Minggu, 31 Mei 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Harga TBS Sawit di Riau, Petani Siak Tatap Optimis Kenaikan Harga Sawit untuk Sebulan ke Depan

Harga TBS Sawit di Riau, Petani Siak Tatap Optimis Kenaikan Harga Sawit untuk Sebulan ke Depan

Admin
Jumat, 12 Agu 2022 14:26
pekanbaru.tribunnews.com

SIAK - Harga TBS Sawit di Riau, petani sawit di Siak ungkapkan rasa optimis kenaikan harga tandan buah segar (TBS) sawit.

Harga TBS sawit di kabupaten Siak merangkak naik. Harga jual di ladang berkisar antara Rp 1.450 perkilogram hingga Rp 1.500 per kilogram.

“Alhamdulillah harga mulai naik dan kami yakin ke depan harga terus naik, ini membahagiakan buat kami petani sawit,” kata Dwi Handoko (33), salah seorang petani kelapa sawit di Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Riau.

Naiknya Harga Sawit sangat berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat Siak yang mayoritas petani sawit. Kenaikan harga ini bisa membuat para petani serius merawat kebun sawit mereka.

“Beberapa bulan terakhir ini kami terpaksa membiarkan kebun tidak dipupuk dan tidak membersihkan rumput. Dengan harga sekarang dah bisa berangsur beli pupuk dan pestisida, mudah-mudahan Harga Sawit naik terus dan tidak turun mendadak," kata dia.

Dwi mengakui telah menjual sawitnya seharga Rp1.440. Sedangkan minggu lalu ia hanya menjual
Rp1.200 per kilogram.


“Insyaallah kami udah bisa beli pupuk dengan lancar kembali,” kata dia.

Hal senada disampaikan Abdul Rauf petani asal Kecamatan Sungai Apit. Disebutkannya Harga Sawit ditempatnya juga mengalami kenaikan secara merangkak, meskipun di Sungai Apit harga berkisar Rp 1.200 perkilogram.

“Alhamdulillah Harga Sawit naik pelan-pelan namun sudah mulai membaik dibanding minggu lalu," kata dia.


Harga Sawit di Sungai Apit memang berbeda dari Mempura atau kecamatan Dayun. Sebab jarak kebun dengan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) lumayan jauh sehingga menjadi salah satu penyebab perbedaan Harga Sawit di kecamatan Sungai Apit dibanding kecamatan lain di kabupaten Siak.

"Karena jarak yang jauh harga di kecamatan Sungai Apit jadinya lebih rendah dibanding kecamatan lain. Tetapi harga saat ini sudah bisa kami sisihkan untuk membeli pupuk,” kata dia.

Di kecamatan Dayun, Harga Sawit di tingkat kebun petani Rp 1.500 per kilogram.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum DPP Aspek-PIR Setiono.

“Beberapa hari belakangan ini harga TBS kelapa sawit menunjukkan grafik yang positif,” kata Setiono.

Ia menjelaskan, Harga Sawit di tingkat petani di kecamatan Dayun rata-rata Rp 1.500 per kilogram. Namun sesampainy di PKS ada yang berkisar Rp 1.700, Rp 1.800 dan ada yang sampai Rp 2.000 perkilogramnya.

“Menurut prediksi kami kenaikan akan terus berlangsung karena harga Crude Palm Oil (CPO) dunia dan dalam negeri sedang baik. Harga CPO tentu menjadi patokan dalam penetapan harga TBS,” kata dia.

Setiono juga mengatakan, aktivitas ekspor CPO juga sudah lumayan membaik sehingga serapan hasil kebun petani kelapa sawit juga lebih maksimal.

“Kita tahu bahwa permintaan tambahan ekspor CPO ke Cina dan India juga menjadi pendongkrak harga TBS hingga ke tingkat petani. China saja, ada penambahan kuota ekspor CPO hingga 1 juta ton,” kata Setiono.

Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.