Harga Sawit Membaik, KUD Tandan Bertuah di Siak Dapat Rezeki 'Nomplok' Dari Perusahaan Ini
Admin
Senin, 15 Agu 2022 16:05
SIAK - Ketua KUD Tanda Bertuah, kampung Pangkalan Pisang, Kecamatan Koto Gasib, kabupaten Siak, Sukamto amat bersyukur Harga TBS atau Tandan Buah Segar mulai membaik.
Saat Harga TBS merangkai naik, KUD ini juga mendapat bantuan berupa satu unit alat berat excavator dan satu unit dump truck.
“Alhamdulillah, kami dari KUD Tandan Bertuah kembali tersenyum lebar karena Harga TBS naik DI PKS PT Kimia Tirta Utama (KTU) dan kami juga dapat bantuan berupa alat berat dan dump truck sebagai mitra perusahaan itu,” kata Sukamto, Senin (15/8/2022).
Ia menjelaskan, pihaknya baru menyelesaikan penandatanganan kemitraan untuk alat berat Excavator Komatsu (PC 135) dan 1 unit Dump Truck Isuzu NMR 71 tersebut bersama PT KTU), Astra Agro Lestari Group.
Kepercayaan ini didapatkan koperasi tidak hanya karena berdekatan lokasi dengan PT KTU, melainkan inovasi pengurus untuk pengembangan dan kesejahteraan anggota koperasinya.
“KUD Tandan Bertuah yang kami pimpin memang binaan PT KTU yang sekaligus bermitra dan menjadi supplier TBS PT KTU dari Dusun Sei Padang Desa Pangkalan Pisang,” kata dia.
Ia mengatakan, seluruh anggota koperasi mengucapkan terimakasih atas kepercayaan KTU menjadikan Koperasi Tandan Bertuah sebagai binaan sekaligus mitra PT KTU.
Ia berharap produktifitas anggota koperasi semakin membaik seiring dengan perbaikan harga TBS.
“Peran PT KTU sebagai “Bapak Angkat” cukup signifikan dalam peningkatan ekonomi masyarakat di Desa Pangkalan Pisang, khususnya di Dusun Sei Padang ini.
Bagusnya lagi, harga jual TBS di PKS perusahaan setempat juga mulai membaik,” kata Sukamto.
Tidak hanya pendampingan dan edukasi, PT KTU juga melalui pola kemitraannya kerap memberikan suport yang luar biasa untuk pengembangan dan peningkatan produktifitas koperasi itu.
Ia berharap hubungan seperti itu terus terbangun ke depannya sehingga petani sawit lokal bisa merasakan dampak kehadiran Astra Agro di kampung itu.
“Letak geografis yang berdampingan dengan perusahaan memberikan keuntungan tersendiri bagi koperasi kami,” kata Sukamto ini.
Dengan menjadi binaan PT KTU, berbagai macam keuntungan bisa dirasakan oleh KUD Tandan Bertuah seperti pendampingan proses penanaman, perawatan, pemupukan dan edukasi terkait cara panen serta berbagai hal terkait kelapa sawit.
Tidak hanya itu, kontrak kemitraan berupa pengadaan pupuk dan alat berat juga berjalan dengan baik. Hal itu sangat memudahkan masyarakat dalam menjalankan aktivitas perkebunannya sehari-hari.
CDO PT KTU Hardiman mengatakan, harga TBS di PKS perusahaan itu saat ini mencapai Rp 1.800 per kilogram. Harga ini naik sejak dua hari belakangan.
“KUD Tandan Bertuah memang menjual ke PKS kita, dan saat ini harga memang naik. Tiga hari sebelumnya harga di PKS Rp 1.650 per kilogram. Jadi ada kenaikan harga dan mudah-mudahan naik terus,” kata Hardiman.
Ia mengatakan, penyerahan alat berat excavator Komatsu (PC 135) dan 1 unit Dump Truck Isuzu NMR 71 ke KUD Tandan Bertuah berlangsung di lapangan kemarin. Seremonial penyerahan itu dihadiri langsung Administratur PT KTU, Hubbal K Sembiring, PSAM Riau 1 PT KTU Suyanto, Manajer KKPA AAL PT KTU Irwan Siregar, PSM PT KTU Sariwan Widodo. Sedangkan dari koperasi dihadiri oleh ketua langsung yakni Sukamto dan didampingi Dasrit, Santoso dan Jumadi.
Alat berat berupa Excavator Komatsu (PC 135) dan 1 unit Dump Truck Isuzu NMR 71 tersebut diserahkan secara langsung oleh Hubbal K Sembiring kepada Sukamto. Dalam sambutannya Hubbal mengatakan tujuan diadakannya kontrak kemitraan ini adalah untuk memperlancar operasional dan mengangkut TBS KUD Tandan Bertuah.
“Koperasi Tandan Bertuah merupakan mitra prioritas PT KTU dengan kualitas TBS yang sangat baik karena pendampingan yang dilakukan oleh perusahaan secara berkelanjutan. Kerjasama kemitraan ini menguntungkan bagi kedua belah pihak sehingga harus dijaga keberlanjutannya,” kata dia.
Hubbal menyebut PT KTU dan koperasi Tandan Bertuah merealisasikan pengadaan 1 unit Excavator dan 1 unit Dump Truck dengan pola kemitraan. Dengan adanya alat berat ini diharapkan dapat memperlancar kegiatan operasional Koperasi Tandan Bertuah sehingga lebih efektif dan efisien dalam hal evakuasi TBS ke TPH.
“Dengan adanya tambahan 1 unit alat berat dan 1 unit Dump Truck ini, koperasi Tandan Bertuah bisa lebih produktif dan meningkatkan kesejahteraan anggotanya,” kata dia.
Suyanto menambahkan, pengadaan alat berat ini dapat menjadi solusi bagi masyarakat, khususnya anggota koperasi Tandan Bertuah. Anggota koperasi akan dapat meringankan pekerjaan mereka dalam operasional TBS di lahan perkebunan yang mereka kelola.
“Selain untuk evakuasi TBS, alat berat khusunya excavator tersebut bisa digunakan untuk membersihkan dan normalisasi drainase sehingga akan mengurangi risiko banjir di lahan koperasi sehingga kegiatan operasional di lapangan tidak akan terganggu di musim penghujan,” kata dia.
Camat Koto Gasib Dicky Sofyan merespon positif Kerjasama kemitraan antara PT KTU dan koperasi Tandan Bertuah ini. Jarang sekali koperasi yang dikelola masyarakat mendapatkan alat berat dan dump truck untuk pengelolaan perkebunan mereka.
“Gaung PT KTU terhadap upaya pengembangan taraf hidup masyarakat melalui program Community Development (CD) dan Community Social and Responsibility (CSR)- nya di Kecamatan Koto Gasib tidak perlu diragukan lagi,” kata Dicky.
Dari sisi pengembangan ekonomi dan edukasi, PT KTU sudah memberikan dampak yang cukup banyak di wilayah Koto Gasib. Harapannya, hal itu bisa tetap dijalankan secara berkelanjutan oleh PT KTU sehingga tetap memberikan kontribusi positif ke masyarakat.