Selasa, 14 Jul 2026
  • Home
  • Sosial
  • Tak Butuh Lahan Luas, Metode Vertikultur Mahasiswa Unri Jadi Solusi Pangan di Geringging Baru Kuansing

Sosial

Tak Butuh Lahan Luas, Metode Vertikultur Mahasiswa Unri Jadi Solusi Pangan di Geringging Baru Kuansing

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 14 Jul 2026 16:36
TELUKKUANTAN-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau (Unri) mempelopori program ketahanan pangan di Desa Geringging Baru, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), melalui pelatihan teknik budidaya vertikultur.

Vertikultur merupakan teknik budidaya pertanian yang dilakukan secara bertingkat atau vertikal. Metode ini dirancang untuk mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan rumah yang sempit, memenuhi kebutuhan pangan mandiri, sekaligus meningkatkan nilai estetika lingkungan.


Ketua Kukerta Unri Desa Geringging Baru, Muhammad Alfath, menyatakan bahwa program ini sengaja dipilih untuk mendukung agenda ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah pusat, sekaligus menjadi program kerja utama mahasiswa di desa tersebut.

"Pembuatan vertikultur ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan pangan dari lingkup terkecil, yaitu keluarga, yang sejalan dengan program Presiden Republik Indonesia," kata Alfath, Selasa (14/7/2026) di Telukkuantan.


Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Desa Geringging Baru, Nursamsi, menyambut baik inisiatif para mahasiswa. Menurutnya, metode ini sangat relevan dengan karakteristik wilayahnya.

"Pemerintah Desa Geringging Baru sangat mendukung program pembuatan vertikultur ini. Terlebih lagi, Desa Geringging Baru memang memiliki potensi besar yang bergerak di sektor pertanian," ujar Nursamsi.

Pelatihan praktis tersebut dipusatkan di salah satu rumah warga di Dusun Mawar. Dua mahasiswa Kukerta UNRI, Vio Najwa Arifin dan Ningsih Tia Wati, bertindak sebagai instruktur yang memaparkan langsung tata cara pembuatan wadah dan teknik menanam vertikultur kepada masyarakat setempat.

Sejumlah warga yang hadir memberikan respons positif terhadap pelatihan ini. Beberapa di antaranya mengaku baru pertama kali mengenal metode tanam vertikultur dan tertarik untuk langsung menerapkannya di rumah masing-masing.

Apresiasi senada juga datang dari Kepala Dusun Mawar, Iis Purwani. Ia berharap pelatihan ini tidak berhenti sebagai seremonial belaka, melainkan menjadi stimulus jangka panjang bagi warga.

"Harapannya, warga dapat langsung mengimplementasikan hasil dari praktik ini dan menjadikan vertikultur sebagai solusi produktif dalam memanfaatkan lahan pekarangan mereka,"(goriau)
Sumber: https://www.goriau.com/berita/baca/tak-butuh-lahan-luas-metode-vertikultur-mahasiswa-unri-jadi-solusi-pangan-di-geringging-baru-kuansing.html

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor sabithoki