Sabtu, 04 Jul 2026
  • Home
  • Ekbis
  • Indonesia Perluas Pasar Global, Ekspor Perdana Tuna Loin Maluku Tembus Thailand

Indonesia Perluas Pasar Global, Ekspor Perdana Tuna Loin Maluku Tembus Thailand

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 04 Jul 2026 15:05
Indonesia mencetak sejarah baru dalam perdagangan internasional dengan berhasil mengirimkan ekspor perdana tuna loin beku dari Maluku menuju Thailand. Pengiriman ini melibatkan 11 metrik ton tuna loin dengan nilai lebih dari Rp1 miliar, membuka babak baru bagi perluasan ekspor hasil laut nasional. Langkah strategis ini diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama di pasar perikanan global.

Pengiriman bersejarah ini diberangkatkan dari Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, Maluku, pada Kamis, setelah melalui serangkaian proses ketat. Sebelum keberangkatan, produk tuna loin telah mendapatkan Sertifikat Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SMKHP) yang dikeluarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KemenKP). Sertifikasi ini menjadi kunci utama untuk memastikan produk memenuhi standar internasional.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP), Ishartini, menyatakan bahwa ekspor ini merupakan wujud nyata kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi melalui perluasan jangkauan pasar ekspor, menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung sektor perikanan.

Standar Kualitas Internasional dan Sertifikasi Ekspor Tuna Loin
Ishartini menjelaskan bahwa tuna loin beku yang diekspor telah memenuhi standar kualitas dan keamanan pangan internasional yang ketat. Pemenuhan standar ini dibuktikan dengan perolehan Sertifikat Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SMKHP) yang dikeluarkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KemenKP) melalui BPPMHKP, sebuah sertifikasi wajib untuk ekspor produk perikanan. SMKHP memastikan bahwa produk Indonesia dapat diterima di pasar tujuan.

Menurut Ishartini, sertifikasi ini diakui di bawah Codex Alimentarius, tolok ukur internasional untuk standar kualitas dan keamanan pangan. Pengakuan ini menjamin bahwa produk perikanan Indonesia mematuhi persyaratan impor negara tujuan. Kualitas dan keamanan produk perikanan menjadi faktor penentu utama penerimaan di pasar ekspor.

Penguatan sistem jaminan mutu nasional merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan daya saing hasil laut Indonesia. Strategi ini juga bertujuan untuk memperluas akses ke pasar luar negeri, memastikan bahwa produk perikanan Indonesia dapat bersaing secara global. Upaya ini mencakup seluruh rantai pasok, dari hulu hingga hilir.

Dampak Ekonomi dan Sinergi Pemerintah Daerah untuk Ekspor Tuna
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku, Ahmad Jais Ely, menggambarkan pengiriman perdana ini sebagai tonggak penting. Ekspor ini diharapkan dapat meningkatkan ekspor hasil laut dari provinsi di timur Indonesia tersebut. Ini adalah langkah maju yang signifikan bagi perekonomian Maluku.

Ely menambahkan bahwa Sertifikat Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SMKHP) telah diterbitkan sebagai dokumen wajib sebelum keberangkatan, khususnya untuk masuk ke pasar Thailand. Proses ini menunjukkan koordinasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah dalam memfasilitasi perdagangan internasional.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KemenKP) menekankan pentingnya penguatan jaminan kualitas di seluruh rantai pasok. Mulai dari produksi hulu hingga pengolahan hilir, hal ini esensial untuk meningkatkan daya saing berbagai hasil laut Indonesia. Upaya ini juga mendorong diversifikasi produk dan perluasan tujuan ekspor.(merdeka.com)

Sumber: https://www.merdeka.com/peristiwa/indonesia-perluas-pasar-global-ekspor-perdana-tuna-loin-maluku-tembus-thailand-587745-mvk.html?page=3

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

slot hoki slot hoki slot gacor