Selasa, 14 Jul 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Dukung Program Presiden Prabowo, Kuota Bedah Rumah Riau Tembus 5.000 Unit

Dukung Program Presiden Prabowo, Kuota Bedah Rumah Riau Tembus 5.000 Unit

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 14 Jul 2026 16:34
PEKANBARU - Pemerintah terus memperkuat komitmen perluasan akses hunian layak bagi masyarakat di Provinsi Riau. Hal ini dibuktikan secara nyata dengan lonjakan tajam alokasi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau program bedah rumah yang mencapai angka 5.000 unit untuk pelaksanaan tahun 2026.

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto memaparkan bahwa tantangan penyediaan infrastruktur sektor perumahan di wilayahnya masih menuntut penyelesaian serius. Pasalnya, belum semua masyarakat memiliki kesempatan untuk menikmati tempat tinggal yang aman dan memenuhi standar kelayakan dasar.


"Kita semua memahami tantangan perumahan di Riau masih cukup besar. Data menunjukkan persentase rumah tangga di Riau yang memiliki akses terhadap hunian layak baru mencapai 78,8 persen. Artinya masih ada sekitar 21,2 persen rumah tangga yang belum memenuhi seluruh kriteria," ujar SF Hariyanto usai memberikan pemaparan di Hotel Grand Central Pekanbaru, Selasa (14/07/2026).

Pemenuhan kebutuhan dasar hunian ini tidak sekadar mengejar angka ketersediaan fisik bangunan semata. Terdapat banyak variabel eksternal yang selama ini menahan daya beli masyarakat kalangan bawah.


"Angka ini bukan hanya menunjukkan besarnya kebutuhan rumah, di dalamnya juga terdapat persoalan kemampuan masyarakat membeli rumah, kualitas bangunan, ketersediaan lahan, pembiayaan, serta dukungan jalan, drainase, air bersih, dan sanitasi. Inilah yang ingin kita jawab sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto terhadap program 3 juta rumah untuk masyarakat," urainya.

Langkah strategis kolaborasi pusat dan daerah ini mengarah pada target kesejahteraan jangka panjang. Pembangunan kawasan permukiman terpadu yang memadai menjadi pedoman utama dalam mengeksekusi kebijakan tersebut ke akar rumput.

"Di balik arahan Presiden, negara memperluas kesempatan masyarakat berpenghasilan rendah untuk memperoleh rumah yang layak, memperbaiki rumah tidak layak huni, serta membangun kawasan permukiman yang didukung prasarana yang benar," paparnya.

Keseriusan pemerintah pusat dalam meratakan pembangunan terlihat jelas dari revisi angka kuota BSPS yang dikucurkan ke Riau. Lonjakan jumlah unit bantuan ini meningkat sangat drastis jika dikomparasikan dengan alokasi pada tahun-tahun sebelumnya.

"Pada awalnya, kuota Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya atau bedah rumah untuk Provinsi Riau tahun 2025 memang ditetapkan sebanyak 433 unit. Alhamdulillah di 2026, kita dapat bantuan sebanyak 4.687 unit. Kemudian, kemarin kita mendapatkan tambahan lagi dari pemerintah pusat kira-kira dua minggu yang lalu, menjadi 5.000 unit," tambahnya.

Bantuan masif ini memacu semangat jajaran pemerintah daerah untuk bekerja ekstra mengawal proses verifikasi dan pendistribusian agar tepat sasaran. Peran aktif pimpinan pusat menjadi tonggak penting dalam merealisasikan mimpi masyarakat kecil.

"Terima kasih banyak, itu luar biasa bantuan dari Presiden melalui Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman yang telah menambah kuota, kami tidak menyangka. Jadi tanggung jawab kita di sini sangat besar,"(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/dukung-program-presiden-prabowo-kuota-bedah-rumah-riau-tembus-5000-unit.html

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki