada di Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir, berlang

  • Kamis, 04 Jun 2026 16:28

    Tangkap 3 Tersangka, Polres Inhu Berhasil Amankan 8 Kg Sabu dan 19 Ribu Butir Ekstasi

    RENGAT-Satres Narkoba Polres Indragiri Hulu (Inhu) menorehkan prestasi membanggakan dengan berhasil mengungkap jaringan peredaran Narkoba jenis sabu sabu dan pil ekstasi, tak tanggung tanggung 8 kilog

  • Kamis, 04 Jun 2026 16:07

    3 Pria WNA Nigeria Ditemukan Mengenaskan di Apartemen Jakbar, 2 Tewas

    Tiga warga negara (WN) Nigeria ditemukan dalam kondisi mengenaskan tergeletak di sebuah unit apartemen di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat. Dua di antaranya tewas, sedangkan seorang lainnya ditemukan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.